Home / Pemerintah

Minggu, 16 Juli 2023 - 19:37 WIB

Pemkab Pidie Dukung Kebijakan P3PD dan Mengaplikasikan Sampai Tingkat Gampong

mm Redaksi

Sigli – Tindak lanjut kunjungan Presiden RI, Ir. H, Joko Widodo ke Pidie, beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Pidie mendukung Kick-Off Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD), yang dilaksanakan oleh Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Kemendagri RI.

Hal tersebut disampaikan oleh Kadis Kominsa Pidie, Muhammad Fadhli, S.Kom., M.Kom., kepada awak media ini, Minggu (16/07/2023).

“Kebijakan Pemerintah Pusat harus terus kita dukung, konsen kita meneruskan kebijakan Pemerintah Pusat dan mengaplikasikannya sampai tingkat gampong, serta memadukan dengan kebijakan daerah agar pembangunan di gampong-gampong selaras, sesuai harapan bersama,” demikian bapak H. Wahyudi Adisiswanto mengatakan, usai selesai mengikuti Rakornas Kick-Off P3PD, di Grand Sahid Hotel Jaya, Jakarta, pada Selasa kemarin, sebut Kadis Kominsa.

Baca Juga :  Dorong Majunya Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif, Pj. Bupati Aceh Barat Buka Bumoe Teuku Umar Expo 2023

Beliau menambahkan, kata Muhammad Fadhli, dukungan APBD gampong dapat mendorong pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk lebih tumbuh berkembang dalam peningkatan PAD gampong.

“Jangan sampai Dana Gampong tidak memiliki arah program yang jelas dan tidak bermanfaat, sehingga gampong tidak mandiri dan bergantung pada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah”, Kadis Kominsa menirukan ucapan Pj Bupati.

Disampaikan juga, Pj Bupati menegaskan, gampong memiliki berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan dan perlu dukungan bersama dalam percepatan pembangunan gampong.

Pemkab juga mendorong kemandirian gampong dengan pembinaan dan pemberdayaan, seperti penetapan gampong wisata yang mempunyai kemampuan untuk mengahdirkan sumber pendapatan asli gampong, jelasnya.

Baca Juga :  Jadi Bagian Pembangunan SDM Berkelanjutan, Pemerintah Aceh Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak

Pada kegiatan itu, sambung Kadis Kominsa, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan, bahwa Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo pada periode pertamanya telah berkomitmen untuk memperkuat desa dengan menerbitkan Undang-Undang Tentang Desa dan sejumlah regulasi turunan.

Bapak Presiden, kata Mendagri, juga membentuk menteri yang khusus menangani desa, yang mana pada kabinet-kabinet sebelumnya belum ada. Poin pentingnya adalah dialokasikannya dana desa hampir 70 T pertahunnya, sehingga per Desa mendapatkan anggaran Rp. 800 juta sampai Rp. 3 Miliar.

Mendagri menambahkan, penguatan Pemerintahan Desa perlu dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya urbanisasi yang masif. Selain itu, langkah tersebut juga diperlukan untuk mendorong lahirnya sentra perekonomian baru di desa.

Baca Juga :  Aminullah/Budi Juara Tenis U-90 “Jakarta Tenis Mania 2021”

“Kami berharap kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi, Kab/Kota maupun desa agar dapat mendukung program ini,” ujar Mendagri pada kegiatan itu, ungkap Kadis Kominsa.

Turut mendampingi Pj Bupati dalam rakornas ini, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, Buchari, AP., MSi., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarkat dan Gampong (DPMG) Pidie, Mutiin, S.IP., M.Si., Kabag Prokopim, Teuku Iqbal, S.STP., M.Si., dan Kabag Umum, Drs. Akmal, demikian Kadis Kominsa Pidie. (AA)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Kemenko Polkam: Pemberantasan PMI Nonprosedural Dimulai Dari Pemerintah Desa

Aceh Barat

Sekda Aceh Barat Buka Sosialisasi Pengarusutamaan Gender untuk Perkuat Pembangunan Inklusif

Nasional

Rapat Koordinasi Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan dan Komisi Kejaksaan RI

Internasional

Prabowo Tiba di Pakistan, Disambut Presiden dan Perdana Menteri

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Ikuti Zikir dan Doa Bersama untuk Pilkada Damai Aceh Besar

Parlementaria

DPR Aceh Dapil 9 Sepakat bentuk Forbes guna mempermudah masyarakat menyampaikan Aspirasi

Pemerintah

Wakili Pj. Bupati Nagan Raya, Sekda Bersama TPID Sidak Sejumlah Pasar

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Harap Satgassus Swasembada Pangan Jadi Garda Terdepan