Sigli – Langkah Persidi IDI Aceh Timur di Piala Soeratin U-15 Regional Aceh terhenti di babak delapan besar. Persidi harus mengakui keunggulan MAN I Pidie dengan skor 3-2 pada laga yang berlangsung di Stadion Blang Paseh, Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Kamis (27/8/2026).
Sejak awal pertandingan, MAN I Pidie tampil agresif. Dede Hafiz, Khairil Anam dan Nanta Muda menjadi motor serangan yang membuat barisan pertahanan Persidi kewalahan.
Persidi yang mengandalkan Putra Bayumi, Nabil Alfathan dan Muhammad Balya Putra sesekali mampu keluar dari tekanan melalui permainan umpan-umpan pendek. Namun, ketangguhan penjaga gawang Auziel Khadafi membuat sejumlah peluang MAN I Pidie berhasil digagalkan.
Memasuki menit ke-35, tekanan MAN I Pidie akhirnya membuahkan hasil. Nanta Muda sukses memecah kebuntuan lewat golnya ke gawang Persidi. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, MAN I Pidie kembali tampil menekan. Baru lima menit laga berjalan, Khairil Anam menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui tendangan bebas setelah pemain Persidi melakukan pelanggaran di depan kotak penalti.
Tertinggal dua gol, Persidi berusaha bangkit. Namun, lini belakang MAN I Pidie yang dikawal Muhammad Afzal Aulia dan Affif Al-Ghifari tampil cukup solid.
Persidi semakin kesulitan setelah salah seorang pemainnya diganjar kartu merah pada menit ke-60 akibat pelanggaran keras terhadap pemain MAN I Pidie.
Meski bermain dengan 10 pemain, Persidi tidak menyerah. Dua menit kemudian, Muhammad Danish Fahreza berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang MAN I Pidie.
Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan satu menit. Pada menit ke-63, Dede Hafiz kembali membawa MAN I Pidie menjauh melalui golnya. Skor berubah menjadi 3-1.
Persidi kembali memperkecil ketertinggalan pada menit ke-65. Tendangan bebas Muhammad Balya Putra gagal dibendung penjaga gawang MAN I Pidie sehingga skor berubah menjadi 3-2.
Pertandingan semakin panas. Persidi yang bermain dengan 10 pemain terus menggempur pertahanan MAN I Pidie untuk mencari gol penyeimbang.
Menit ke-75, giliran MAN I Pidie kehilangan satu pemain setelah wasit M. Andrie Khairi asal Pidie Jaya mengeluarkan kartu merah akibat pelanggaran terhadap pemain Persidi di luar kotak penalti.
Memasuki menit-menit akhir, Persidi mendapat peluang emas. Kemelut terjadi di depan gawang MAN I Pidie pada menit ke-78. Namun, bola akhirnya berhasil dibuang sehingga peluang menyamakan kedudukan gagal dimanfaatkan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan MAN I Pidie. Hasil tersebut memastikan MAN I Pidie melaju ke babak semifinal Piala Soeratin U-15 Regional Aceh, sementara Persidi IDI harus mengakhiri perjuangannya di babak delapan besar.
Akhirnya anak binaan Muhammad Thaifuri Kepala MAN I Pidie mampu menembus babak semi-final Piala Soeratin U-15 Regional Aceh.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita










