Ombudsman: Siswi Kejadian Ikutan Pasca imunisasi Mulai Membaik - NOA.co.id
   

Home / News

Jumat, 24 September 2021 - 09:54 WIB

Ombudsman: Siswi Kejadian Ikutan Pasca imunisasi Mulai Membaik

REDAKSI

Kunjungan unsur Forkompinko  kepada korban KIPI

Kunjungan unsur Forkompinko kepada korban KIPI

NOA l Lhoksumawe  – Khana Darasa Naswa siswi korban vaksin atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) kini mulai membaik.

Hal tersebut disampaikan Kepala Ombusman Perwakilan Aceh, Dr. Taqwaddin Husin, Kamis (23/9/2021).

Dalam rilis tersebut, Taqwaddin mengakui, berdasarkan informasi tersebut didapatkan dari T. Adnan, Sekda Kota Lhokseumawe.

“Tadi malam, sekira pukul 21.45 WIB Sekda menginformasikan hal tersebut,” sebut Dr. Taqwaddin Husin.

Baca Juga :  Diduga Ada yang Tidak Beres, Bupati Abdya Melapor ke Ombudsman

Adanya kunjungan dari para pejabat pemerintah daerah, lanjutnya, termasuk dari Kapolres dan Dandim merupakan bukti nyata adanya tanggung jawab pemerintah dalam hal terjadinya KIPI.

“Pemerintah tidak boleh lepas tangan. Harus segera peduli manakala ada kejadian. Apalagi  vaksinasi ini adalah kebijakan strategis pemerintah mengatasi Pandemi Covid-19,” kata Taqwaddin.

Segala biaya, sambungnya, harus ditanggung oleh pemerintah. Pasien harus dirawat secara baik pada rumah sakit yang terbagus di daerahnya, atau jika dibutuhkan secara medis harus dirujuk ke RSUZA.

Baca Juga :  Ombudsman: Hasil Seleksi Beasiswa Aceh Kurang Informatif

“Kedepannya, saya harap agar pemerintah harus respon cepat manakala terjadinya KIPI,” kata Taqwaddin.

Sebetulnya, aku Taqwaddin, kejadian KIPI seperti ini jarang terjadi. Dari ribuan orang yang sudah divaksin hanya ada satu dua yang seperti ini, yang memiliki masalah dengan antibodinya.

“Maka, oleh karena itu, saya minta agar petugas yang melakukan screening harus cermat, teliti dan hati-hati. Lakukan screening sesuai prosedur,” minta Taqwaddin.

Baca Juga :  Ombudsman Akan Investigasi Proses Seleksi Beasiswa Aceh

Diakuinya, ii kejadian kedua yang terekspose. Setelah sebelumnya, Amelia di Aceh Barat.

“Dari kedua kejadian ini kita bisa mengambil pelajaran pentingnya screening yang tepat dan akurat. Petugas yang melakukan harus hati-hati dan teliti. Lakukan dengan serius. Ini menyangkut nyawa manusia,” tuntas Taqwaddin. (Ril).

Share :

Baca Juga

News

Terjadi Gelombang PHK, Ada Apa dengan Perusahaan Startup?

News

Negara dengan Harga Minyak Goreng Termahal di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?

News

Mendaftar Jadi Calon Ketua PWI, Azhari Mengajak Wartawan Untuk Lebih Kuat

News

Puskesmas Kota Sigli Layani Pengobatan di Pengungsian

News

Komcab LP-KPK Kota Banda Aceh Lakukan Verifikasi Organisasi Pada Kesbangpol

News

Cita Rasa Minyak Sawit Indonesia: Dielu-elukan di Dalam Negeri, Dicaci di Eropa

News

Vaksin PMK Tiba, Kementan Lakukan Suntikan Perdana Besok

News

Peringati Hari Anti Narkoba Internasional, PT Banda Aceh dan BNN Aceh Bekerjasama Lakukan Test Urine