Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:51 WIB

Mualem Temui Sekjen Kemenkeu di Jakarta, Bahas Penambahan Anggaran untuk Aceh

mm Redaksi

Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf foto bersama usai beraudiensi dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Leonard Marbun beserta jajaran, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (14/5/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf foto bersama usai beraudiensi dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Leonard Marbun beserta jajaran, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (14/5/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Jakarta – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem melakukan audiensi dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Robert Leonard Marbun, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (14/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas permohonan penambahan anggaran untuk Aceh guna mendukung berbagai kebutuhan pembangunan dan program pemerintah daerah.

“Kita berusaha maksimal untuk rakyat Aceh,” ujar Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr. Nurlis Effendi.

Menurut Nurlis, Pemerintah Aceh berharap dukungan tambahan anggaran dari pemerintah pusat dapat membantu mempercepat pembangunan dan memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat di Aceh.

Baca Juga :  ATENSI 2025 Ditutup, Aceh Kirim Duta Seni Terbaik ke Tingkat Nasional

“Kementerian Keuangan berjanji akan mengakomodir permintaan kita. Semoga sesuai dengan yang kita harapkan,” kata Mualem.

Meski demikian, Mualem belum menyampaikan besaran anggaran yang diajukan kepada Kementerian Keuangan.

“Untuk berapa jumlah nilainya, nanti kalau sudah keluar angkanya baru kita sampaikan kepada rakyat Aceh,” ujarnya.

Nurlis mengatakan, selama berada di Jakarta dalam sepekan terakhir, Mualem aktif melakukan berbagai pertemuan dengan kementerian dan pihak terkait guna membuka peluang bagi pembangunan Aceh.

Baca Juga :  Sinergi Dengan Stakeholder Amankan Mudik Lebaran, Kadishub Aceh Apresiasi Polda Aceh

“Beliau mengikuti seluruh perkembangan yang terjadi di Aceh dan berusaha keras memperbaiki kondisi Aceh. Beliau sangat ingin Aceh menjadi lebih baik,” kata Nurlis.

Ia menambahkan, langkah yang dilakukan Mualem tidak hanya terkait penambahan anggaran, tetapi juga membuka peluang investasi dan kerja sama untuk kepentingan masyarakat Aceh.

“Baik itu membuka peluang usaha maupun membuka pintu kementerian untuk kepentingan Aceh dalam berbagai hal,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Mualem didampingi Staf Khusus Gubernur Aceh Teuku Irsyadi. Sementara Sekjen Kemenkeu Robert Leonard Marbun didampingi Direktur Sistem Perimbangan Keuangan Kemenkeu Subandono, Direktur Dana Desa, Otonomi Khusus, Insentif, Otonomi Khusus dan Keistimewaan Kemenkeu Jaka Sucipta, serta Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kemenkeu Wiwin Istianti.

Baca Juga :  Sekda Aceh Terima Audiensi Aliansi Mahasiswa, Bahas Penanganan Banjir Besar

Nurlis menyebutkan, dalam audiensi tersebut Mualem juga memaparkan secara terbuka berbagai kebutuhan Aceh saat ini kepada pihak Kementerian Keuangan.

“Semoga langkah ini dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi Aceh. Mari kita tunggu bersama-sama,” kata Nurlis.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Pembuatan Akun SPMB Diperpanjang hingga Besok, Kadisdik Aceh Ingatkan Larangan Pungli

Pemerintah Aceh

Distanbun Imbau Larangan Karet Mentah Keluar Daerah, Dorong Hilirisasi dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Hukrim

Proyek Preservasi Jalan dan Jembatan Lambaro – Batas Sigli Rp12 Miliar Disorot, Alamp Aksi Minta APH dan Itjen PUPR Turun Tangan

Daerah

Pemerintah Aceh Optimalkan Distribusi Logistik Bencana via Udara, Darat, dan Laut

Pemerintah Aceh

Unjukrasa Protes Pergub JKA, Jubir Nurlis: Mereka Menolak Dialog

News

Penegakkan SI, Kadis Syariat Islam Apresiasi langkah WaliKota

News

Mualem Gerak Cepat, Temui Menteri PUPR Dorong Percepatan Pembangunan Aceh

Daerah

Kemendagri Angkat Bicara Terkait Bupati Aceh Selatan Pergi ke Luar Negeri di Tengah Bencana