Home / Internasional / Peristiwa

Senin, 22 Desember 2025 - 15:00 WIB

Kemlu Koordinasi dengan Otoritas Singapura Terkait Penangkapan Enam WNI

mm Redaksi

Enam WNI ditangkap gara-gara masuk ke Singapura secara ilegal. Ilustrasi. Foto: iStockphoto/SimonSkafar

Enam WNI ditangkap gara-gara masuk ke Singapura secara ilegal. Ilustrasi. Foto: iStockphoto/SimonSkafar

Jakarta – Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura tengah berkoordinasi dengan Singapore Police Force (SPF) terkait penangkapan enam Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga masuk ke wilayah Singapura secara tidak sah melalui jalur laut.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, mengatakan penangkapan tersebut terjadi pada 21 Desember 2025. Aparat Police Coast Guard (PCG) Singapura mendeteksi sebuah perahu kayu di perairan sekitar Tanah Merah pada dini hari.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Lepas Bantuan Kemanusiaan RI untuk Papua Nugini dan Afghanistan

“Berdasarkan informasi awal, aparat Police Coast Guard Singapura mendeteksi sebuah perahu kayu di perairan sekitar Tanah Merah pada dini hari dan mengamankan enam pria berusia 23 hingga 29 tahun,” kata Heni dalam pernyataan tertulis, Senin (22/12/2025).

Baca Juga :  Pemda Aceh Selatan dan PT Kota Fajar Semen Indonesia Langgar Moratorium Izin Pertambangan Baru

Menurut keterangan kepolisian Singapura, perahu tersebut terdeteksi sekitar pukul 00.35 waktu setempat. PCG kemudian mencegat kapal tersebut dan menangkap enam pria di dalamnya atas dugaan masuk ke Singapura secara ilegal.

Heni menyatakan, KBRI Singapura terus melakukan konfirmasi dan koordinasi intensif dengan otoritas setempat untuk memperoleh informasi resmi terkait identitas para WNI, status hukum, serta proses penanganan yang tengah berjalan.

Baca Juga :  Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai

“KBRI Singapura terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk mendapatkan informasi resmi terkait identitas, status hukum, serta dakwaan dan tindak lanjut hukum sesuai ketentuan yang berlaku di Singapura,” ujarnya.

Kementerian Luar Negeri menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut guna memastikan pemenuhan hak-hak dasar para WNI sesuai dengan hukum yang berlaku di Singapura, sekaligus memberikan pendampingan kekonsuleran yang diperlukan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Lambiheu Siem

Internasional

Kasus WNI Ditahan di Myanmar, Pengamat Ungkap Tiga Alasan Pembebasan bisa Gunakan Opsi OMSP

Internasional

Uni Eropa Bersiap untuk Membuat Sejarah: Kemerdekaan Palestina Akan Diakui

Aceh Jaya

Hari Ketiga, Nelayan Hilang di Keude Unga Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Laut hingga 16 Mil

Internasional

Kunjungan Langka MBS ke Iran Usai Presiden Raisi Meninggal

Peristiwa

Bakamla RI Terjunkan Unsur Laut Cari Korban KM Osela di Perairan Bangka Belitung

Hukrim

Oknum Kabid di Dinsos Aceh Selatan Diduga Lakukan Pungli kepada Pendamping PKH, APH Didesak Bertindak

Internasional

Di awal, Amerika Begitu Percaya Diri Menyerang Iran, Kini..?