Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:34 WIB

Diguyur Hujan Deras, Ribuan Honorer Terima SK PPPK Paruh Waktu dari Gubernur Aceh

mm Redaksi

Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyerahkan SK PPPK paruh waktu kepada ribuan tenaga honorer di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Kamis (29/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyerahkan SK PPPK paruh waktu kepada ribuan tenaga honorer di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Kamis (29/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Hujan deras mengguyur Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Kamis sore (29/1/2026). Langit kelabu menyelimuti tribun dan lapangan, namun ribuan tenaga honorer tak beranjak dari tempat mereka berdiri. Di bawah guyuran hujan lebat, mereka menanti satu momen penting yang telah lama dinantikan.

Sore itu, Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) secara langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu kepada ribuan tenaga honorer di bawah Pemerintah Aceh.

Lapangan sepak bola hingga tribun stadion dipenuhi lautan manusia. Payung, jas hujan, dan pakaian basah tak menyurutkan antusiasme para penerima SK. Hujan seakan tak mampu meredam suasana haru dan bahagia yang menyelimuti stadion.

Baca Juga :  Pj Ketua TP PKK Safriati: Meski di masa Transisi, Roda Oganisasi tak Boleh Berhenti

Saat Mualem melangkah mendekati massa, ribuan honorer mengerumuninya. Mereka berebut bersalaman, mengabadikan momen dengan kamera ponsel, hingga meneriakkan dukungan. Sorak “Hidup Mualem” menggema di seluruh stadion, berpadu dengan suara hujan yang kian deras.

Momentum tersebut menjadi simbol dari penantian panjang para honorer. SK yang diterima bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan bentuk pengakuan atas pengabdian bertahun-tahun yang kerap dijalani dalam ketidakpastian status dan kesejahteraan.

Dalam sambutannya, Gubernur Aceh menegaskan bahwa pengangkatan sebagai PPPK paruh waktu harus disyukuri dan dijalani dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, para honorer yang kini berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut bekerja dengan sungguh-sungguh demi pelayanan publik dan pembangunan Aceh.

Baca Juga :  Abdya Resmi Jadi Tuan Rumah MTQ Aceh ke-38 Tahun 2027, Gantikan Pidie Jaya

“Pengangkatan ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik. Peran aparatur sangat dibutuhkan untuk membangun Aceh ke arah yang lebih maju,” ujar Mualem.

Mualem juga mengungkapkan bahwa pengangkatan ribuan honorer tersebut merupakan hasil dari upaya dan komunikasi intensif yang ia lakukan dengan pemerintah pusat. Langkah itu diambil sebagai bentuk komitmen Pemerintah Aceh dalam menekan angka pengangguran.

Baca Juga :  Mualem Tinjau Pelabuhan Krueng Geukueh

“Kita tidak ingin pengangguran semakin bertambah di Aceh. Karena itu, kami berupaya keras agar seluruh honorer di bawah Pemerintah Aceh dapat diangkat menjadi PPPK,” tegasnya.

Pemerintah Aceh tercatat mengangkat 5.486 tenaga kontrak yang tersebar di seluruh satuan kerja, baik yang bertugas di Banda Aceh maupun di berbagai kabupaten dan kota.

Sore itu, hujan memang membasahi Stadion Harapan Bangsa. Namun bagi ribuan honorer, yang terasa justru kelegaan. Di tengah derasnya air dari langit, harapan yang lama tertahan akhirnya menemukan jalannya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Ketua TP PKK Aceh Apresiasi Peran Relawan Tangani Bencana di 18 Daerah

Pemerintah Aceh

Disdik Aceh Gelar Tryout TKA, Tingkatkan Kesiapan Siswa Menghadapi Ujian dan Tantangan Global

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Setda Aceh Gelar Gotong Royong Ciptakan Lingkungan Kerja Bersih dan Nyaman

Ekbis

Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor 100 Persen Mulai Berlaku di Aceh, Warga Diminta Segera Manfaatkan

Pemerintah Aceh

Dinas Pendidikan Aceh Pastikan Proses Kerja Sama Media Berjalan Profesional

Daerah

Plt Sekda Hadiri Paripurna DPRA, Tetapkan Peraturan Tata Tertib DPR Aceh

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Hadiri Penutupan Pekan Kebudayaan Bireuen I

Parlementaria

Bunda Salma: Prestasi Nurliya Siswi SMA Negeri 1 Nisam Bukti Generasi Muda Aceh Mampu Bersaing di Level Nasional