Home / Daerah / Pendidikan / Sosial

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:21 WIB

ASN Cabdisdik dan MKKS Subulussalam Gotong Royong Bersihkan SMA Negeri 1 Bendahara Pasca Banjir

mm Redaksi

ASN Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Subulussalam bersama MKKS SMA dan SMK membersihkan lumpur di SMA Negeri 1 Bendahara, Aceh Tamiang, pascabencana banjir dan tanah longsor, Sabtu (3/1/2026). Foto: Dok. Disdik Aceh

ASN Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Subulussalam bersama MKKS SMA dan SMK membersihkan lumpur di SMA Negeri 1 Bendahara, Aceh Tamiang, pascabencana banjir dan tanah longsor, Sabtu (3/1/2026). Foto: Dok. Disdik Aceh

Kuala Simpang — Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah Subulussalam bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK Kabupaten Subulussalam melaksanakan bakti sosial dengan membersihkan sarana pendidikan di SMA Negeri 1 Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (3/1/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap dunia pendidikan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Plt Kadisdik Aceh, Murthalamuddin bersama Kacabdisdik Wilayah Subulussalam pada kegiatan permbersihan sekolah di Aceh Tamiang, Sabtu (3/1/2026). Foto: Dok. Disdik Aceh

Kepala Cabdisdik Wilayah Subulussalam, Antoni Berampu, MPd, mengatakan bahwa aksi sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen ASN Pemerintah Aceh untuk membantu daerah terdampak bencana, khususnya sektor pendidikan.

Baca Juga :  Pemko Makassar Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Banjir di Aceh

“SMA Negeri 1 Bendahara menjadi sasaran utama pembersihan oleh Cabdisdik bersama MKKS SMA dan SMK Subulussalam,” ujar Antoni kepada media ini.

Ia menjelaskan, bakti sosial tersebut melibatkan ASN Cabdisdik serta seluruh pengurus MKKS SMA dan SMK yang secara langsung turun ke lokasi membawa berbagai peralatan, seperti cangkul, sekop, lori, dan perlengkapan lainnya untuk membersihkan sisa lumpur dan material pascabanjir.

Baca Juga :  Ketua DPC Organda Simeulue Serahkan SK Pengurus Periode 2024-2029

Menurutnya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Program Peugleh Sikula yang dicanangkan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh, sebagai upaya membersihkan fasilitas pendidikan di daerah terdampak bencana hidrometeorologi.

“Program ini juga sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah Aceh terkait relawan ASN tahap kedua yang ditugaskan ke wilayah terdampak bencana pada 3 hingga 4 Januari 2026,” jelas Antoni.

Baca Juga :  Mahasiswa PTS Banda Aceh-Aceh Besar Bagikan 200 Takjil per Kampus, Wujud Solidaritas di Bulan Ramadhan

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan Aceh menugaskan Cabdisdik dan MKKS di masing-masing kabupaten/kota untuk melaksanakan bakti sosial sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Antoni berharap, melalui kegiatan gotong royong ini, aktivitas belajar mengajar di SMA Negeri 1 Bendahara dapat kembali berjalan normal sesuai jadwal, yakni mulai 5 Januari 2026.

“Semoga musibah ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Aceh Barat Daya

Pj Bupati Abdya Dinilai Alergi Dengan Tahapan Pilkada

Daerah

Rutan Banda Aceh Gandeng Dinkes Kota Aceh Gelar Skrining Kasus TBC Melalui Pemeriksaan Rontgen Dada Bagi Warga Binaan 

Daerah

Peringati Hari Lahir Kejaksaan, Kejaksaan Tinggi Aceh Gelar Donor Darah

Pendidikan

Gerakan Orang Tua Mengantar Anak Sekolah Digelorakan di Pidie Jaya

Daerah

Pemkab Aceh Utara Buka Seleksi Calon Direksi PT Pase Energi Migas

Daerah

Pegawai Disdik Aceh Deklarasi Komitmen Penerapan Zona Integritas

Aceh Barat Daya

Imum KPA Bereaksi Terhadap Dugaan Main Kasar Pj. Bupati