Home / Tni-Polri

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Kodim 0108/Agara Mulai lakukan Penggalian Pondasi Jembatan Gantung di Lawe Sekerah Aceh Tenggara

mm Redaksi

Babinsa Kodim 0108/Agara bersama masyarakat melakukan pengukuran titik dan penggalian pondasi Jembatan Garuda di Desa Lawe Sekerah, Aceh Tenggara, Jumat (11/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Babinsa Kodim 0108/Agara bersama masyarakat melakukan pengukuran titik dan penggalian pondasi Jembatan Garuda di Desa Lawe Sekerah, Aceh Tenggara, Jumat (11/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kutacane – Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat terus dilakukan jajaran Kodim 0108/Agara bersama warga. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis atau Jembatan Garuda di Desa Lawe Sekerah, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (11/9/2026).

Dalam tahap awal pembangunan, Babinsa Kodim 0108/Agara bersama masyarakat setempat melaksanakan pengukuran titik pondasi dan penggalian lubang pondasi jembatan. Pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian awal pembangunan sebelum memasuki tahapan konstruksi berikutnya.

Kegiatan dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam membangun infrastruktur yang menjadi kebutuhan bersama.

Serma A. Simon Bagun mengatakan, pengukuran dan penentuan titik pondasi dilakukan terlebih dahulu sebelum proses penggalian. Tahapan tersebut diperlukan untuk memastikan posisi pondasi sesuai dengan perencanaan konstruksi sehingga pekerjaan pada tahap selanjutnya dapat dilaksanakan secara tepat.

Baca Juga :  Apel Pamungkas di Polresta Banda Aceh, KBP Fahmi Ucapkan Terima Kasih Untuk Semuanya

“Pekerjaan diawali dengan pengukuran titik pondasi, kemudian dilanjutkan dengan penggalian lubang pondasi sesuai rencana yang telah ditetapkan. Kami bersama masyarakat berupaya melaksanakan setiap tahapan dengan sebaik-baiknya agar pembangunan jembatan ini berjalan lancar,” ujar Serma A. Simon Bagun.

Ia menjelaskan, pondasi merupakan salah satu bagian penting dalam konstruksi jembatan karena berfungsi menopang struktur utama sekaligus menjaga kekuatan dan kestabilan bangunan. Karena itu, proses pengukuran dan penggalian harus dilakukan secara cermat serta memperhatikan ketentuan teknis dan keselamatan kerja.

Menurutnya, keterlibatan Babinsa dan masyarakat dalam pembangunan tersebut juga merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan dan pembinaan teritorial, tetapi juga melalui kegiatan yang mendukung pembangunan serta membantu mengatasi kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.

Baca Juga :  Arahan Tegas Kapolri pada Rakernis Bareskrim Polri

Antusiasme warga turut terlihat dalam pelaksanaan pekerjaan. Masyarakat secara sukarela ikut membantu proses pengukuran, penggalian, serta pekerjaan pendukung lainnya di lokasi pembangunan.

Bagi masyarakat Desa Lawe Sekerah, pembangunan Jembatan Garuda menjadi harapan baru untuk memperoleh akses penghubung yang lebih baik. Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga dan memperlancar akses menuju berbagai fasilitas serta pusat kegiatan masyarakat.

Selain mendukung mobilitas, jembatan tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan dan sosial masyarakat. Infrastruktur penghubung yang memadai juga dinilai penting dalam memperkuat konektivitas antara Desa Lawe Sekerah dengan wilayah sekitarnya.

Dimulainya penggalian pondasi menjadi langkah awal dari rangkaian pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Sekerah. Dengan dukungan Babinsa, personel TNI dan masyarakat, setiap tahapan pekerjaan diharapkan dapat berjalan secara terarah, aman dan sesuai dengan rencana pembangunan.

Baca Juga :  Dandim Abdya Ingatkan Prajurit Persit Jadi Tauladan Disiplin

Semangat gotong royong yang terbangun dalam kegiatan tersebut menjadi modal penting untuk mendukung percepatan pembangunan hingga selesai. Partisipasi masyarakat tidak hanya membantu kelancaran pekerjaan di lapangan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang nantinya akan digunakan untuk kepentingan bersama.

Melalui sinergi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat terealisasi sesuai target serta memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Lawe Sekerah dan masyarakat di wilayah sekitarnya.

Pembangunan tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian dan komitmen TNI dalam mendukung peningkatan infrastruktur di wilayah pedesaan. Dengan tersedianya akses penghubung yang lebih baik, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar dan berbagai aktivitas sosial maupun ekonomi dapat berkembang secara optimal.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Hadiri Sertijab Komandan Yonif 117/Ksatria Yudha

Tni-Polri

Wakapolri Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan SDM pada Rakernis Humas Polri 2026

Aceh Barat Daya

Dandim Abdya Ingatkan Prajurit Persit Jadi Tauladan Disiplin

Tni-Polri

Quick Response Brimob Polda Aceh Tangani Kebakaran Hutan di Lembah Seulawah

Daerah

Pangdam IM Imbau Masyarakat Aceh Bijak Gunakan Media Sosial Pasca Pemungutan Suara

Aceh Barat Daya

Pembukaan Jalan Baru TMMD Kodim 0110 Abdya Capai 65 Persen

Tni-Polri

Jelang Penutupan TMMD Ke-128, Satgas Kodim 0104/Aceh Timur Pastikan Seluruh Sasaran Rampung Berkualitas

Daerah

Pendam IM Gelar Silahturahmi Dengan Media, PW IWO Aceh Minta Peningkatan Kapasitas