Home / News

Senin, 22 Agustus 2022 - 11:32 WIB

Nek Saumi, TMMD dan Manfaat Timbal Balik

REDAKSI

NOA l Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 114 Kodim 0110 Aceh Barat Daya yang dalam hitungan hari akan akan secara resmi ditutup melahirkan berbagai kebanggaan bagi masyarakat dan pihak TNI sendiri.

Program tahunan TNI itu menyasar sejumlah sasaran fisik dan nonfisik, secara fisik melakukan pengerjaan sasaran prospek yang diprioritaskan pada peningkatan prasarana wilayah berupa infrastruktur, fasilitas umum dan sosial yang menyentuh langsung pada kehidupan masyarakat.

Sasaran nonfisik dalam program yang langsung dikomandoi oleh Dandim sebagai Dansatgas itu memberikan penyuluhan mulai dari Penyuluhan Wasbang, Penyuluhan Kamtibmas dan Narkoba, penyuluhan Pertanian, Penyuluhan Hukum, Penyuluhan Peternakan (PMK).

Juga Penyuluhan Kehutanan dan Sosialisasi Tanggap Bencana (Reboisasi), Penyuluhan Kesehatan (PTM), Posyandu/Posbindu, Penyuluhan POC (Pupuk Organik Cair), Penyuluhan KB Kesehatan (Stunting), Penyuluhan Sosial dan Penyuluhan BPBD.

Sasaran sosial pada kegiatan TMMD tahun ini yang sangat mendapatkan nilai tertinggi atau apresiasi yang besar adalah pada pembangunan rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni (RTLH) milik Nek Suami.

Baca Juga :  Rusia Alami Eksodus Terbesar sejak Revolusi Oktober 1917

Nek Saumi merupakan salah orang janda berumur 80 tahun yang sehari-hari melakukan pengajian dirumahnya yang dinilai tidak layak huni mendapatkan bantuan dari Satgas TMMD.

Warga Gampong Suka Damai ini, dengan suka duka menerima bantuan tersebut, bahkan warga sekitar termasuk aparatur Gampong mengapresiasi setinggi langit atas bantuan tersebut.

Pada sasaran fisik, program TMMD menyasar potret buram tentang masih adanya kondisi wilayah yang secara ideal belum tersentuh pembangunan dalam memperbaiki taraf hidup dan kesejahteraan masyarakatnya secara keseluruhan.

Salah satunya, pembukaan badan jalan, dimana pada program TMMD Kodim Abdya ini berhasil membuka jalan hubung antar Gampong Kayee Aceh dengan Suka Damai Kecamatan Lembah Sabil.

Panjang jalan ini yakni, ruas I dengan panjangnya 2180 meter x lebar 8 meter, peningkatan badan jalan ruas I dengan panjang 2180 meter x lebar 5 meter.

Selanjutnya, pembukaan badan jalan ruas II panjang 380 meter x 8 meter, Pembuatan Talud, Pembuatan Gorong-gorong STA 0 + 300 meter. Pembuatan Gorong-gorong STA 1 + 350 meter, Pembuatan Jembatan Darurat.

Baca Juga :  Ngopi Santai Bareng Wartawan, Kapolres Abdya: Saya Sudah Lama Dekat Sama Insan Pers

Sasaran pembangunan melalui TMMD ini jelas upaya mengejar sebuah ketertinggalan pembangunan dengan ikut melibatkan kesadaran dan partisipasi semua komponen masyarakat.

TNI sebagai bagian dari elemen bangsa yang mempunyai fungsi khusus sebagai alat pertahanan dalam Undang-Undang no. 34 tahun 2005 tentang TNI, menyebutkan dua pola operasi pokok TNI, yakni operasi perang dan operasi selain perang yang terbagi dalam beberapa bentuk kegiatan.

Keterlibatan TNI dalam bentuk partisipasi aktif terhadap sensifitas persoalan masyarakat yang dikemas dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa secara hukum memang telah dipayungi.

TMMD membuktikan TNI tidak tinggal diam terhadap persoalan masyarakat dengan segenap kemampuan yang dipunyai, TNI bisa memberikan kontribusi positif dalam membantu persoalan masyarakat yang menghasilkan manfaat timbal balik.

Yang dilakukan TNI dalam TMMD tersebut jelas berorentasi kepada kepentingan rakyat sesuai dengan visi dan misi TNI keprofesionalan TNI dalam melakukan tugas pokoknya harus terbangun spirit untuk dicintai dan mencintai rakyatnya.

Baca Juga :  Perkara Impor Garam Naik Ke Tahap Penyidikan

Hingga kini, gambaran bahwa, TMMD masih dapat dijadikan bentuk pola komunikasi yang sehat dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sudah beragam bentuk proyek yang telah dilakukan TNI, bahkan yang menggembirakan, ungkapan terima kasih dan permintaan dari warga agar wilayahnya dijadikan sasaran proyek TMMD terus bertambah tiap waktu.

Bukan hanya ungkapan terimakasih, sebagai bentuk balasan kemanfaatan timbal balik, masyarakat pun dengan sukarela membantu apapun yang dibutuhkan Satgas TMMD di lapangan.

Bagi personel TNI yang terlibat dalam program TMMD ini punya mendapatkan banyak pengalaman, mulai dari cara membangun komunikasi dengan masyarakat hingga melahirkan kemahiran dalam berbagai program yang dijalankan.

Secara luas memang, kegiatan TMMD belum bisa dijadikan indikator terhadap keberhasilan kegiatan territorial TNI, tetapi setidaknya TMMD tidak memunculkan persinggungan yang merugikan bagi rakyat, malahan dengan program tersebut interaksi sosial masyarakat dengan TNI semakin membaik.

Share :

Baca Juga

News

Malaysia Ikut RI Kecam Pembakaran Al-Qur'an di Swedia

News

Tonton Aksi Jonatan Christie dan Fajar/Rian Melaju di Final Swiss Open 2022, LIVE di iNews

News

VIDEO: 52 Orang Tewas usai Rusia Gempur Stasiun KA Kramatorsk Ukraina

News

Utang Jumbo Garuda Indonesia Turun Drastis Usai PKPU, Kok Bisa?

News

Berburu Cuan di Bulan Ramadhan, Coba Jualan Takjil Unik Ini

News

Cegah Stunting, Kadinkes Pidie: Petugas Kesehatan Agar Terus Berinovasi

News

Manuel Neuer Tak Mau Kenangan Buruk Hadapi Spanyol Terulang di Piala Dunia 2022

News

Sukses di MotoGP Indonesia 2022, Miguel Oliveira Ingin Jaga Performa di MotoGP Argentina