Home / Aceh Barat Daya / Ekbis

Jumat, 10 April 2026 - 14:25 WIB

Kilang Lokal Terabaikan, Diduga Bulog Serap Beras Luar

mm Teuku Nizar

Penumpukan beras di salah satu kilang padi lokal di Abdya. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Penumpukan beras di salah satu kilang padi lokal di Abdya. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Barat Daya — Pengusaha kilang padi di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengeluhkan tidak adanya keterlibatan mereka dalam pengadaan beras oleh Bulog Cabang Blangpidie.

Kondisi ini menyebabkan stok beras di gudang kilang padi menumpuk dan mulai berdampak pada penyerapan hasil panen petani lokal.

Salah satu pemilik kilang padi, Man Laris, mengatakan selama ini Bulog selalu melibatkan pengusaha lokal melalui musyawarah untuk menentukan pengadaan beras.

Namun, pola tersebut tidak lagi berjalan dalam beberapa waktu terakhir.

“Biasanya kami dipanggil untuk musyawarah pengadaan beras. Sekarang tidak ada lagi. Kami tidak terlibat sama sekali,” kata Man Laris di Blangpidie, Jumat (10/4/2026).

Baca Juga :  Hingga Penutupan, Hasrul Hasan Satu-satunya Bakal Calon Ketua yang Mendaftar 

Ia mempertanyakan sumber beras yang saat ini tersedia di gudang Bulog, mengingat tidak ada penyerapan dari kilang padi lokal.

Menurutnya, kondisi ini memunculkan dugaan bahwa pasokan beras berasal dari luar daerah.

Sejumlah pengusaha menyebut beras yang masuk ke Bulog diduga dari Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat.

Ironisnya, beras tersebut berasal dari hasil panen petani Abdya yang lebih dulu dibeli oleh pengusaha dari luar daerah.

Baca Juga :  Bidjeh Koepi, Peluang Bisnis Budaya Ngopi Masyarakat Aceh

“Pengusaha luar membeli gabah di Abdya, lalu Bulog di Abdya membeli lagi dari mereka. Yang untung pengusaha luar,” ujarnya.

Akibat kondisi ini, kilang padi di Abdya mulai membatasi pembelian gabah dari petani karena kapasitas gudang telah penuh.

Jika berlanjut, situasi ini berpotensi mengganggu stabilitas harga dan penyerapan hasil panen di tingkat petani.

“Kami tidak bisa terus menampung hasil panen karena stok masih banyak. Petani yang akan terdampak,” katanya.

Baca Juga :  Waspada Phishing ‘CoreTax’, Bank Aceh Imbau Nasabah Lindungi Data Pribadi

Pengusaha kilang padi berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Mereka menilai keterlibatan pelaku usaha lokal penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan keberlangsungan sektor pertanian di Abdya.

Selain itu, mereka juga meminta adanya transparansi dari Bulog terkait mekanisme pengadaan beras yang saat ini berjalan, termasuk alasan tidak melibatkan kilang padi lokal.

Hingga berita ini turun, belum ada keterangan resmi dari pihak Bulog Cabang Blangpidie terkait dugaan pengadaan beras dari luar daerah tersebut.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Ekbis

Direktur Utama Bank Aceh Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Keterbukaan Informasi

Aceh Barat Daya

Lazismu Abdya Perkuat Tata Kelola dan Digitalisasi Penghimpunan ZIS

Ekbis

BSI Gelar Kuliah Umum Terkait Literasi Perbankan Syariah

Aceh Barat Daya

Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Kapolres: Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Abdya Meningkat 

Aceh Barat Daya

Kelangkaan BBM dan LPG Mengancam Layanan Publik di Abdya

Aceh Barat Daya

Siswa SMP Bawa Motor ke Sekolah, Orang Tua Diminta Bertindak

Aceh Barat Daya

174 Rumah di Lamkuta Terima Daging Meugang Gratis

Aceh Barat Daya

Nobar Piala Dunia 2026, Dandim Ajak Masyarakat Ramaikan