Home / News

Senin, 26 Februari 2024 - 22:40 WIB

Kejati Sumsel tahan dua orang tersangka dugaan Tipikor penjualan aset yayasan  

REDAKSI

Kejati sumsel membawa tersangka Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penjualan Aset Yayasan Batanghari, untuk dilakukan penahan selama 20 hari, Palembang, Senin ( 26/02/2024).

Kejati sumsel membawa tersangka Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penjualan Aset Yayasan Batanghari, untuk dilakukan penahan selama 20 hari, Palembang, Senin ( 26/02/2024).

Palembang | Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan melakukan Penahanan terhadap 2 (dua) orang tersangka, dalam keterangan yang diterima noa.co.id Senin (26/02/2024).

Kejati sumsel melalui kepala seksi penerangan hukum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, mengatakan, sebelumnya kedua orang tersebut, telah ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 23 Oktober 2023, sehubungan dengan hasil penyidikan dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penjualan Aset Yayasan Batanghari Sembilan berupa Asrama Mahasiswa di Jl. Puntodewo Yogyakarta Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Nomor : PRINT- 04/L.6/Fd.1/06/2023 Tanggal 07 Juni 2023.

Dimana Tim Penyidik telah mengumpulkan alat bukti dan barang bukti, sehingga berdasarkan bukti permulaan yang cukup sebagaimana diatur dalam Pasal 184 ayat (1) KUHAP, telah menetapkan 5 (Lima) Orang sebagai tersangka dengan inisial yaitu :

1. AS (Alm.) ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : TAP-11/L.6/Fd.1/10/2023 tanggal 23 Oktober 2023;

2. MR (Alm.) ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : TAP-12/L.6/Fd.1/10/2023 tanggal 23 Oktober 2023;

3. ZT ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : TAP- 13/L.6/Fd.1/10/2023 tanggal 23 Oktober 2023;

Baca Juga :  Irjen Pol Agung Makbul: Jaga Damai Aceh dengan Pemerintahan Tanpa Korupsi

4. EM ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : TAP- 15/L.6/Fd.1/10/2023 tanggal 23 Oktober 2023;

5. DK ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : TAP- 15/L.6/Fd.1/10/2023 tanggal 23 Oktober 2023;

Dikatakan, Bahwa ZT dan EM setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka maka selanjutnya terhadap para Tersangka (ZT dan EM) dilakukan tindakan penahanan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Nomor: Print- 03 dan 04/L.6.5/Fd.1/02/2024 tanggal 26 Februari 2024 untuk 20 hari ke depan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas lib Merdeka Palembang dari tanggal 26 Februari 2024 s.d 16 Maret 2024.

Dasar untuk melakukan Penahanan sebagaimana diatur dalam Pasal 21 Ayat (1) KUHAP.

“Dalam hal adanya kekhawatiran bahwa tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti atau mengulangi tindak pidana “. Tutup kepala seksi penerangan hukum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari.

Dalam kasus ini Kerugian Keuangan Negara kurang lebih sebesar Rp. 10.000.000.000,- (Sepuluh miliar rupiah), berdasarkan Penilaian KJPP terhadap Objek. Bahwa para Saksi yang sudah diperiksa sampai saat ini berjumlah 26 (dua puluh enam) orang.

Baca Juga :  Gugus 14 Kuala Batee Siap Laksanakan Vaksinasi Usia 6-11 Tahun, Berikut Jadwalnya

Adapun Perbuatan para tersangka melanggar : – Primair: Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Undang-undang Nomor : 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor : 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang-undang Nomor: 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Modus Operandi:

-Bahwa tersangka AS (Alm) selaku Mantan Pengurus yayasan batang hari sembilan pada tahun 2015 meminta kepada tersangka EM Notaris di Palembang untuk menerbitkan akta pendirian Yayasan Batanghari sembilan sumatera selatan.

-Bahwa yayasan batang hari sembilan sumatera selatan, memiliki aset salah satunya berupa tanah di jalan puntodewo jogjakarta yang diatasnya terdapat bangunan asrama mahasiswa pondok mesuji yang merupakan aset Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

-Bahwa setelah terbentuknya yayasan batanghari sembilan sumatera selatan kemudian kemudian pengurus Yayasan Batanghari Sembilan Sumatera Selatan menerbitkan surat kuasa tersangka kepada tersangka MR (Alm) dan tersangka ZT utk menjual aset yayasan batang hari sembilan di jalan Puntodewo jogjakarta kepada Yayasan Mualimin Yogyakarta dihadapan notaris tersangka DK.

Baca Juga :  Albert Burhan Tersangka Korupsi, Manajemen Pelita Air Angkat Bicara

-Bahwa para tersangka melakukan peralihan aset dimaksud melanggar ketentuan pasal 68 dan pasal 71 Undang-Undang Yayasan. Bahwa menurut pasal tersebut diatas apabila yayasan tersebut bubar demi hukum karena ia kehilangan status badan hukum maka terhadap aset tersebut harus dilakukan likuidasi dan terhadap sisa hasil likuidasi dapat diserahkan kepada yayasan yang mempunyai kesamaan kegiatan atau ke badan hukum lainnya yang memiliki kesamaan kegiatan atau diserahkan kepada negara. Dalam hal ini para tersangka menjual aset tersebut bertentangan dengan ketentuan tersebut diatas.

-Bahwa tersangka AS (Alm) dan tersangka MR (Alm) telah meninggal dunia. Peranan tersangka EM sebagai notaris di palembang yang membuat akta 97 dengan memasukan aset yayasan batang hari sembilan menjadi aset yayasan batang hari sembilan sumatera selatan, dan berdasarkan akta tersebut tersangka MR dan ZT menjual asrama mahasiswa pondok mesuji di jogjakarta. Peranan ZT selaku penerima kuasa penjual. (**)

Editor: Nazar

Share :

Baca Juga

News

Gubernur Nova Silaturahmi dengan Teman Sekelas SMA

News

Almuniza: Desa Suka Tani Jantho Kekuatan Baru Pariwisata di Aceh Besar

News

Polisi Kembali Musnahkan 5,3 Hektar Ladang Ganja

News

VIDEO: Curhat Ibu Kembali Ke Ukraina Untuk Ikut Perang Lawan Rusia

News

Macron Tolak Ide Larangan Hijab: Perang Saudara Bisa Pecah di Prancis

News

Menparekraf Sandiaga Uno Apresiasi Karya Kreatif Indonesia 2022 untuk Percepat Kebangkitan Ekonomi

News

Ustadz Am Kembali Terpilih Sebagai Anggota DPRK Pidie Jaya

News

Viral Guru Buka Amplop Gaji Pertama, Jumlahnya Bikin Nyesek