Home / Hukrim / Nasional / Pemerintah

Senin, 19 Januari 2026 - 20:23 WIB

Menhan Sjafrie: Kedaulatan Siber Fondasi Utama Pertahanan Bangsa di Era Modern

mm Redaksi

Menhan RI, Sjafrie Sjamsoeddin saat menyampaikan keynote speech dalam acara BSSN Executive Town Hall 2026, di Auditorium Mayjen TNI Dr. Roebiono Kertopati, BSSN, Depok, pada Senin (19/1/2026). (Foto : NOA.co.id/HO-Biro Infohan Setjen Kemhan).

Menhan RI, Sjafrie Sjamsoeddin saat menyampaikan keynote speech dalam acara BSSN Executive Town Hall 2026, di Auditorium Mayjen TNI Dr. Roebiono Kertopati, BSSN, Depok, pada Senin (19/1/2026). (Foto : NOA.co.id/HO-Biro Infohan Setjen Kemhan).

Depok – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan keynote speech dalam acara Badan Siber Sandi Negara (BSSN) Executive Town Hall 2026, di Auditorium Mayjen TNI Dr. Roebiono Kertopati, BSSN, Depok, pada Senin (19/1/2026).

Dalam forum strategis yang mengusung tema “Perkuat Konsolidasi untuk Menghadapi Ancaman Siber Nasional” tersebut, Menhan menegaskan bahwa kedaulatan siber bukan sekadar opsi pelengkap, melainkan fondasi vital pertahanan bangsa di era modern.

Baca Juga :  Aceh Barat Raih Tiga Besar Terbaik se-Aceh dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

Menhan Sjafrie juga menyoroti pergeseran ancaman pertahanan dari perang konvensional menuju perang asimetris. Menhan menekankan bahwa dalam lanskap perang informasi dan psikologi saat ini, BSSN memegang peran sentral sebagai kekuatan pertahanan negara yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

“BSSN ibarat suatu angkatan perang, dan Anda semua adalah awak dari angkatan perang asimetrik. BSSN harus menjadi safety belt (sabuk pengaman) dari stabilitas nasional,” tegas Menhan Sjafrie.

Baca Juga :  Tok! DPRA Sahkan Raqan RPJMA, Ini 18 Tujuan dan 54 Sasaran Lima Tahun Pemerintah Aceh

Lebih lanjut, Menhan berpesan agar kemampuan teknis siber harus dibarengi dengan patriotisme tinggi. Kekuatan siber nasional tidak boleh terpecah-belah, melainkan harus terpusat dan solid untuk menjaga kedaulatan ideologi, politik, ekonomi, dan pertahanan negara dari infiltrasi asing.

Merespons arahan Menhan, Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi menyatakan kesiapan institusinya untuk menjawab tantangan tersebut. Ditegaskan Kepala BSSN bahwa seluruh personel BSSN memiliki mentalitas juang yang tinggi dalam menjaga ruang siber Indonesia.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Pimpin Rapat Persiapan Kunjungan Presiden RI untuk Pembukaan PON XXI Aceh-Sumut 2024

“Apa yang disampaikan Bapak Menhan merupakan tantangan sekaligus apresiasi bagi kami untuk terus mengembangkan kapasitas demi menjaga kedaulatan dan integritas nasional,” ujar Nugroho.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menko Polkam, Ketua Komisi I DPR RI, Kepala BIN, dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, sebagai wujud sinergi antar-lembaga dalam mendukung program prioritas pemerintah dan Asta Cita demi Indonesia Emas 2045.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Dorong Inovasi UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Hukrim

Satresnarkoba Polres Lhokseumawe Bekuk Empat Tersangka dan Sita Satu Kg Sabu- sabu

Nasional

Jokowi : Sudah saya panggil tadi, Tanyakan langsung ke Kapolri  

Banda Aceh

Raker Komwil I APEKSI di Banda Aceh Usung Tema “Kota Tangguh, Fiskal Kuat, Kolaborasi Erat”

Nasional

Negara Tak Bisa Batalkan HGU di Kawasan Hutan yang Belum Ditetapkan

Hukrim

Merasa Difitnah, Almuniza Kamal Tempuh Jalur Hukum terhadap Modus Aceh

Aceh Barat

Pj Bupati Mahdi Ingatkan Nakes di Aceh Barat untuk Bertindak Regulatif

Hukrim

Rugikan Rakyat Rp 99 triliun, Berikut Daftar Merek Beras yang Diduga Oplosan