Sigli – Askab PSSI Pidie membuka kesempatan bagi para pelatih sepak bola di Kabupaten Pidie dan sekitarnya untuk mengikuti Kursus Pelatih Lisensi D PSSI yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Hingga saat ini, panitia menyebut kuota yang tersedia hanya tersisa sekitar enam peserta lagi.
Ketua Askab PSSI Pidie, Muzakir, mengatakan kursus tersebut digelar sebagai tindak lanjut terhadap kebijakan terbaru Asprov PSSI Aceh yang mewajibkan setiap tim peserta turnamen resmi didampingi pelatih yang memiliki minimal Lisensi D PSSI.
“Aturan ini bertujuan meningkatkan kualitas pembinaan sepak bola di Aceh. Karena itu, setiap klub harus memiliki pelatih yang telah mengantongi Lisensi D agar dapat mendampingi tim dalam kompetisi resmi,” kata Muzakir.
Ia menjelaskan, peserta yang ingin mengikuti kursus diwajibkan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp3.500.000 kepada panitia pelaksana. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar kepelatihan sesuai kurikulum PSSI, baik teori maupun praktik di lapangan.
Muzakir mengimbau para pelatih, mantan pemain, guru olahraga, maupun pemerhati sepak bola agar segera mendaftarkan diri mengingat kuota yang tersisa hanya sekitar enam orang.
Menurutnya, keberadaan pelatih berlisensi menjadi salah satu syarat penting dalam pembinaan sepak bola yang lebih profesional. Selain memenuhi regulasi PSSI, pelatih yang memiliki lisensi juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan dan pembinaan pemain usia dini hingga level senior.
Kursus Lisensi D ini menjadi langkah awal bagi pelatih yang ingin meniti jenjang kepelatihan lebih tinggi dalam sistem lisensi PSSI sekaligus mendukung peningkatan mutu sepak bola di Kabupaten Pidie.
Muzakir menjelaskan, kursus pelatih dipastikan akan dilaksanakan pada 7-13 Agustus 2026. Sementara untuk intruktur belum diketahui sapa uang akan dikirim, meski sebelumnya diharapkan kehadiran Pelatih Fakhri Husaini. “Insyaallah nanti kita tahu saat pelaksanaan siapa yang akan hadir ke Pidie”,pungkas dia.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita













