Home / Ekbis / Pemko Banda Aceh

Rabu, 12 November 2025 - 20:27 WIB

Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah Buka Pelatihan Peningkatan SDM Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Banda Aceh

mm Redaksi

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Hotel Rasamala, Selasa (11/11/2025). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Hotel Rasamala, Selasa (11/11/2025). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, secara resmi membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Hotel Rasamala, Selasa (11/11/2025).

Acara pelatihan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskopukmdag) Bukharii Sufi, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Afdhal menekankan peran KDMP sebagai penggerak utama ekonomi rakyat dan simbol solidaritas sosial di tingkat gampong. Ia juga menegaskan fokus pemerintah kota pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan digitalisasi koperasi.

Baca Juga :  Topping Off Green Building BSI di Aceh Rampung dan Akan Diresmikan Awal Tahun 2024

“Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi juga simbol kemandirian dan solidaritas sosial masyarakat Banda Aceh,” ujar Afdhal.

Hingga November 2025, tercatat 90 gampong di 9 kecamatan telah memiliki KDMP aktif yang seluruhnya telah berbadan hukum dan memiliki NPWP. Selain itu, 8 KDMP telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan mulai mengembangkan unit usaha secara profesional.

Baca Juga :  BSI Aceh Gelar Grand Seminar untuk UMKM, Dan Ini Tujuannya

Afdhal menyebutkan, berbagai kemitraan strategis yang dijalin telah memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi di tingkat gampong. Meski begitu, ia mengakui tantangan utama yang dihadapi yaitu keterbatasan SDM dalam manajemen dan akuntansi serta permodalan yang masih terbatas.

Baca Juga :  HET Minyakita Naik Jadi Rp 15.700 Per Liter

Untuk menanggapi hal ini, Pemerintah Kota Banda Aceh telah menyusun Rencana Aksi Strategis 2025–2026, yang mencakup empat langkah utama:

  1. Pendirian Banda Aceh Academy (BAA),

  2. Kerja Sama Pembiayaan,

  3. Sinkronisasi Regulasi, dan

  4. Digitalisasi Data Koperasi.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem koperasi, meningkatkan kapasitas pengurus, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis gampong secara berkelanjutan.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Cairkan Gaji Ke-13 ASN Mulai Juni 2026

Ekbis

Bank Aceh Gelar Sosialisasi Wirausaha Pintar Kepada ASN Prapensiun

Aceh Barat Daya

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira, Soroti Serapan Tenaga Kerja Lokal

Aceh Besar

Koperasi Merah Putih Syariah Lamtamot Gelar RAT Perdana, Dorong Kesejahteraan Petani dan Nelayan

Ekbis

Syariah Career Talk BSI di USK: Menginspirasi Talenta Muda Menapaki Karier di Perbankan Syariah

Kesehatan

Pertama di Aceh, RSUD Meuraxa Resmi Buka Layanan Kateterisasi Anak dan Penyakit Jantung Bawaan

Ekbis

BSI Aceh dan PWI Aceh Perkuat Kerja Sama untuk Kemajuan Ekonomi Syariah

Ekbis

Bank Aceh Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Kelembagaan dengan Polda Aceh