Home / Sport

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:36 WIB

PSSI Aceh Warning Keras! Perangkat Pertandingan Diminta Taat Regulasi, Pelanggar Terancam Sanksi

mm Amir Sagita

Sekum Asprov PSSI Aceh, Nazaruddin

Sekum Asprov PSSI Aceh, Nazaruddin

Banda Aceh – PSSI Aceh mulai memperketat pengawasan kompetisi sepak bola di seluruh kabupaten/kota. Tak hanya klub peserta, perangkat pertandingan kini ikut berada dalam sorotan. Wasit, pengawas pertandingan, hingga panitia pelaksana diminta patuh terhadap regulasi. Jika abai, sanksi menanti.

Sekretaris Umum (Sekum) PSSI Aceh, Nazaruddin, kepada wartawan menegaskan, seluruh perangkat pertandingan wajib menjalankan tugas sesuai aturan organisasi, terutama regulasi yang telah ditegaskan melalui surat edaran resmi PSSI Aceh.

“PSSI Aceh mengingatkan kepada seluruh perangkat pertandingan agar menjalankan tugas sesuai dengan surat edaran yang telah diterbitkan sebelumnya. Jika tidak dijalankan, tentu akan ada sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Nazaruddin, Sabtu (6/6/2026).

Baca Juga :  Amat Tong Resmi Jadi Ketua Umum PSAP Sigli

Menurutnya, PSSI Aceh tidak ingin regulasi hanya menjadi formalitas di atas kertas. Pengawasan akan diperketat pada seluruh turnamen di bawah rekomendasi resmi PSSI, termasuk di level kabupaten dan kota.

Regulasi yang dimaksud tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 023/PSSI-ACEH/IV-2026, yang mewajibkan setiap tim peserta turnamen dipimpin pelatih berlisensi minimal D-PSSI serta memainkan minimal satu pemain muda kelahiran 1 Januari 2007 hingga 30 Desember 2010.

Baca Juga :  Tim Double Event Putri Sulsel Cabor Sepak Takraw Berhasil Raih Emas

Aturan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong pembinaan usia muda sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi di Aceh. “Kami ingin regulasi ini benar-benar diterapkan di lapangan, bukan hanya menjadi aturan di atas kertas. Perangkat pertandingan memiliki peran penting dalam memastikan setiap ketentuan berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Nazaruddin.

Tak berhenti di situ, PSSI Aceh juga mulai memanaskan mesin pembinaan menuju Piala Soeratin 2026, yang akan mempertandingkan kategori U-13, U-15, dan U-17. Turnamen kelompok usia itu diproyeksikan menjadi panggung lahirnya bibit-bibit pesepak bola Aceh masa depan.

Baca Juga :  Kemala Run 2026 di Bali, Ukir Rekor Terbaik Sepanjang Sejarah

Karena itu, seluruh Askab dan Askot PSSI di Aceh diminta aktif mengawasi penerapan aturan sekaligus menyosialisasikannya kepada klub peserta agar tak ada pelanggaran di tengah kompetisi.
“Kami ingin pembinaan berjalan berjenjang dan profesional. Karena itu, seluruh pihak harus mematuhi regulasi yang telah ditetapkan demi kemajuan sepak bola Aceh,” tutupnya.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

Share :

Baca Juga

Daerah

Soft Perdana Softball PON XXI Aceh-Sumut 2024, Pj Bupati Aceh Barat

Sport

Hadapi Liga 4, Persimura dilepas Camat Mutiara Timur

Sport

Jeumala Cup ke-14 Resmi Dibuka, Wagub Aceh Puji Kontribusi Alumni Jeumala Amal di Dunia Olahraga

Sport

Seleksi Sepak Bola Pora, 250 Pemain di Pidie Unjuk Gigi

Sport

Kalsel Cukur Gorontalo 2-0

Sport

Dominasi Anggar Pidie, 21 Atlet Lolos ke PORA XV

Sport

Daftar Pemain Top Inggris yang tak Masuk Skuad Euro 2024

Sport

Kempo Pidie Tuntaskan Pertandingan, Raih 14 Medali di Pra PORA