Home / Aceh Barat / Peristiwa

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:01 WIB

Keluarga Bantah Isu Badli Tinggal Terlantar di Gubuk Hutan Aceh Barat

mm Redaksi

Suasana penyampaian klarifikasi oleh keluarga almarhum Badli terkait pemberitaan yang menyebut almarhum tinggal di gubuk kebun di kawasan Cot Kumbang Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat, Minggu (19/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Suasana penyampaian klarifikasi oleh keluarga almarhum Badli terkait pemberitaan yang menyebut almarhum tinggal di gubuk kebun di kawasan Cot Kumbang Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat, Minggu (19/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Meulaboh – Usman anak kandung Badli warga Desa Cot Kumbang, Kecamatan Arongan Lambalek yang meninggal dunia digubuk ditengah hutan Cot Kumbang Pulo pada Sabtu 18 Juli 2026 membantah isu yang beredar dimedia terkait almarhum ayahnya.

“Kami semu peduli kepada orang tua, Cot Kumbang itu tempat berkebun kan tidak mungkin kita buat layak kali karena disana tempat berkebun. Beliau disana berkebun, kalau sudah selesai nanti pulang kerumah anak yang ini kemudian kerumah anak yang itu, banyak anak beliau,” kata Usman, Minggu (19/7/2026).

Baca Juga :  Dugaan tindakan Pemukulan Oknum Anggota TNI di Aceh Barat berakhir Damai

Dikatakan Usman, almarhum ayah nya tidak tinggal atau menetap di gubuk di tengah hutan Cot Kumbang Pulo tersebut, beliau disitu berkebun dan terkadang juga sering pulang kerumah anak – anaknya.

Usman juga merasa kecewa denga pernyataan keuchik kepada media yang mengatakan bahwa ayah nya tidak pernah mendapatkan bantun sama sekali dari pemerintah termasuk bantuan rumah.

“Jadi yang dibilang Keuchik Amin itu kan, rumah bantuan dari pemerintah beliau ada di Desa Cot Kumbang ada dua disana, tanah tempat beliau berkebun itu tanahnya sendiri,” katanya.

Baca Juga :  Setelah mengalami Kekeringan, kini Aceh Singkil Dilanda Banjir

Selain bantuan rumah kata Usman, almarhum ayahnya juga mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari tahun 2022 sampai tahun 2026 ini beliau juga masih dapat bantuan dari pemerintah.

Sementara itu, Camat Arongan Lambalek, Erna Martina membenerkan bahwa keuchik setempat sebelumnya mengataka bahwa almarhum Badli tinggal dirumah tidaka layak huni dipulau.

“Kita sedang pendataan, nah ketika kami saat pendataan ada juga yang ekspos pertama kan kesepakatan tingkat Mukim yang bahwa beliau ada rumah seperti yang disampaikan anaknya beliau ada punya dua rumah,” kata Erna.

Baca Juga :  Dies Natalis ke-18 Universitas Teuku Umar, Ini Harapan Pj Bupati Aceh Barat

Dikatakan Erna, untuk pendataan tersebut yang di fokuskan terlebih dahulu adalah masyarakat yang menjadi prioritas dsn hal itu juga sudah disampaikan kepada keuchik, namun tidak direspon.

“Kalau menurut saya pak keuchik paham kondisi almarhum, menurut pandangan beliau memang tinggal di pulau dan tiak mau tinggal ditempat keramaian, alhamrhum memang suka ditempat sepi seperti yang disampaikan keluarga,” katanya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Internasional

Bersama otoritas setempat, KBRI Abu Dhabi Upayakan pencarian ABK WNI hilang di Selat Hormuz

Aceh Barat

Seluruh Fraksi DPRK Aceh Barat Setujui APBK-P 2023

Aceh Barat

TK Kemala Bhayangkari 08 Aceh Barat Gelar Festival Market Day dan Perayaan Hari Ibu

Aceh Barat

Giliran Pj Bupati Aceh Barat Menyambangi Kajari da Ka PN

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Lepas Sarjana Membangun Desa 2026, Mahasiswa Didorong Angkat Potensi Gampong

Aceh Barat

Bappeda Aceh Barat Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2025

Aceh Barat

Rakerda Penjaminan Mutu Pendidikan, Pj Bupati Aceh Barat : Langkah Awal Menuju Aceh Carong

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Adakan Kegiatan Sosialisasi Upaya Pencegahan Praktik Pungutan Liar