Home / Daerah / Pemerintah / Simeulue

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:46 WIB

Pemda Simeulue Targetkan Pemanfaatan 2.500 Hektare Lahan Tidur Lewat Gerakan Tanam

Argamsyah

Peluncuran program UPSUS yang dilaksanakan di Aula Sekdakab Simeulue, dihadiri Bupati, Forkopimda, dan Kepala Dinas Pertanian. Kamis (5/2/2026). Foto: Dok Argam/Noa.co.id.

Peluncuran program UPSUS yang dilaksanakan di Aula Sekdakab Simeulue, dihadiri Bupati, Forkopimda, dan Kepala Dinas Pertanian. Kamis (5/2/2026). Foto: Dok Argam/Noa.co.id.

Simeulue – Pemerintah Kabupaten Simeulue meluncurkan program Upaya Khusus (UPSUS) melalui gerakan tanam komoditas cepat panen dan cepat menghasilkan sebagai langkah strategis untuk menanggulangi kemiskinan sekaligus mengendalikan inflasi daerah, Kamis (5/3/2026).

‎Program itu dipaparkan langsung kadis pertanian di Aula Sekda Kabupaten Simeulue yang dihadiri oleh Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dan para Kepala Desa se-Kabupaten Simeulue.

‎Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simeulue, Samsuar SP.  mengatakan program ini difokuskan pada pemanfaatan lahan tidur yang tersebar di berbagai desa di wilayah tersebut. Pemerintah daerah mencatat terdapat sekitar 2.500 hektare lahan potensial yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Dukung Pembangunan Jalan Jantho-Keumala

‎“Potensi lahan tidur yang tersedia mencapai sekitar 2.500 hektare yang tersebar di 138 desa di Kabupaten Simeulue. Lahan ini akan didorong untuk ditanami komoditas yang cepat panen dan cepat menghasilkan,” kata Samsuar dalam kegiatan tersebut.

Menurut dia, gerakan tanam ini menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat desa. Dengan memanfaatkan lahan yang selama ini belum produktif, pemerintah berharap aktivitas ekonomi masyarakat dapat tumbuh lebih cepat.

Baca Juga :  Lestarikan Budaya SMAN 2 Sinabang Gelar Pekan Kreativitas Tari Tradisi

‎Sementara Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa program UPSUS merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

‎Ia menilai sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan sekaligus memperluas lapangan kerja bagi masyarakat.

“Melalui gerakan tanam komoditas cepat panen ini, kita berharap dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat serta menekan angka kemiskinan dan inflasi di daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Dandim 0115/Simeulue Beri Motivasi kepada Casis Bintara dan Tamtama TNI AD

‎Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa ke depan dapur SPPG yang ada di Kabupaten Simeulue harus memanfaatkan bahan pangan lokal yang berasal dari hasil pertanian masyarakat Simeulue.

“Saya berharap bahan yang tersedia di masyarakat Simeulue tidak perlu lagi didatangkan dari luar daerah. Program MBG ini justru bertujuan untuk memanfaatkan hasil pertanian petani di daerah masing-masing,” ungkapnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

10.000 Peserta Hadir, Fun Walk Ulang Tahun Golkar ke-59 Berlangsung Meriah

Aceh Barat

Pj Bupati Azwardi Gelar Safari Subuh, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Kemandirian Ekonomi

Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Seulawah 2024

Aceh Barat

Pj Bupati Aceh Barat Tinjau Kesiapan Logistik Pilkada di Gudang KIP Bersama Kapolres, Dandim dan Kejari

Daerah

Satpol PP WH Banda Aceh Pulangkan Pelajar Bolos, Orang Tua Langsung Dilibatkan

Aceh Besar

Kuatkan Adat Mukim, Bupati Teken SK Penetapan 68 Mukim sebagai Masyarakat Hukum Adat

Aceh Barat

Jadikan Kota yang Nyaman, Pemkab Aceh Barat Mulai Revitalisasi Pedestrian dan Renovasi Tugu Pelor Meulaboh

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Ingatkan Seluruh SKPK Agar Profesional Dalam Mencapai Target Pembangunan Daerah