Jantho – Perjuangan panjang Tim Volly Pra PORA Pidie akhirnya berbuah tiket menuju PORA Aceh Jaya 2026. Meski harus menelan kekalahan dramatis 2-3 dari Aceh Timur pada laga terakhir di GOR Jantho, Aceh Besar, Sabtu (12/9/2026), Pidie tetap memastikan langkahnya ke pesta olahraga terbesar di Aceh tersebut.
Tiket PORA itu diraih setelah anak asuh Taufiq dan Andika melewati persaingan ketat sejak babak penyisihan. Pidie tampil meyakinkan dengan menghantam Nagan Raya 3-0, kemudian kalah 3-1 atas Abdya.
Pada pertandingan lainnya, Pidie kembali tampil impresif saat menghadapi Aceh Timur. Sempat unggul dalam pertandingan, Pidie akhirnya harus mengakui keunggulan lawan setelah pertandingan berlangsung hingga lima set.
Kekalahan terakhir itu tak lagi menghalangi langkah Pidie. Hasil pertandingan sebelumnya membuat perolehan poin mereka cukup untuk mengamankan posisi menuju PORA Aceh Jaya.
Pelatih Pidie, Andika, mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang telah mengerahkan tenaga hingga pertandingan terakhir. “Kami sangat berterima kasih kepada para pemain yang sudah berjuang dan melewati pertandingan yang sangat melelahkan untuk menembus PORA,” kata Andika.
Menurut dia, faktor kelelahan sangat memengaruhi penampilan Pidie saat menghadapi Aceh Timur. Para pemain harus menjalani pertandingan dalam jeda waktu yang relatif singkat sehingga kondisi fisik terkuras.
“Kami bertanding pagi, kemudian malam kembali harus bermain. Tenaga anak-anak terkuras sehingga sulit mengembangkan permainan,” ujarnya.
Padahal, Pidie sempat berada di atas angin setelah mampu unggul 2-0. Namun, Aceh Timur perlahan bangkit dan berhasil membalikkan keadaan hingga memenangkan pertandingan 3-2. “Terbukti kami sudah unggul 2-0, tetapi anak-anak Aceh Timur mampu memenangkan pertandingan,” kata Andika.
Meski kecewa dengan hasil pertandingan terakhir, Taufiq dan Andika tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap mental bertanding anak-anak Pidie. Mereka menilai para pemain telah menunjukkan kegigihan luar biasa, terutama saat menghadapi Abdya dan Aceh Timur. “Para pemain sudah berjuang sekuat tenaga. Yang terpenting, Pidie akhirnya lolos ke PORA. Ini patut mendapatkan apresiasi,” ujar Andika.
Dalam perjuangan tersebut, Pidie diperkuat Helmi, Aziz, Yazid, Zubairal, Haziz, Asqi, Sauqas, Rivaldi, Ramadan dan Al Ghifari yang tampil sebagai libero. Selain itu, Soraya, T. Indra dan Alvin turut memperkuat skuad Pidie.
Dengan tiket PORA di tangan, perjuangan Tim Volly Pidie belum selesai. Tantangan yang lebih besar kini menanti di PORA Aceh Jaya 2026.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita










