Home / Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Uroe Lahe Pidie ke-515, Bupati Minta Tak Ada Hiburan Lain

mm Amir Sagita

Bupati Pidie Sarjani Abdullah memimpin rapat persiapan Uroe Laher Pidie, di Oproom Sekdakab Pidie, Jumat (28/8/2026) (Foto. Amir Sagita.NOA.co.id)

Bupati Pidie Sarjani Abdullah memimpin rapat persiapan Uroe Laher Pidie, di Oproom Sekdakab Pidie, Jumat (28/8/2026) (Foto. Amir Sagita.NOA.co.id)

Sigli – Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah meminta seluruh rangkaian peringatan Uroe Lahe Pidie ke-515 Tahun 2026 dipersiapkan secara matang. Ia juga meminta tidak ada kegiatan hiburan lain di luar konsep yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Permintaan itu disampaikan Sarjani saat menghadiri rapat persiapan rangkaian kegiatan Uroe Lahe Pidie ke-515 di Oproom Kantor Bupati Pidie, Jumat, 28 Agustus 2026. Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Pidie Samsul Azhar dan diikuti sejumlah pejabat daerah serta unsur Forkopimda.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pidie Teuku Iqbal memaparkan persiapan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 16-19 September 2026.

Baca Juga :  PKFI Aceh Latih Klinik Untuk Capai Akreditasi Paripurna

Peringatan tahun ini mengusung tema “Meutaloe Wareh, Pidie Meuharekat”. Pemerintah Kabupaten Pidie juga menyiapkan identitas visual baru melalui logo khusus yang diharapkan menjadi bagian dari penguatan kultur dan nilai budaya daerah.

Sarjani mengatakan Uroe Lahe Pidie tidak semata-mata menjadi perayaan hari jadi daerah. Menurut dia, momentum tersebut harus digunakan untuk memperkenalkan kembali seni dan budaya Pidie yang mulai kurang dikenal masyarakat.

“Acara ini harus menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali seni dan budaya Pidie yang mulai jarang dikenal masyarakat,” kata Sarjani.

Baca Juga :  Beacukai langsa Bersama Kejari Aceh Timur Musnakan Satu Juta Batang Rokok Ilegal

Ia berharap peringatan Uroe Lahe Pidie ke-515 dapat mengangkat nama Pidie sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat dalam pembangunan daerah.

Sarjani juga meminta seluruh pihak menjaga agar rangkaian kegiatan tetap sesuai dengan konsep yang telah disusun. Karena itu, ia menegaskan tidak perlu ada hiburan lain pada hari jadi Pidie yang dapat menggeser fokus utama peringatan.
Selain itu, pemerintah daerah diminta menggunakan istilah dan penamaan berbahasa Aceh dalam rangkaian kegiatan. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas budaya daerah.

Baca Juga :  Ketua Harian PB PON XXI Aceh-Sumut Instruksikan Percepatan Distribusi Makanan untuk Atlet

Bupati juga mendorong keterlibatan tokoh-tokoh Pidie, baik yang berada di dalam maupun di luar Kabupaten Pidie. Keterlibatan mereka diharapkan memperluas semangat kebersamaan dan memperkuat identitas budaya Pidie.

“Uroe Lahe Pidie ke-515 harus menjadi kegiatan yang mengharumkan nama Pidie dan menjadi bagian dari upaya membangun Pidie secara bersama-sama,” ujar Sarjani.

Rapat tersebut dihadiri Wakapolres Pidie Kompol Firdaus Jufrida, Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, perwakilan Dandim 0102/Pidie, perwakilan Kajari Pidie, Ketua MPU Pidie Tgk. H. Ismi A. Jalil, para kepala SKPK serta camat se-Kabupaten Pidie.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

Share :

Baca Juga

Daerah

Pulau Siumat Butuh Perhatian, Dermaga Rusak Ganggu Akses dan Ekonomi Warga

Aceh Barat Daya

Abdul Razak Pimpin Prima DMI Kabupaten Aceh Barat Daya

Daerah

DKP Simeulue Usulkan Revitalisasi Pasar Ikan Pajak Inpres Masuk APBK Perubahan

Daerah

Jaga Ketertiban, Pemko Lhokseumawe Tiadakan Takbir Keliling

Daerah

Jembatan Awe Geutah Ambruk, Wagub Aceh Tinjau Lokasi dan Minta Pembangunan Jalur Alternatif Dipercepat

Aceh Besar

Puluhan Hektar Sawah di Aceh Besar Terancam Gagal Panen

Daerah

Makna Dari Logo Musywil Muhammadiyah dan Aisyiyah Aceh ke – 39

Daerah

Kadis Pertanian Aceh Besar Panen Semangka Bersama Kelompok Tani di Montasik