Home / Pemko Banda Aceh

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:35 WIB

Pasar 1001 Malam Hadir di Banda Aceh Selama Ramadan, Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif

mm Redaksi

Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Deputi Kemenko PM Leontinus Alpha Edison menabuh bedug sebagai tanda dibukanya Pasar 1001 Malam di kawasan eks Hotel Atjeh, dekat Masjid Raya Baiturrahman, Rabu (11/3/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Deputi Kemenko PM Leontinus Alpha Edison menabuh bedug sebagai tanda dibukanya Pasar 1001 Malam di kawasan eks Hotel Atjeh, dekat Masjid Raya Baiturrahman, Rabu (11/3/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Pasar 1001 Malam mulai digelar di Kota Banda Aceh sejak Rabu (11/3/2026) hingga Jumat mendatang. Kegiatan tersebut berlangsung di sisi selatan Masjid Raya Baiturrahman, tepatnya di eks lahan Hotel Atjeh.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Pemerintah Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh, serta sejumlah pihak lainnya.

Bernuansa Ramadan, rangkaian acara yang digelar meliputi bazaar dan expo kuliner serta kerajinan, panggung talenta dai cilik, klinik kesehatan gratis, hingga Klinik UMKM Bangkit yang memberikan pendampingan legalitas usaha bagi pelaku usaha kecil.

Pembukaan acara ditandai dengan penabuhan bedug oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison bersama Illiza Sa’aduddin Djamal.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan Masa Panik kepada Korban Kebakaran di Lueng Bata

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh Sumber Daya Manusia (SDM) dan Hubungan Kerja Sama Husnan, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Agus Chusaini, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Leontinus Alpha Edison mengatakan bahwa aspek kemanusiaan merupakan bagian integral dari strategi pemberdayaan yang dijalankan Kemenko PM.

“Pasar 1001 Malam bukan sekadar pusat transaksi ekonomi, melainkan wadah aksi kemanusiaan,” ujar Leontinus.

Menurutnya, selain memiliki dimensi sosial, program tersebut juga berfungsi sebagai katalis untuk memperkuat UMKM dan ekonomi kreatif dengan mengoptimalkan aset milik pemerintah dan BUMN yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.

“Kami ingin menciptakan pengalaman yang tidak hanya memikat secara visual melalui konsep Coffee Truck dan talkshow interaktif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Kendalikan Situasi, Pasokan 1.670 LPG 3 Kg sudah Mulai Didistribusi

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, Pasar 1001 Malam merupakan salah satu upaya bersama dalam menghadirkan ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM di Banda Aceh.

“Pasar ini bukan sekadar ruang transaksi ekonomi. Lebih dari itu, Pasar 1001 Malam menjadi ruang pemberdayaan bagi masyarakat, ruang harapan bagi pelaku usaha kecil, sekaligus ruang kolaborasi bagi berbagai pihak dalam menguatkan ekonomi rakyat,” ujar Illiza.

Ia juga menyebutkan bahwa hingga Desember 2025 tercatat sebanyak 47.640 pelaku UMKM di Kota Banda Aceh. Angka tersebut menunjukkan besarnya peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah sekaligus penggerak ekonomi keluarga dan masyarakat.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Siapkan Formula Terbaik Tangani Keluhan Warga Lewat Replikasi Aplikasi JAKI

Melalui momentum Pasar 1001 Malam ini, Illiza mengajak masyarakat untuk terus mendukung produk-produk UMKM lokal dengan membeli dan menggunakan karya anak bangsa.

“Semoga kehadiran Pilot Project Pasar 1001 Malam di Banda Aceh menjadi langkah awal yang membawa keberkahan, memperkuat ekonomi masyarakat, serta mempererat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan Pasar 1001 Malam tersebut, Kemenko PM juga akan menyerahkan bantuan pangan olahan siap saji bagi penyintas banjir, melakukan serah terima 103 unit hunian sementara hasil kolaborasi dengan Rumah Zakat, serta menyalurkan 1.000 kitab kuning untuk pesantren di Aceh Utara dan Aceh Tamiang.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Internasional

Pemko Banda Aceh Gandeng Exzellenz Institut untuk Buka Peluang Pendidikan ke Jerman lewat Program Banda Aceh Akademi

Pemko Banda Aceh

Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh Raih Status Puskesmas Ramah Anak Terstandar dari Kemen PPPA

Pemko Banda Aceh

17.854 KPM di Banda Aceh Terima Bantuan Beras dan Minyak

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Tingkatkan Perlindungan Sosial bagi Warga Kurang Mampu

Advetorial

Banda Aceh Tata PKL untuk Perkuat Perdagangan Tertib, Pedagang di Zona Merah Disiapkan Relokasi

Pemko Banda Aceh

Safari Ramadan di Masjid Baitul Makmur, Afdhal Khalilullah Serahkan Bantuan Rp15 Juta

Daerah

BPJS Kesehatan Serahkan Bantuan Bencana dan Penghargaan Nasional kepada Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Gelar Pangan Murah untuk Ringankan Beban Masyarakat Jelang Idulfitri