Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pidie Bongkar Sisa Rex Pantai Pelangi - NOA.co.id
   

Home / Nasional / News

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 12:35 WIB

Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pidie Bongkar Sisa Rex Pantai Pelangi

REDAKSI

Dua personel Satpol PP dan WH Pidie memantau proses pembongkaran Rex Pelangi

Dua personel Satpol PP dan WH Pidie memantau proses pembongkaran Rex Pelangi

NOA | Sigli – Menggunakan alat berat jenis Excavator (beko) dan Wheel Loader (Secopel), Satpol PP & WH Pidie membongkar sisa Rex Pantai Pelangi Sigli wilayah Tanjong Harapan, Gampong Kramat Luar Sigli, Pidie, Provinsi Aceh, Jum’at sore.

Amatan awak media, di lokasi terlihat ada dua alat berat beko dan secopel untuk meratakan bagian belakang Rex Pantai Pelangi, arah tepi laut, wilayah Gampong Kramat Luar dan sisa pembongkaran Rex di wilayah Gampong Kuala Pidie, yang sebelumnya pada Kamis (19/08/2021) lalu di bongkar paksa oleh ratusan warga setempat.

Kasat Pol PP & WH Pidie, Farizal, AP, M.A.P, kepada media ini, Jum’at (27/08/2021) sore, saat di lokasi mengatakan, pembongkaran ini sesuai dengan pemberitahuan sebelumnya, untuk Rex wilayah Gampong Kramat Luar harus segera dibongkar, menyusul pembongkaran Rex wilayah Gampong Kuala Pidie yang telah dibongkar warga.

Baca Juga :  Pekan Raya Cahaya Aceh Resmi Dibuka, Yuk Intip Kemeriahannya

“Sebelumnya Satpol PP bersama Kodim dan Polres Pidie mengawal langsung pembongkaran Rex ini oleh ratusan warga, setelah diultimatum oleh Keuchik setempat, tetapi sebagian lagi masih diberi waktu untuk membongkar sendiri. Namun sampai saat ini masih ada sisa-sisa sekatan atau bilik bagian belakang yang harus segera dibongkar,” terang Farizal.

Disampaikan juga, keberadaan Rex tersebut mengundang sorotan, karena telah melanggar Syariat Islam, selain tempatnya remang-remang dan semrawut, sehingga mengurangi kenyamanan dan keindahan Pantai Pelangi sebagai salah satu tempat Rekreasi keluarga.

Baca Juga :  Pelita Air Terbang Perdana ke Jogja, Nikmati Layanan Wifi Gratis

“Untuk sementara masih diberi toleransi kepada pemilik Rex, dengan catatan hanya bagian depan yang boleh digunakan untuk berjualan. Bila malam ada jam operasional atau batas waktu dari pihak Gampong, tempatnya juga harus terang, bersih, rapi serta tidak semrawut,” imbuh Kasat Pol PP.

Ditanya soal warung-warung yang bermunculan didepan Pendopo Bupati, wilayah Gampong Blok Bengkel, sangat semrawut dan kumuh, Farizal mengatakan akan melapor ke pimpinan dan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya.

“Jadi nantinya kita lapor kepimpinan dan berkoordinasi dengan instansi terkait, setelah ada hasil dan petunjuk tentang penggunaan tempat oleh pedagang di seputaran Pantai Pelangi, barulah kita ambil kesimpulan, yang penting semua harus mengikuti peraturan Pemerintah dan sesuai Syariat Islam yang berlaku ditempat kita,” tuntas Faizal.

Baca Juga :  Tersangka Baru Kasus Migor, SA Institut Beri Apresiasi: Kejaksaan Agung Progresif

Pembongkaran Rex Pantai Pelangi wilayah Gampong Kramat Luar Sigli dan sisa Rex wilayah Gampong Kuala Pidie oleh Satpol PP & WH Pidie, dengan menggunakan alat berat berjalan lancar. 

Kegiatan ini turut dipantau oleh Dandim 0102/Pidie, Letkol Arh Tengku Sony Sonatha dan Sekda Pidie, H, Idhami sementara Camat, Danramil serta Kapolsek Kota Sigli, mengawasi langsung di lapangan proses Eksekusi Rex Pantai Pelangi.(AA)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Satgas SIRI Kejaksaan Agung Berhasil Mengamankan Buronan (DPO)

News

Wartawan Minta Data Banjir, Oknum Kabid BPBK Abdya Malah Sebut Wartawan Tidak Ada Otak

News

Di Makam Tgk Chik Empee Trieng, Kadisbudpar Aceh: Mari Kita Galakkan Aksi Meuseuraya

News

Tersedianya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum, Pemkab Pidie Apresiasikan Langkah PLN UP3 Sigli 

News

Tak Tunduk ke AS, Negara Eropa Ini Siap Bayar Gas Rusia Pakai Rubel

Daerah

Terbukti Bersalah , Mantan Bendahara Dinkes Dan KB Pidie Jaya Menjalin Hukuman Di Lapas  Perempuan Sigli 

News

Penjabat Gubernur Aceh Lantik Muhammad Syah Sebagai Dirut BAS

News

Pernyataan Sikap PWI Aceh Terkait Kasus Dugaan Ancam Bunuh Wartawan di Aceh Tengah

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!