Home / Aceh Tengah

Jumat, 22 Oktober 2021 - 10:04 WIB

Guru Kontrak Jadi Kepala Sekolah, Ini Profil Heni Ekawati Putri Gayo

REDAKSI - Penulis Berita

Heni Ekawati S, Pd., M. Pd bersama salah satu anak didiknya yang berprestasi

Heni Ekawati S, Pd., M. Pd bersama salah satu anak didiknya yang berprestasi

NOA l Takengon – Perjalanan panjang Heni Ekawati yang merupakan salah satu putri Gayo, mulai dari guru hingga menjadi kepala sekolah yang mendapatkan prestasi di tingkat nasional untuk profesi khusus di Provinsi Aceh.

Heni Ekawati S, Pd., M. Pd, merupakan seorang guru biasa yang mengabdikan diri sebagai guru kontrak di SLB YPAC Banda Aceh semenjak dari tahun 2005.

Meski masih berstatus guru kontrak, Heni, sapaan akrabnya, sudah dipercayakan sebagai kepala sekolah karena berbagai prestasi yang diperolehnya.

Heni seorang guru lulusan Fisika yang mencoba melangkah dan mengabdikan diri bersama anak-anak berkebutuhan khusus, dimana saat itu dalam bayangan dan khayalnya anak luar biasa adalah anak yang bagaimana.

‚ÄúPenuh Tanda Tanya. Namun dengan Bismillairrahmanirrahim saya melangkahkan kaki untuk bergabung bersama anak-anak istimewa ini,” kata Heni kepada noa.co.id, Jum’at (22/10/2021).

Diakuinya, dengan berjalannya waktu, ia terus mengabdi dengan rasa semangatnya mengajar sebagai seorang guru pelajaran IPA Terpadu di SMALB YPAC Banda Aceh.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Tengah Kembali Laksanakan Program Jum'at Barokah, 20 Orang menerima Bantuan Sosial dari Zakat Personil

“Mulanya saya sebagai guru Menari untuk anak Tunarungu (Anak yang memiliki hambatan tidak bisa berbicara dan mendengar),” kata Heni.

Setelah sebulan mengabdi di SLB YPAC, lanjutnya, Kepala Sekolah mengirimkannya untuk mengikuti Program Pelatihan Khusus Ke-PLB-an se-Indonesia, mewakili Provinsi Aceh selama dua (2) Bulan di Jakarta Selatan.

“Program pelatihan ini Kerjasama Direktorat Pendidikan Khusus dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ),” terang Heni.

Atas keikutsertaannya itu, kata Heni, dirinya merasa bersyukur karena setelah disana dia baru banyak mengetahui apa itu dunia PLB, dan bagaimana cara yang tepat untuk bersama membelajarkan Anak Berkebutuhan Khusus.

“Selama kegiatan tersebut saya mendapat predikat peserta terbaik dan terdisiplin saat mengikuti kegiatan,” aku Heni.

Sepulangnya dari Pelatihan, lanjut Heni, dirinya terus berusaha mengimplementasikan cara mengarahkan, mengajar, mendidik anak yang benar di sekolah tersebut.

Baca Juga :  Program Studi Tour Dinas Pariwisata Aceh Tengah Dinilai Mubazir

“Karena rasa cinta kasih dan sayang itu saya memilih untuk ingin sepenuhnya konsentrasi bersama Anak-anak istimewa ini dan menghabiskan waktu mengajar dan berkarya bersama Anak-anak istimewa ini,” ungkap Heni.

Heni juga menuturkan, pekerjaan mulia ini dia tekuni dari tahun 2005 sampai dengan 2013 menjadi seorang guru yang selalu bersahaja bersama peserta didik tercintanya.

Di setiap tahunnya, katanya, selalu mendampingi peserta didiknya menari tampil di acara-acara yang sering diundang jika ada kegiatan kegiatan, bahkan ditingkat perlombaan seni siswa selalu unggul untuk tampil menari baik ditingkat Kota, Provinsi bahkan sampai ke tingkat nasional.

“Meski saat itu masih berlatar belakang sarjana pendidikan umum namun karena cinta dan ketekunan, saya sudah seperti guru yang sama seperti alumni sarjana pendidikan khusus,” sebut Heni.

Untuk diketahui, Heni memulai pendidikan dari tamatan TK Seri Kuncung pada tahun 1988, SD Negeri 1 Takengon tahun 1989-1994 lalu masuk SMP Negeri 1 Takengon 1994-1997 lanjut ke SMA Negeri 2 Takengon 1997-2000.

Baca Juga :  Soal Vaksinasi, Fauzan Azima: Pemimpin Itu Harus Tegas

Tamat SMA Heni melanjutkan pendidikan S1 FKIP Fisika lulusan 2005 dari Universitas Serambi Mekkah, Kuliah S1 Pendidikan Luar Biasa di Universitas Negeri Padang lulusan tahun, Kuliah S2 Management Administrasi Pendidikan Unsyiah tahun 2018.

Saat ini, kerena berbagai prestasi yang diperolehnya, Guru Kontrak ini dipercayakan menjadi Kepala Sekolah, SLB. B YPAC Banda Aceh, terpilih mewakili Indonesia untuk menuju Program SEAMEO INNOTECH bertajuk, Southeast Asian School Leadership Program (SEA-SLP). Dalam hal ini Mewakili Kepala Sekolah SLB Se-Indonesia SEA-SLP akan dilakukan secara online mulai 4 Oktober-26 November 2021.

Heni merupakan putri bungsu dari delapan bersaudara anak dari almarhum Ibrahim Munthe dan ibu Hj Nurhayati Thebe dari desa Belang Kolak II Takengon. (Bram).

Share :

Baca Juga

Aksi Mahasiswa (Ilustrasi)

Aceh Tengah

Naiknya Harga BBM Bersubsidi, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat akan Gelar Aksi

Aceh Tengah

Soal Vaksinasi, Fauzan Azima: Pemimpin Itu Harus Tegas

Aceh Tengah

PERMATA Gelar Kegiatan Berahroom sebagai Penyambutan Keluarga Baru

Aceh Tengah

Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi meminta Kemenhub Membuka Kembali Penerbangan Tengah Aceh

Aceh Tengah

Program Studi Tour Dinas Pariwisata Aceh Tengah Dinilai Mubazir

Aceh Tengah

BPP AEKI Telah Selesai Menggelar AEKI Coffeepreneur Journey Di Takengon

Aceh Tengah

Kapolres Aceh Tengah Kembali Laksanakan Program Jum’at Barokah, 20 Orang menerima Bantuan Sosial dari Zakat Personil