Home / Pemko Banda Aceh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Illiza Paparkan Inovasi Keterbukaan Informasi Publik Banda Aceh

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan paparan terkait penguatan transparansi dan digitalisasi layanan publik di hadapan Komisi Informasi Aceh, Rabu (14/10/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan paparan terkait penguatan transparansi dan digitalisasi layanan publik di hadapan Komisi Informasi Aceh, Rabu (14/10/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, memaparkan berbagai inovasi dan strategi Pemerintah Kota Banda Aceh dalam memperkuat keterbukaan informasi publik pada kegiatan Penilaian Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Aceh di Kantor Komisi Informasi Aceh, Geuceu Komplek, Rabu (14/10/2026).

Dalam paparannya, Illiza menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh untuk memastikan masyarakat memperoleh hak atas informasi publik secara lebih mudah, cepat, dan transparan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan layanan digital, penguatan sistem pengaduan masyarakat, serta inovasi pelayanan yang menjangkau berbagai kebutuhan warga.

“Harapan kita ke depan, peningkatan ini semakin terintegrasi. Tidak hanya laporan masyarakat ke pemerintah kota, tetapi juga antara gampong, kecamatan, dan pemerintah kota, sehingga pelayanan bisa berjalan lebih baik,” ujar Illiza dalam wawancara seusai kegiatan.

Ia menjelaskan, keterbukaan informasi di Banda Aceh terus dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi dan penguatan pelayanan langsung kepada masyarakat. Salah satu upaya tersebut terlihat dari pengembangan Command Center yang mengintegrasikan data dari berbagai perangkat dan aplikasi untuk membantu pemantauan kondisi kota, merespons kejadian, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Baca Juga :  Festival Literasi Aceh 2026, Perpustakaan Baitul Hikmah Banda Aceh Sabet Juara II

Pemko Banda Aceh saat ini mengelola 58 aplikasi, yang terdiri atas 26 aplikasi informasi publik dan 32 aplikasi administrasi pemerintahan. Salah satu inovasi yang terus dikembangkan ialah aplikasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) versi 2.0, dengan tampilan yang lebih ramah pengguna, proses permohonan yang ringkas, serta fitur pelacakan permohonan secara real-time.

Di bidang pengaduan masyarakat, Pemko Banda Aceh juga mengembangkan SALEUM (Sarana Aduan Layanan Elektronik Untuk Masyarakat). Layanan ini dikembangkan setelah Pemko berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui replikasi aplikasi JAKI pada 2025, sebelum kemudian dikembangkan secara mandiri sesuai kebutuhan pelayanan di Banda Aceh.

Selain melalui platform digital, keterbukaan informasi diwujudkan lewat berbagai program yang mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Di antaranya Forum Suara Warga sebagai ruang penyampaian aspirasi secara langsung, Ambulans Puskesmas Keliling, program Dokter Saweu Sikula, Gerakan Seniman Masuk Sekolah, serta penyediaan fasilitas Wi-Fi gratis di sejumlah ruang publik dan masjid.

Baca Juga :  Sekda Banda Aceh Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Kolaborasi ASN dan Penguatan Syariat Islam

Menurut Illiza, keterbukaan informasi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan data dan dokumen pemerintahan, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat mengakses informasi, menyampaikan aspirasi, dan memperoleh pelayanan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Dalam mendukung hal tersebut, Pemko Banda Aceh turut memanfaatkan CCTV dan voice announcer di sejumlah titik untuk membantu pemantauan lalu lintas, ketertiban, dan keamanan ruang publik, termasuk kawasan wisata Ulee Lheue. Pemerintah kota juga merencanakan penambahan CCTV di kawasan Kampung Jawa serta pengembangan pengawasan di titik-titik rawan lainnya.

Penguatan keterbukaan informasi juga diarahkan hingga tingkat gampong melalui pembentukan dan pendampingan PPID gampong di sembilan kecamatan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi sekaligus memperkuat koordinasi pelayanan dari tingkat gampong hingga pemerintah kota.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Salurkan 17 Sapi dan 7 Kambing Qurban Iduladha 1447 H untuk Warga dan Dayah

Komitmen tersebut sejalan dengan visi Banda Aceh sebagai Kota Kolaborasi serta upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, inovatif, responsif, transparan, dan akuntabel.

Dalam paparan itu, Illiza turut menyampaikan sejumlah capaian Pemerintah Kota Banda Aceh, di antaranya predikat Sangat Baik pada Hasil Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tingkat pemerintah daerah tahun 2025 serta penghargaan di bidang inovasi dan pelayanan pengaduan masyarakat.

Ke depan, Pemko Banda Aceh juga merencanakan penguatan kualitas layanan informasi berbasis teknologi, termasuk pengembangan sistem kecerdasan buatan tahap pertama untuk mendukung digitalisasi layanan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan perizinan.

Illiza menegaskan, seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota untuk membangun pelayanan publik yang semakin terbuka dan responsif.

“Insyaallah, kita terus berjuang agar informasi publik dan ruang publik semakin terbuka, transparan, dan akuntabel. Ini bagian dari komitmen kita untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” tutupnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Forum Anak Banda Aceh Dinobatkan sebagai Pelopor dan Pelapor Terbaik Provinsi Aceh

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal Serahkan Rumah Layak Huni dari Dana Zakat di Jeulingke

Pemko Banda Aceh

Diskominfotik Banda Aceh Raih Dua Penghargaan Bergengsi 2025 untuk Pelayanan Publik dan Keterbukaan Informasi

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Matangkan Persiapan HUT ke-821, Rangkaian Acara Dimulai Saat Ramadhan

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Salurkan 17 Sapi dan 7 Kambing Qurban Iduladha 1447 H untuk Warga dan Dayah

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Buka Rakor Pencegahan Kekerasan, Soroti Lemahnya Komitmen Pimpinan Instansi

Pemko Banda Aceh

Illiza Dorong Peran Ayah dalam Pendidikan Anak Lewat Program GAMAS di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Pemko dan Polda Aceh Gotong Royong di Pasar, Dorong Gerakan Lingkungan Bersih Berkelanjutan