Home / Nasional / Pemerintah Aceh

Minggu, 30 November 2025 - 12:39 WIB

Pemerintah Percepat Distribusi Bantuan ke Aceh: TNI Kerahkan Pesawat dan Helikopter untuk Jatuhkan Logistik

mm Redaksi

Pejabat pusat dan daerah meninjau lokasi terdampak banjir di Gampong Blang Awee, Pidie Jaya, memastikan percepatan distribusi bantuan bagi warga, Sabtu (29/11/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Pejabat pusat dan daerah meninjau lokasi terdampak banjir di Gampong Blang Awee, Pidie Jaya, memastikan percepatan distribusi bantuan bagi warga, Sabtu (29/11/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Meureudu — Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh memastikan percepatan distribusi bantuan bagi warga terdampak banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Bantuan akan dikirim menggunakan pesawat dan helikopter TNI, dengan metode penjatuhan logistik langsung dari udara ke titik-titik yang masih sulit dijangkau.

Kebijakan tersebut diumumkan saat rombongan pejabat tinggi negara meninjau lokasi terdampak di Gampong Blang Awee, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (29/11/2025).

Rombongan terdiri dari Menteri Pertahanan RI Sjafrie Samsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Agus, anggota DPR RI Titik Soeharto dan Didit Prabowo, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Wakil Bupati Hasan Basri, serta Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

Baca Juga :  BKN Komitmen Maksimalkan Peran ASN Profesional Dukung Tercapainya Visi Misi Kepala Daerah

Para pejabat tersebut bertemu langsung dengan para pengungsi di Gampong Blang Awee dan kompleks perkantoran Bupati Pidie Jaya untuk mendengarkan keluhan warga, serta menanyakan kebutuhan mendesak dan jangka panjang. Bantuan sandang dan pangan juga turut dibawa untuk disalurkan.

Menteri Pertahanan Sjafrie menegaskan bahwa penyaluran bantuan kini dilakukan tanpa menunggu proses panjang, mengingat situasi darurat yang membutuhkan respons cepat.

“Mulai besok dan seterusnya, pemerintah akan membawa semua kebutuhan vital bagi pengungsi di seluruh Aceh. Untuk mempercepat, pesawat dan helikopter TNI akan menjatuhkan bantuan dari udara ke titik-titik banjir,” ujar Sjafrie.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Kukuhkan Marlina sebagai Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan Ketua FORIKAN

Ia menjelaskan bahwa bantuan yang dijatuhkan akan diterima oleh prajurit TNI yang siaga di lokasi, sebelum dibagikan kepada warga terdampak. “Tidak perlu rapat lagi, tindakan langsung,” tegasnya.

Setelah kebutuhan dasar terpenuhi, pemerintah menargetkan tahap lanjutan berupa rehabilitasi infrastruktur yang mengalami kerusakan parah.

Pemulihan Listrik Dipercepat

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menambahkan bahwa pemulihan jaringan listrik menjadi prioritas utama lainnya. PLN telah mengirim 30 ton material pembangunan tower listrik baru dari Jakarta ke Aceh.

Baca Juga :  Pemerintah Dukung Pembentukan Batalion Teritorial sebagai Pertahanan Negara

Pengangkutan dilakukan menggunakan helikopter dengan kapasitas angkut enam ton per hari. Diperkirakan butuh lima hari untuk memindahkan seluruh material, dan dua hari berikutnya untuk proses konstruksi.

“InsyaAllah hari Sabtu listrik akan kembali menyala dan komunikasi pulih,” ujar Tito.

Kunjungan pejabat pusat ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah secara langsung terlibat dalam percepatan penanganan dampak banjir besar di Aceh. Selain distribusi logistik, pemerintah juga fokus pada pemulihan listrik, komunikasi, dan persiapan rehabilitasi infrastruktur dalam waktu dekat. []

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Gubernur Aceh Dampingi Presiden Prabowo Tinggalkan Banda Aceh Usai Kunjungan Bencana

Berita

Pemuda Aceh Desak Pemerintah Usulkan Tengku Hasan di Tiro Jadi Pahlawan Nasional

Nasional

BP3MI Riau amankan 32 PMI Ilegal usai kapal karam di laut, 11 diantaranya warga Aceh

Hukrim

KPK Tahan Dua Tersangka Korupsi Pembayaran Komisi Agen PT Asuransi Jasindo   

Daerah

Sekda Aceh Terjebak Longsor di Putri Betung Gayo Lues Saat Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor

Pemerintah Aceh

Ketua MAA Ajak Semua Pihak Hidupkan Kembali Semangat Pelestarian Adat

Nasional

Presiden Prabowo: Berani Lawan, Kita Hadapi

Advetorial

Pustakawan Dituntut Jadi Agen Perubahan di Era Digital