Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Pulihkan Infrastruktur Gayo Lues, Pemerintah Aceh Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

mm Redaksi

Wagub Aceh Fadhullah (Dek Fadh) bersama Bupati Gayo Lues Suhaidi saat berkoordinasi dengan Kementerian PU terkait pemulihan jalan dan jembatan terdampak bencana hidrometeorologi di Gayo Lues, Jakarta, Senin (24/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Wagub Aceh Fadhullah (Dek Fadh) bersama Bupati Gayo Lues Suhaidi saat berkoordinasi dengan Kementerian PU terkait pemulihan jalan dan jembatan terdampak bencana hidrometeorologi di Gayo Lues, Jakarta, Senin (24/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Jakarta – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhullah (Dek Fadh), menyatakan Pemerintah Aceh memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat untuk pemulihan infrastruktur di Kabupaten Gayo Lues dan seluruh kabupaten di Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi.

“Memperkuat sinergi sangat penting untuk mempercepat pergerakan pemulihan daerah yang terdampak bencana,” kata Wagub Dek Fadh. Upaya memperkuat sinergi inilah yang mendorong Wagub Dek fadh dan Bupati Gayo Lues Suhaidi bersama-sama bertandang ke Kantor Kementerian PU di Jakarta, pada Senin (24/8/2026).

Diterima sejumlah pejabat di Kementerian PU, mereka membahas sejumlah titik infrastruktur yang dinilai mendesak untuk segera ditangani secara permanen. Sehingga Dek Fadh dan Suhaidi mengusulkan kepada Kementerian PU untuk diprioritaskan.

Baca Juga :  Dinsos Aceh Tingkatkan Koordinasi Penanganan Bencana

“Kami mengusulkan demi pemulihan konektivitas, pemerataan pembangunan, dan keselamatan masyarakat Gayo Lues,” ujar Wagub Dek Fadh. “Infrastruktur yang tangguh merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap Kementerian PU dapat segera merespons usulan ini.”

Perbaikan infrastruktur dinilai penting untuk memulihkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Karena itu, pasca bencana hidrometeorologi, akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama kami, agar masyarakat Gayo Lues bisa kembali beraktivitas denga naman dan lancer,” kata Suhaidi pada kesempatan yang sama.

Baca Juga :  Asisten II Setda Aceh Resmikan Klinik PBJ

Suhaidi mengatakan, usulan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari dua kali kunjungan Wakil Presiden ke Gayo Lues. Dalam kunjungannya, Wapres melihat langsung kondisi infrastruktur yang terdampak bencana dan meminta pemerintah daerah menyampaikan kebutuhan mendesak kepada pemerintah pusat.

“Penanganan darurat sudah berjalan bertahap. Namun, pembangunan permanen perlu segera dimulai agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tidak terus terhambat,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Berziarah ke Makam Ayah di Momen Idulfitri

Adapun sejumlah infrastruktur strategis yang diusulkan untuk dipercepat pembangunannya secara permanen meliputi:

  • Jembatan Aih Bobo, bentang 80 meter.
  • Jembatan Kendawi, bentang 80 meter.
  • Jembatan Rerebe, Tripe Jaya, bentang 180 meter.
  • Jembatan Pintu Rime, bentang 180 meter.
  • Jembatan Atu Peltak Penomon Jaya, bentang 80 meter.
  • Jembatan Sp. Kenyaran–Aih Ilang, bentang 80 meter.
  • Jembatan Lesten, bentang 120 meter.
  • Pembangunan Jalan Lesten sepanjang 10,7 kilometer.

Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berharap dukungan pemerintah pusat dapat segera direalisasikan. []

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Utara

Kunjungi Pengungsian di Matang Kareung, Marlina Muzakir dan Dinsos Aceh Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Pemerintah Aceh

Mualem Tegaskan Pemulihan Pascabencana Aceh Butuh Dukungan Nyata Pemerintah Pusat

Pemerintah Aceh

Mubes MAA Dibuka oleh Mualem, PYM Malik Mahmud Al-Haythar Memberi Pengarahan Tentang Keistimewaan Aceh

Pemerintah Aceh

Dishub Aceh Gandeng Tim Peneliti USK Kembangkan Sistem Transportasi Cerdas

News

Akun Fb Palsu Atas Namakan Ketua PKK Aceh, Masyarakat Diminta Berhati-Hati

Parlementaria

Tanam 10 Ribu Mangrove Melalui Program Green Policing, Kapolda Aceh Diapresiasi Anggota DPR RI Nasir Jamil

Advetorial

Kafilah Aceh Kerahkan 56 Peserta, Pembinaan Intensif Disiapkan untuk Kejar Prestasi di MTQ Nasional 2026

Pemerintah Aceh

Pemprov Aceh Salurkan Bufferstock Bencana Senilai Rp5,38 Miliar ke Tiga Daerah