Home / Pemko Banda Aceh

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:51 WIB

Dari Posyandu hingga Edukasi Keluarga, Banda Aceh Percepat Penurunan Stunting

mm Redaksi

Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Banda Aceh saat melaksanakan supervisi fasilitatif ke Posyandu Matahari dan Posyandu Mutiara Hati, Senin (11/8/25). Foto: Dinkes Banda Aceh

Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Banda Aceh saat melaksanakan supervisi fasilitatif ke Posyandu Matahari dan Posyandu Mutiara Hati, Senin (11/8/25). Foto: Dinkes Banda Aceh

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat berbagai langkah percepatan penurunan stunting melalui pendekatan yang menyentuh langsung masyarakat, mulai dari penguatan layanan Posyandu hingga peningkatan edukasi bagi keluarga.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan tumbuh kembang anak berlangsung optimal demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan asupan gizi, tetapi juga pola asuh, kesehatan ibu dan anak, sanitasi, hingga kesadaran keluarga terhadap pentingnya pencegahan sejak dini.

Baca Juga :  Antusiasme Warga Meuraxa Ramaikan Pasar Murah Pemko Banda Aceh, Wali Kota Illiza: Bukti Program Ini Sangat Dibutuhkan

“Kami harus terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mewujudkan sistem kesehatan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, dikutip Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, Posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi kesehatan ibu hamil, pemberian informasi gizi, serta deteksi dini risiko stunting.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Sambut Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dengan Peusijuek dan Jamuan Kehormatan

Selain penguatan layanan kesehatan di tingkat masyarakat, edukasi keluarga juga terus diperkuat agar orang tua memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pola makan sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta perhatian terhadap kesehatan anak sejak usia dini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, menyampaikan bahwa berbagai upaya yang dilakukan akan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor agar intervensi yang dilakukan dapat berjalan lebih efektif.

Baca Juga :  Illiza Hadiri Pelepasan Mudik Gratis Pemerintah Aceh 2026 di Terminal Batoh Banda Aceh

Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting membutuhkan peran aktif seluruh elemen, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, perangkat gampong, hingga masyarakat.

“Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi lintas sektor, berbagai indikator kesehatan masyarakat termasuk penurunan stunting dapat diwujudkan secara berkelanjutan,” katanya.

Pemerintah berharap berbagai langkah yang dilakukan, mulai dari penguatan Posyandu hingga edukasi keluarga, dapat mempercepat penurunan angka stunting dan memastikan setiap anak memperoleh kesempatan tumbuh secara sehat, cerdas, dan optimal.(Adv)

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh dan BRIN Perkuat Ekosistem Riset, Dorong Pembentukan Bapperida

Keagamaan

Baru Bersyahadat, Muhammad Amin Terima Santunan dari Baitul Mal Kota Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN pada HUT ke-78 BKN

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Buka Profiling Guru Program Guru Berdaya

Pemko Banda Aceh

DPMPTSP Banda Aceh Siapkan Business Matching Kemitraan untuk Perkuat UMKM

Daerah

Wali Kota Banda Aceh Kunjungi Gayo Lues, Tunjukkan Solidaritas Pascabencana

Advetorial

Illiza Perkuat Posisi Banda Aceh di Forum Internasional UCLG ASPAC

Nasional

Banda Aceh Raih National Governance Award 2026, Unggul di Sektor Kesehatan