Home / Daerah / Tni-Polri

Sabtu, 29 November 2025 - 22:50 WIB

Polda Aceh Bekerja Sama dengan SPGG Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir

mm Redaksi

Petugas gabungan menyalurkan makanan siap saji kepada pengungsi di wilayah terdampak bencana, Sabtu (29/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Petugas gabungan menyalurkan makanan siap saji kepada pengungsi di wilayah terdampak bencana, Sabtu (29/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh — Polda Aceh dan polres jajaran terus bergerak untuk membantu masyarakat terdampak banjir di sejumlah kabupaten/kota dengan mendirikan dapur umum yang bekerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPGG) terdekat.

Langkah ini dilakukan sebagai wujud respons tanggap darurat demi memastikan kebutuhan makanan masyarakat tetap terpenuhi di tengah keterbatasan akibat bencana baik banjir maupun longsor.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengatakan, pendirian dapur umum tersebut merupakan upaya terpadu untuk menjamin keselamatan serta kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah situasi bencana.

Baca Juga :  Balihonya Dirusak,Ini Tanggapan Haji Sulaiman (Tole) Calon Bupati Aceh Timur 

“Ini situasi darurat, dan bagaimanapun keselamatan masyarakat kita utamakan. Polda Aceh memanfaatkan semua sumber daya yang kita miliki saat ini, bersinergi dengan SPGG dan elemen terkait untuk memastikan bantuan segera sampai kepada warga,” ujar Joko dalam rilisnya, Sabtu, 29 November 2025.

Dapur umum ini beroperasi di titik-titik pengungsian atau wilayah terdampak bencana dengan menyiapkan makanan bagi warga yang rumahnya terendam atau terisolasi. Dalam pelaksanaan, personel Polri dengan tenaga SPGG bekerja sama untuk memasak dan mendistribusikan makanan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Baca Juga :  Jadi Tuan Rumah Pra Pora 2025, Tim Dayung Putri Berhasil Raih Finis Pertama

Menurut Joko, kerja sama dengan SPGG ini sangat membantu dalam memastikan bahwa makanan yang disajikan tetap memenuhi standar gizi darurat, sehingga warga tetap mendapatkan asupan yang layak meski dalam kondisi krisis.

“Ini bukan hanya soal menyediakan kebutuhan makanan, tetapi upaya untuk memastikan gizi warga tetap terjaga,” katanya.

Selain mendirikan dapur umum, Polda Aceh juga telah mengerahkan peralatan SAR, perahu karet, serta personel BKO ke wilayah-wilayah yang memiliki dampak bencana paling parah. Upaya evakuasi pun terus dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang terperangkap banjir maupun kekurangan kebutuhan dasar.

Baca Juga :  PUPR Targetkan Penyelesaian Beberapa Ruas Jalan Utama di Simeulue pada Tahun 2025

“Prioritas kita adalah keselamatan masyarakat. Kita berupaya semaksimal mungkin menggunakan segala kemampuan yang ada, dari logistik, personel, hingga peralatan SAR. Semua digerakkan demi menjaga keselamatan dan memastikan warga tetap aman,” kata abituren Akabri 1994 itu.

Di samping itu, Joko juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan, serta tidak segan meminta bantuan jika membutuhkan pertolongan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Tni-Polri

Kapolres Aceh Selatan Lakukan Evakuasi Warga Terjebak Banjir

Daerah

Dinas Kesehatan Banda Aceh Gelar Evaluasi Sistem Rujukan Berbasis Kompetensi Tahun 2025

Daerah

Action Expo UMKM Akhiri Rangkaian Kegiatan HUT Bank Aceh ke 50

Tni-Polri

Kapolres Sabang Kembali Gelar Jumat Curhat

Tni-Polri

TNI dan Warga Bahu Membahu Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Aceh Tenggara

Daerah

Kasatgas Humas Ops Ketupat: Mobil Barang Dilarang Angkut Penumpang

Aceh Barat Daya

Insan Pers Diajak Merawat Kondusifitas Jelang Pilkada

Daerah

Sambut HBI Ke-75, Kantor Imigrasi Sabang gelar layanan Paspor Simpatik