Home / Aceh Utara / Peristiwa / Tni-Polri

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Wartawan Haiqal Diduga Dipukul Oknum TNI Saat Melerai Kericuhan Sepak Bola di Aceh Utara

mm Redaksi

Wartawan Haiqal Al Fikri saat menjalani perawatan di RS Cut Meutia Kota Lhokseumawe setelah diduga menjadi korban kekerasan saat melerai kericuhan pertandingan sepak bola di Aceh Utara, Kamis (27/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Wartawan Haiqal Al Fikri saat menjalani perawatan di RS Cut Meutia Kota Lhokseumawe setelah diduga menjadi korban kekerasan saat melerai kericuhan pertandingan sepak bola di Aceh Utara, Kamis (27/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Utara – Haiqal Al Fikri, wartawan yang menjadi korban dugaan kekerasan oleh oknum anggota TNI saat meliput pertandingan sepak bola di Aceh Utara, kini telah dirujuk ke RS Cut Meutia Kota Lhokseumawe untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Keuchik Gampong Ampeh, Murhadi, membenarkan bahwa Haiqal sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Tanah Luas sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Lhokseumawe.

“Betul, korban sudah dirujuk ke Kota Lhokseumawe, sebelumnya dirawat di puskesmas,” kata Murhadi.

Korban tiba di RS Cut Meutia sekitar pukul 19.30 WIB. Saat ini, Haiqal masih menjalani pemeriksaan medis, termasuk menunggu proses pemeriksaan rontgen.

“ Saat ini korban sedang menunggu proses rontgen,” ujar KTU RS Cut Meutia, Jalaluddin.

Baca Juga :  Pascabencana, BNPB Pastikan Infrastruktur dan Hunian Dibangun Lebih Tangguh

Haiqal diketahui merupakan wartawan Beritamerdeka.net yang bertugas di wilayah Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Ia juga tercatat sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh.

Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, mengaku telah menerima informasi mengenai dugaan pemukulan terhadap Haiqal. PWI Aceh, kata dia, masih menunggu informasi lebih lengkap dari PWI Kota Lhokseumawe terkait kronologi kejadian.

“Kita sedang menunggu informasi lengkap dari PWI Kota Lhokseumawe. Baik sebagai wartawan atau ketua pemuda Desa Ampeh yang meleraikan kericuhan. Tapi kenapa oknum TNI menghantamnya,” ujar Nasir.

Peristiwa tersebut terjadi saat pertandingan sepak bola antargampong di Lapangan Bola Kaki Bumi Gas, Blang Jruen, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Rabu (27/8/2026).

Menurut keterangan Keuchik Gampong Ampeh, Murhadi, Haiqal saat itu sedang menjalankan tugas jurnalistik meliput pertandingan antara kesebelasan Gampong Ampeh dengan Gampong Trieng.

Baca Juga :  Tiga Pekerja Tambang Emas Ilegal di Geumpang Dibekuk

“Haiqal meliput warga kampungnya bertanding,” kata Murhadi.

Kericuhan disebut terjadi setelah pertandingan berakhir. Salah seorang pemain dari Gampong Trieng diduga melakukan selebrasi yang dinilai memprovokasi pendukung Gampong Ampeh.

Situasi kemudian memanas dan sejumlah suporter mencoba menegur pemain tersebut.

Haiqal yang selain menjalankan tugas sebagai wartawan juga merupakan warga Gampong Ampeh disebut berupaya melerai kericuhan agar tidak berkembang menjadi lebih besar.

Dalam situasi tersebut, seorang oknum anggota TNI yang disebut bertugas di Koramil Tanah Luas diduga menghantam Haiqal menggunakan lutut hingga mengenai bagian rusuknya.

Akibat kejadian tersebut, korban dilaporkan mengalami kesulitan bernapas dan kemudian dibawa ke Puskesmas Tanah Luas untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga :  Truk Enam Roda Terbalik Akibat Jalan Licin di Muara Satu

Pihak keluarga Haiqal menyampaikan bahwa korban masih mengalami kesulitan bernapas setelah mengalami benturan pada bagian rusuk.

Keluarga juga menyatakan keberatan atas dugaan tindakan yang dilakukan oleh oknum anggota TNI tersebut dan berharap persoalan itu dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, NOA.co.id belum memperoleh keterangan resmi dari jajaran Kodim Aceh Utara maupun pihak TNI terkait dugaan kejadian tersebut.

Informasi mengenai identitas anggota TNI, kronologi lengkap, serta dugaan penyebab tindakan tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak terkait.

PWI Aceh juga masih melakukan penelusuran dan koordinasi dengan PWI Kota Lhokseumawe untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai kejadian yang menimpa Haiqal.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Menko Polkam Tekankan Komunikasi Publik Terpadu dan Berbasis Data Pascabencana

Peristiwa

Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai

Daerah

Polisi dan Keluarga Gagalkan Seorang Gadis yang akan Bunuh Diri

Internasional

KBRI Kuala Lumpur dan BP3MI Sumatera Utara Fasilitasi Pemulangan Jenazah PMI Asal Kabupaten Labuhan Batu

Aceh Jaya

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Aceh, Aceh Jaya Berpotensi Diguyur Hujan hingga 5 Agustus

Internasional

329 WNI di Iran, Kemlu RI: Saat Ini Belum Diperlukan Evakuasi

Daerah

Bantuan BMPD Aceh untuk Korban Bencana Hidrometeorologi Tiba di Pos Nasional Lanud SIM

Tni-Polri

Satgas Yonif 112/DJ Edukasikan Ketahanan Pangan Di Puncak Jaya