Home / News / Pemerintah Aceh

Selasa, 22 April 2025 - 22:37 WIB

Plt Sekda: Pemerintah Aceh terus Perjuangkan Penambahan Kuota Haji

mm Redaksi

Plt Sekda Aceh, M. Nasir S.IP, MPA, bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Aceh, Drs H Azhari,menguji konsumsi jamaah haji  dalam penerbangan pergi haji dan kembali ke tanah air, di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Selasa, (22/4/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Plt Sekda Aceh, M. Nasir S.IP, MPA, bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Aceh, Drs H Azhari,menguji konsumsi jamaah haji dalam penerbangan pergi haji dan kembali ke tanah air, di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Selasa, (22/4/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Aceh terus memperjuangkan penambahan kuota haji untuk masyarakat Aceh. Penegasan tersebut disampaikan oleh Plt Sekretaris Daerah Aceh M Nasir, usai melantik Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi, di Aula Asrama Haji Aceh, Selasa (22/4/2025).

“Masyarakat Aceh yang hidup di satu-satunya daerah istimewa yang menerapkan Syariat Islam, memiliki antusiasme yang sangat tinggi untuk melaksanakan ibadah Haji,” ujar M Nasir.

“Ini terlihat dari panjangnya jadwal tunggu para calon jamaah Haji kita, hingga mencapai 35 tahun. Sementara saat ini, kuota haji Aceh masih 4.387 calon jamaah. Karena itu, Pak Gubernur selaku Kepala Pemerintahan Aceh terus memperjuangkan penambahan kuota haji agar lebih banyak masyarakat kita yang bisa pergi berhaji, sekaligus memangkas panjangnya antrian tersebut,” sambung M Nasir.

Baca Juga :  Terima Kunjungan Relawan Red Cross Norwegia, PJ Gubernur Safrizal: Semua Berkat Partisipasi Anda

Kepada awak media, Plt Sekda juga menjelaskan, saat ini Pemerintah Aceh terus mengimbau agar travel Umrah memberangkatkan masyarakat yang akan Umrah melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Silaturahmi ke Abu Paya Pasi dan Waled Lapang di Momen Idulfitri

“Kita terus menngimbau agar travel-travel penyelenggara Umrah memberangkatkan jamaahnya melalui Bandara SIM. Dalam waktu dekat, kita juga akan mengundang pihak travel untuk membahas hal ini,” kata M Nasir.

“SIM adalah salah satu Bandara Internasional dengan lokasi yang sangat strategis, karena perjalanan udara via SIM hanya membutuhkan waktu 7 hingga 8 jam saja. Namun, selama ini masih banyak jamaah Umrah yang berangkat dari daerah lain seperti Sumut bahkan ada yang berangkat dari Malaysia,” ungkap Plt Sekda.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Aceh Safari Ramadhan di Masjid Besar Peusangan Bireuen, Tinjau Progres Pembangunan dan Salurkan Bantuan

“Insya Allah, dengan duduk bersama, kita akan menemukan masalah dan solusi agar semakun banyak travel Umrah yang membuka paket perjalanan Umrah via SIM. Ini tentu akan berimbas pada bertambahnya aktivitas di Bandara kita yang secara langsung juga akan berimbas positif bagi denyut perekonomian masyarakat,” pungkas Plt Sekda Aceh.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

UPTD Statistik Beri Bimbing Literasi Keuangan Bagi MBKM Statistik MIPA USK

Advetorial

Program Seribu Buku Belum Merata di Aceh, Tergantung Peran Desa

Aceh Barat Daya

Warga Diajak Waspada Banjir di Tengah Intensitas Hujan Tinggi

News

Kapolres Aceh Tamiang Tinjau Keamanan Lapas Kelas II B Kuala Simpang

Pemerintah Aceh

Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah Meninggal Dunia, Aceh Kehilangan Tokoh Perdamaian

Pemerintah Aceh

Mualem Buka Musrenbang RKPA 2027, Tekankan Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh

Nasional

Angkie Yudistia Raih Penghargaan Inclusive Women Leaders With Disabilities

Nasional

Berlayar dengan KRI Semarang-594, Kasal Lepas Pesantren Kilat Ramadhan Tahun 2026