Home / Aceh Barat / Pemerintah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Bupati Aceh Barat Buka Pelatihan Bahasa Jepang untuk Program Magang dan Kerja

mm Redaksi

Bupati Aceh Barat Tarmizi bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh Akmil Husen, jajaran pemerintah daerah, serta peserta berfoto bersama usai pembukaan pelatihan bahasa Jepang dalam program Magang dan Kerja ke Jepang di Kampus AKN Aceh Barat, Rabu (7/10/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tarmizi bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh Akmil Husen, jajaran pemerintah daerah, serta peserta berfoto bersama usai pembukaan pelatihan bahasa Jepang dalam program Magang dan Kerja ke Jepang di Kampus AKN Aceh Barat, Rabu (7/10/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M., membuka pelatihan bahasa Jepang di Kampus Akademi Komunitas Negeri (AKN) Aceh Barat, Desa Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo, Rabu (7/10/2026).

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, yakni Magang dan Kerja ke Jepang. Seluruh biaya program ditanggung Pemkab Aceh Barat melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) dengan bekerja sama dengan AKN Aceh Barat.

Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Aceh Barat, Ketua AKN Aceh Barat, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Kepala Distransnaker Aceh Barat, perwakilan instansi vertikal, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Tarmizi mengatakan Pemkab Aceh Barat akan terus berupaya mendorong kemajuan daerah di tengah tantangan ketenagakerjaan yang dihadapi saat ini.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Tinjau Unit Damkar di Sibreh

Menurutnya, setiap tahun terdapat ratusan lulusan perguruan tinggi asal Aceh Barat, baik yang menempuh pendidikan di daerah maupun di berbagai universitas di Indonesia. Selain itu, terdapat pula lulusan SMA yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan menghadapi tantangan dalam memperoleh pekerjaan.

“Hari ini setiap tahun lulusan dari perguruan tinggi jumlahnya ratusan dari Aceh Barat ke seluruh universitas yang ada di Indonesia, belum lagi lulusan SMA yang tidak melanjutkan ke universitas juga umumnya pengangguran,” kata Tarmizi.

Ia menjelaskan, peluang penyerapan tenaga kerja di lingkungan pemerintah daerah juga semakin terbatas, seiring kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan tidak dibukanya lagi perekrutan tenaga honorer maupun tenaga kontrak.

Sementara itu, menurut Tarmizi, peluang kerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Aceh Barat masih terbatas. Ia menyebutkan, jumlah tenaga kerja yang terserap setiap tahun dari perusahaan-perusahaan tersebut tidak pernah lebih dari 50 orang, dan belum seluruhnya merupakan putra daerah.

Baca Juga :  Kemenko Polkam Dorong Penguatan Penanganan TPPO

Karena itu, Pemkab Aceh Barat berupaya membuka peluang kerja yang lebih luas, termasuk melalui program magang dan kerja ke luar negeri, khususnya Jepang.

“Harapan kami kalau hari ini ada 60 orang yang ikut program magang dan kerja ke Jepang maka tahun depan kita siap untuk mengirimkan 600 orang. Mereka yang terpilih sudah dinyatakan lulus tes atau seleksi oleh para penguji berkompeten,” ujar Tarmizi.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Akmil Husen, mengapresiasi langkah Pemkab Aceh Barat dalam membuka kesempatan kerja bagi generasi muda melalui program tersebut.

Baca Juga :  Sejumlah Kontingen PON XXI Puji Pelayanan Tuan Rumah Aceh 

Menurutnya, program magang dan kerja ke Jepang menjadi upaya konkret untuk mempersiapkan tenaga kerja Aceh Barat agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

“Program ini bukan program seremonial, ini adalah program yang menyiapkan anak Aceh Barat untuk bersaing di dunia kerja bukan hanya di Meulaboh atau Banda Aceh tapi di pentas dunia,” kata Akmil.

Atas nama Pemerintah Aceh, Akmil turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat serta seluruh pihak yang telah menggagas dan mendukung pelaksanaan program magang dan kerja ke Jepang tersebut.

Melalui program ini, Pemkab Aceh Barat berharap semakin banyak generasi muda memperoleh keterampilan dan akses terhadap peluang kerja, sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran di daerah.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Empat Pelanggar Syariat di Aceh Barat Dicambuk

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Hadiri RDPU Ranper Qanun Aceh No 7 di Paripurna DPRA

Aceh Barat

Jelang PON Aceh-Sumut ke 21 Pemerintah Aceh Barat Lakukan Persiapan

Aceh Barat

Identifikasi Pengungsi, UNHCR Lakukan Pemasangan Gelang Tangan kepada Pengungsi Imigran Etnis Rohingya

Pemerintah

SPD Ditahan, Program Pembangunan Kota Banda Aceh Terhambat

Hukrim

KBRI Phnom Penh Fokus pada Pelindungan WNI

Daerah

Peringati Hari Bakti Perdana, Kanwil Ditjenpas dan Ditjenim Aceh Gelar Tasyakuran serta Perkuat Sinergi Lintas Instansi

Aceh Barat

Wakili Pj Bupati, Sekda Aceh Barat Pimpin Upacara HUT ke- 52 KORPRI