Home / Hukrim / Nasional

Kamis, 26 Juni 2025 - 21:51 WIB

KPK Grebek Kantor Pusat BRI

Farid Ismullah

Foto : Logo KPK.

Foto : Logo KPK.

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Penyidikan kasus ini telah dimulai dengan pemeriksaan sejumlah pihak, termasuk mantan Wakil Direktur Utama (Wadirut) BRI Catur Budi Harto (CBH) serta penggeledahan di beberapa lokasi strategis.

Baca Juga :  Terkait Suap Dana Hibah, KPK Sita Aset Senilai Rp 8,1 Miliar

“KPK melakukan penyidikan baru terkait dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan barang dan jasa di lingkungan BRI, yakni terkait pengadaan mesin EDC,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Kamis (26/6/2025).

Salah satu saksi yang telah diperiksa adalah mantan Wadirut CBH. Namun, KPK belum mengungkap materi yang digali dalam pemeriksaan tersebut.

Baca Juga :  Kemlu RI Kembali Bebaskan WNI Terancam Hukuman Mati di Arab Saudi

Selain pemeriksaan, KPK juga menggeledah dua lokasi penting yang berkaitan dengan perkara ini. “Hari ini tim juga melakukan penggeledahan di dua lokasi, yakni kantor BRI Pusat Sudirman dan di Gatot Subroto,” kata Budi.

Dalam kasus ini, KPK masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum. Artinya, belum ada tersangka yang ditetapkan. Meski demikian, penyidik akan terus mendalami keterlibatan berbagai pihak.

Baca Juga :  Pemilik 18 Paket Sabu Diamankan Sat Res Narkoba Polres Pidie

“KPK masih terus menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengondisian pengadaan mesin EDC ini. Diduga ada oknum pejabat yang kini sudah tidak menjabat,” ujar Budi menambahkan.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut pengadaan teknologi penting di salah satu bank terbesar milik negara.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Timur

Waspada Penipuan Lewat WhatsApp, Nama Kapolres Aceh Timur Dicatut Orang Tak Dikenal

Hukrim

Jaksa Agung Bersyukur KPK Ikut Benahi Kejaksaan

Hukrim

Dianiaya Karena Pemberitaan, Wartawan di Aceh Selatan Lapor Polisi

Nasional

Kemenkumham Garda Terdepan Menjaga Hukum dan Hak Asasi Manusia

Hukrim

Aceh Singkil rawan penyaluran TKI Ilegal, Anak Plh Kadis diduga berkerja sebagai Admin judol di Kamboja

Hukrim

Polri Tangkap 457 Tersangka TPPO, 1.476 Korban Diselamatkan

Nasional

Bertolak ke Abu Dhabi, Presiden Jokowi Transit di Aceh

Daerah

Skandal Wastafel Rp43,7 Miliar, KPK : perkara tersebut ditangani oleh Polda Aceh