Sigli – Alfarlaky Aceh Timur tampil superior dengan kemenangan telak 4-0 atas PSST Simpang Tiga pada laga perdana Liga 4 Zona Aceh di Stadion Blang Paseh, Rabu (1/4/2026).
Sejak peluit awal dibunyikan, Alfarlaky langsung mengambil inisiatif serangan. Diperkuat sejumlah pemain berpengalaman di kancah tarkam seperti Sabirin (Saifuddin), Khalidin, Farhan, hingga T. Reza Pratama, tim asal Aceh Timur itu mendominasi jalannya pertandingan.
Meski terus menekan melalui skema umpan panjang dan kombinasi cepat, lini belakang PSST yang dikomandoi Efendi masih mampu meredam serangan. Tercatat, tiga peluang emas Alfarlaky di babak pertama gagal dikonversi menjadi gol.
Di sisi lain, PSST sempat mencoba keluar dari tekanan. Namun, lemahnya penyelesaian akhir yang diperagakan Raja Naigolan membuat peluang mereka kandas sebelum membahayakan gawang lawan. Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Alfarlaky langsung tancap gas. Hanya delapan menit setelah restart, T. Reza Pratama memecah kebuntuan pada menit ke-53 lewat tendangan yang tak mampu dijangkau kiper Rafid Maulidin. Skor berubah 1-0.
Gol tersebut menjadi titik balik dominasi penuh Alfarlaky. Khalidin kemudian tampil sebagai bintang dengan mencetak dua gol cepat pada menit ke-61 dan 64, membawa timnya unggul 3-0.
Tertinggal jauh, mental pemain PSST mulai runtuh. Permainan mereka kehilangan arah, sementara Alfarlaky semakin leluasa mengontrol tempo melalui umpan-umpan pendek yang efektif.
Petaka bagi PSST belum berakhir. Pada menit ke-84, Khalidin melengkapi hattrick-nya melalui titik penalti setelah dirinya dilanggar di kotak terlarang. Eksekusi dinginnya memastikan kemenangan telak 4-0 untuk Alfarlaky.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Hamdani, PSST tak mampu bangkit dan bahkan gagal menciptakan satu peluang berbahaya di sisa waktu pertandingan.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Alfarlaky dalam mengarungi persaingan di Liga 4 Zona Aceh, sementara PSST harus segera berbenah jika ingin menjaga asa lolos ke fase berikutnya.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita












