Home / Nasional

Selasa, 2 Juli 2024 - 15:22 WIB

57 Peserta MTQ Nasional 2024 Mulai Jalani Training Center di Gedung LPTQ Aceh

mm Redaksi

Peserta MTQ pria foto bersama dengan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Zahrol Fajri SAg MH dan Ketua LPTQ Aceh, Prof Dr Armiadi Musa MA usai membuka kegiatan Training Center (TC) peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXX tahun 2024 di Gedung LPTQ Aceh, Selasa (2/7/2024) (Foto: noa.co.id/FA)

Peserta MTQ pria foto bersama dengan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Zahrol Fajri SAg MH dan Ketua LPTQ Aceh, Prof Dr Armiadi Musa MA usai membuka kegiatan Training Center (TC) peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXX tahun 2024 di Gedung LPTQ Aceh, Selasa (2/7/2024) (Foto: noa.co.id/FA)

Banda Aceh – Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh, Zahrol Fajri SAg MH membuka kegiatan Training Center (TC) peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXX tahun 2024 di Gedung LPTQ Aceh, Selasa (2/7/2024).

Adapun peserta berjumlah 57 orang yang turun pada semua cabang MTQ Nasional 2024 di Samarinda, Kalimantan Timur pada 6-16 September mendatang.

Dalam sambutanya, Zahrol meminta kepada peserta untuk benar-benar fokus dan mempersiapkan diri, sehingga apa yang ingin dicapai dapat terwujud.

Baca Juga :  Gelar Evaluasi Pengamanan Natal, Menkopolkam Pastikan Layanan di Daerah Bencana Berjalan Optimal

“Ikuti semua apa yang diarahkan oleh para pelatih dan pembimbing. Jika kalian sudah berada disini, jangan lagi lalai,” ucapnya.

Selama mengikuti TC hingga perlombaan nantinya, Zahrol mengingatkan kepada peserta untuk disiplin, menjaga kesehatan dan semangatnya membawa nama Aceh di kancah nasional.

“Mudah-mudahan kita dapat meningkatkan prestasi dan masuk lima besar nasional,” harapnya.

Peserta MTQ wanita foto bersama dengan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Zahrol Fajri SAg MH dan Ketua LPTQ Aceh, Prof Dr Armiadi Musa MA usai membuka kegiatan Training Center (TC) peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXX tahun 2024 di Gedung LPTQ Aceh, Selasa (2/7/2024) (Foto: noa.co.id/FA)

Sementara itu, Kepala UPTD Pengembangan dan Pemahaman Al-Qur’an (PPQ) DSI Aceh, Hamdani SAg MH yang diwakili T Mardhatillah SHI MH mengatakan, kegiatan TC ini akan berlangsung dalam tiga tahap.

Baca Juga :  Perwakilan Dosen Jam’iyatul Washliyah Goes To Kuala Lumpur

Tahap pertama dimulai pada 2-8 Juli 2024, tahap kedua 2-8 Agustus 2024, dan tahap ketiga 29 Agustus-3 September 2024.

“Seluruh kegiatan TC kali ini akan dipusatkan di Gedung LPTQ Aceh. Para peserta akan dilatih oleh pelatih daerah yang sudah berpengalaman dan pelatih nasional yang diundang dari Jakarta,” paparnya.

Ketua LPTQ Aceh, Prof Dr Armiadi Musa MA mengatakan pihaknya berterima kasih kepada Pemerintah Aceh dalam hal ini Dinas Syariat Islam Aceh yang telah memberikan perhatiannya pada perlombaan MTQ ini.

Baca Juga :  Satgas SIRI Kejaksaan Agung RI Berhasil Mengamankan (DP0) Tindak Pidana Korupsi

“Terima kasih kepada para pelatih yang telah bersedia dan membimbing anak-anak kita semua,” ujarnya.

“Tahun ini kita berharap mendapat prestasi yang lebih baik dari tahun sebelumya,” ungkapnya.

Hadir dalam pembukaan kegiatan Training Center (TC) tersebut perwakilan dari Biro (Karo) Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Isra) Setda Aceh, Kemenag Aceh, dan para kepala bidang DSI Aceh.

Penulis: Hidayat S

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Bantuan Logistik Tembus 125 Ton, 100 Relawan Tambahan BSI Kembali Diberangkatkan ke Aceh untuk Bantu Pemulihan Pascabencana

Nasional

Bakamla RI Tegaskan Peran Garda Terdepan Keamanan Laut pada HUT ke-20

Internasional

Presiden Prabowo Beri Arahan soal Strategi Pertahanan

Nasional

Korban Banjir Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari TMT Group

Nasional

Penghargaan Satya Wanaraksa 2025: Apresiasi bagi Pejuang Konservasi Kawasan

Nasional

dr. Azizy Gladylola Mastura, Jejak Bakti Sang Putri Jenderal

Nasional

Menteri Karding Gandeng Kongres Advokat Indonesia, Ini Tiga Permintaan Penting untuk Lindungi Pekerja Migran!

Daerah

Rahmad Rinaldi: Kinerja Bank Aceh semakin Profesional, Jangan Dipolitisasi