Home / Daerah / Pemerintah Aceh

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:28 WIB

Lembaga Wali Nanggroe Turunkan Relawan ke Aceh Tamiang, Fokus Pemulihan Pendidikan Pascabanjir dan Longsor

mm Redaksi

Relawan Lembaga Wali Nanggroe membersihkan fasilitas SMA Negeri 2 Percontohan Karang Baru, Aceh Tamiang, yang terdampak banjir dan longsor. Foto: Dok. Istimewa

Relawan Lembaga Wali Nanggroe membersihkan fasilitas SMA Negeri 2 Percontohan Karang Baru, Aceh Tamiang, yang terdampak banjir dan longsor. Foto: Dok. Istimewa

Aceh Tamiang — Lembaga Wali Nanggroe (LWN) Aceh menurunkan relawan ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk membantu penanganan dampak banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat atas arahan langsung Paduka Yang Mulia (PYM) Wali Nanggroe dan Gubernur Aceh, dengan fokus utama pada pemulihan sektor pendidikan.

Kabag Kerjasama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris mengatakan, relawan dipimpin Katibul Wali Abdullah Hasbullah, yang terdiri dari pegawai dan staf Sekretariat Lembaga Wali Nanggroe. Mereka membersihkan fasilitas pendidikan yang terdampak parah, khususnya SMA Negeri 2 Percontohan di Kecamatan Karang Baru.

Baca Juga :  PEMA Terbuka terhadap Semua Kritikan

Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa, 29–30 Desember 2025. “Para relawan membersihkan lumpur, puing, serta sisa material banjir yang menggenangi ruang kelas, halaman sekolah, dan fasilitas pendukung lainnya agar proses belajar-mengajar dapat segera kembali berjalan,” kata Zulfikar.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2024 di Aceh

Usai kegiatan pembersihan, seluruh perlengkapan diserahkan kepada Kepala SMA Negeri 2 Percontohan Kecamatan Karang Baru. Peralatan tersebut diserahkan untuk dimanfaatkan pihak sekolah dalam proses pemulihan lanjutan.

Zulfikar menegaskan bahwa keterlibatan langsung aparatur Lembaga Wali Nanggroe merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, kehadiran negara dan lembaga adat harus dirasakan secara nyata, terutama dalam situasi darurat.

Baca Juga :  IAD Kejati Aceh Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Gampong Jawa

“Ini adalah wujud kepedulian dan kebersamaan. Kami tidak hanya hadir memberikan dukungan moral, tetapi turun langsung membantu agar aktivitas pendidikan bisa segera kembali normal,” kata Zulfikar.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Ditjen AHU Bersama Kanwil Kemenkumham Aceh Diskusi Teknis Peningkatan Layanan AHU Bidang Penerjemah Tersumpah

Daerah

SPS Aceh Mantapkan Persiapan Buka Puasa Bersama 2025

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Ikuti Rakor Pengendalian Harga Komoditas Cabai Merah dan Bawang Merah

Pemerintah Aceh

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Sekda Aceh Instruksikan Posko Aktif 24 Jam hingga 20 April 2026

Daerah

YARA dan PWI Teken MoU Bantuan dan Pendidikan Hukum

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Bentuk Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, Beroperasi 24 Jam

Daerah

Pengawas Madrasah, Nilai Kinerja PKKM di Pidie

Daerah

Gerak Cepat, Mendagri Bahas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra