Home / Aceh Barat Daya / Politik

Rabu, 14 Agustus 2024 - 16:53 WIB

Hendra Fadli Disebut Bacawabup, Begini Tanggapannya 

mm Redaksi

Hendra Fadli. (Foto. Teukunizar/NOA.co.id)

Hendra Fadli. (Foto. Teukunizar/NOA.co.id)

Aceh Barat Daya – Surat berlogo Dewan Pengurus Wilayah Partai Aceh Kabupaten Aceh Barat Daya yang mengusulkan tiga Nama sebagai Calon Wakil Bupati Aceh Barat Daya baru-baru ini beredar luas.

Surat tersebut mengusulkan tiga nama yang akan dipasangkan dengan Safaruddin sebagai calon bupati.

Tiga nama sebagaimana tertulis dalam surat tertanggal, 8 Agustus 2024 itu adalah, Hendra Fadli, SH, MH, Tarzani dan Zaman Akli, S.Sos.

Surat berlogo Partai Aceh Aceh Barat Daya menyebutkan tiga nama sebagai bakal calon wakil bupati dari Partai Aceh

Menanggapi surat tersebut, Hendra Fadli menyangkal surat usulan itu. “Saya kira itu hoaks,” katanya.

Jikapun surat tersebut benar, maka dirinya mengucapkan terimakasih kepada Partai.

“Namun, dengan tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada pimpinan, perlu saya sampaikan saat ini saya tidak berminat untuk maju dan saya mau off dulu dari politik,” tuturnya.

Baca Juga :  Mantan Kombatan GAM Pidie Deklarasi Dukung Bustami – Syech Fadhil

Hendra menyebutkan, sikap tersebut telah Ia putuskan jauh-jauh hari sejak dia tidak maju kembali dalam Pileg yang lalu.

“Demikian juga dalam kontestasi Pilkada mendatang, baik sebagai bupati maupun sebagai bakal calon wakil bupati saya tidak mendaftarkan diri,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Hendra Fadli yang juga alumni International Visitor Leadership Program (IVLP-USA) Amerika Serikat ini menyebutkan selain nama-nama seperti yang tersebut dalam surat itu, ada banyak kader Partai Aceh di Abdya yang bisa dijagokan sebagai Cawabub.

“Hemat saya Tarzani dan Zaman Akli itu bagus, dan kalau mau dijaring secara serius tentu ada banyak kader Partai Aceh di Abdya yang punya modal sosial dan politik yang cukup,” sebutnya.

Baca Juga :  Dibantu BKO Brimob dan TNI, Personel Polres Abdya Kawal Debat Kandidat 

Ia mencontohkan, Heri Sunanda di Dapil I, terus di Dapil II ada Tgk. Panyang dan Hamdani alias Dek Gam bisa dijadikan bakal calon wakil bupati.

“Di dapil III ada Am Nasir, dan M. Nasir, juga Tgk. Mahyeddin, mantan anggota DPRA,” lanjut Hendra.

Terkait dengan sikap gantung sepatu dari politik, Hendra Fadli menyebutkan politik itu dinamis dan sulit ditebak.

“Saya melihat masa depan politik kita akan di isi oleh banyak tokoh baru dengan gagasan yang lebih progresif daripada alam pikir kita saat ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Begini Kata Kadis DSI Abdya Terkait Prestasi di MTQ Provinsi Aceh Rendah

Hendra juga mengatakan dirinya belum memiliki rencana khusus setelah masa jabatannya sebagai anggota DPRK berakhir.

“Mungkin saya akan lanjut sekolah S3. Ya, minimal menjadi contoh dan dorongan buat anak-anak saya agar berhasil melampaui level pendidikan Ayahnya” kata Hendra yang baru saja memperoleh gelar Magister Hukum di Fakultas Hukum UNAYA Banda Aceh.

Untuk diketahui Hendra Fadli, SH, MH, merupakan lutra kelahiran Alue Padee Kecamatan Kuala Batee ini merupakan kader terbaik Partai Aceh. Saat ini dia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRK Abdya.

Sosoknya tak asing dalam percaturan politik di Kabupaten Aceh Barat Daya, bahkan juga di Aceh.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

KPU, Bawaslu, DKPP, DPR, dan Pemerintah Sepakati Rancangan PKPU Pencalonan Sesuai Putusan MK

Aceh Barat Daya

YARA : Perusahaan Tambang Di Abdya Kangkangi Aturan Menteri ESDM

Aceh Barat Daya

Babinsa Bantu Tangani Lalulintas Dilokasi Banjir

Aceh Barat Daya

Warga Abdya Masih Dihantui Kelangkaan LPG 3 Kg

Aceh Barat Daya

Sumbang Emas di PON, Tapi Tak Dihargai: Cabor Anggar Abdya Mundur dari Pra PORA 2025

Aceh Barat Daya

DPC PKB Abdya Kirim Bantuan di Tengah Tragedi Bencana

Politik

Hasanuddin Ishak Untuk Banda Aceh Figur yang Sudah Teruji

Aceh Barat Daya

KoBar-GB Abdya Minta Kacabdin Definitif Fokus