Home / News / Peristiwa

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:29 WIB

Jurnalis Alami Kecelakaan di Kawasan Mangga Besar, Keluarga Harapkan Pertanggungjawaban Pihak Proyek

mm Poppy Rakhmawaty

Lokasi kecelakaan.

Lokasi kecelakaan.

Jakarta – Jurnalis Popy Rakhmawaty bersama anaknya, Eshan Saifan mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat, sekitar pukul 11.00 WIB. Keduanya kemudian dilarikan ke RSUD Sawah Besar, Jakarta Pusat, untuk mendapatkan penanganan medis. Kecelakaan ini, disebabkan jalanan yang tidak rata, akibat project proyek yang gagal.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, titik tersebut disebut telah beberapa kali menjadi lokasi terjadinya kecelakaan. Efendi, yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di sekitar lokasi, mengaku telah menyaksikan beberapa insiden serupa. Menurut keterangannya, setelah kecelakaan terjadi, para pekerja konstruksi di lokasi dinilai tidak memberikan penanganan atau tanggung jawab secara langsung kepada para korban.
“Udah tiga kali sama ini, pagi juga ada yang jatoh. Kalau pas ada yang jatoh pada kabur mereka (para pekerja kontraktor), ga ada yang mau nolongin, tadi aja pada diam aja kan ga ada yang nyamperin nolongin, parah itu jalannya bikin celaka orang,” kata Efendi di lokasi kejadian.
Selain itu, menurut informasi yang disampaikan pihak keluarga, seorang pekerja konstruksi bernama Agung disebut menyampaikan bahwa pekerjaan konstruksi jalan di lokasi tersebut mengalami kendala. Pernyataan tersebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.
“Iya itu gagal, jadi jalanannya ga rata,” kata Agung.
Akibat kecelakaan tersebut, Popy Rakhmawaty dilaporkan mengalami luka yang cukup serius dan masih menjalani perawatan medis. Sementara itu, anaknya, Eshan, mengalami trauma akibat peristiwa tersebut.
Pihak keluarga berharap adanya tanggung jawab serta penjelasan resmi dari pihak pelaksana konstruksi mengenai kondisi jalan di lokasi kejadian. Keluarga juga meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan proyek guna mencegah terulangnya insiden serupa.
Erlangga Sebastian, suami dari Popy ingin kecelakaan ini bisa menjadi perhatian pihak proyek.
“Istri dan anak saya jadi korban. Bahkan wajah istri saya sobek harus ditindak. Menurut saksi banyak yang celaka, semoga berbenah pihak proyek, saya juga minta pertanggungjawaban. Istri saya harus dijait dibagian wajah, anak saya trauma karena itu rute jalan ke sekolahnya, dan motor vespa istri saya juga rusak parah,” ujar Erlangga.
Hingga siaran pers ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pelaksana konstruksi maupun instansi berwenang mengenai penyebab pasti kecelakaan. Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat memberikan kejelasan atas peristiwa tersebut.
Diketahui, berdasarkan sticker tulisan yang berada dijalan sekitar, konstruksi project dari pihak Kementerian PU, KWJ dan pihak lainnya.
Baca Juga :  Boot Camp Jurnalis Pertama Pererat Hubungan Media Indonesia dengan Misi Penjaga Perdamaian

Share :

Baca Juga

Daerah

Pengadaan Tong Sampah Pascabanjir di Aceh Singkil Disorot

Daerah

Muspika Danau Paris Mediasi terkait Persoalan Warga dengan Pihak PT Delima Makmur

Aceh Barat Daya

Krueng Babahrot Ramai Disorot, DSI dan Satpol PP-WH Abdya Baru Bicara Pengawasan

Daerah

Kakanwil Ditjenpas Aceh Tinjau Dampak Banjir di LPP Sigli

Hukrim

TNI Amankan Senjata dan Munisi Usai Kontak Tembak dengan OPM di Papua Tengah

Daerah

Balai KSDA Aceh Tangani Kematian Satu Ekor Gajar Sumatra di Aceh Tengah

Internasional

Kemlu RI Fasilitasi Pemulangan WNI Meninggal di Bangladesh

Aceh Barat Daya

PLN ULP Blangpidie Akui Kesalahan Pencatatan, Tagihan Listrik Rp1 Juta Warga Abdya Akan Dikompensasi