Home / Nasional / Pemerintah

Senin, 9 Juni 2025 - 18:17 WIB

Pernah Tugas di Aceh, Berikut Profil Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin

mm Redaksi

Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin melakukan Soft Opening dan meresmikan Rumah Sakit Adhyaksa Banten di Serang, Jumat (27/9/2024). (Foto : Puspenkum Kejagung RI).

Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin melakukan Soft Opening dan meresmikan Rumah Sakit Adhyaksa Banten di Serang, Jumat (27/9/2024). (Foto : Puspenkum Kejagung RI).

Jakarta – Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengawali karier kejaksaan di Jambi sejak 1989 setelah lulus dari Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

Burhanuddin telah bekerja selama 42 tahun di Kejaksaan, menjabat berbagai posisi seperti Direktur Eksekusi dan Eksaminasi Kejaksaan Agung hingga Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara.

Burhanuddin mengawali kariernya sebagai staf Kejaksaan Tinggi Jambi sejak 1989. Lulusan Universitas 17 Agustus 1945 Semarang ini kemudian mengikuti pendidikan pembentukan jaksa dan beberapa kali menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri sejumlah daerah, mulai dari Bangko (Jambi) hingga Sulawesi Selatan (Sulsel).

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Letakkan Batu Pertama Pembangunan Tempat Wudhu Masjid Al Faizin

“Saya pertama ditempatkan di Jambi. Saya 13 tahun di Jambi. Mulai dari calon pegawai sama jadi asisten di Jambi. Setelah itu saya ke mana-mana lah, ada ke Aceh, ke Maluku Utara, ke Sulawesi Selatan,” ujar dia, Senin 9 Juni 2025.

Pada 2007, Burhanuddin menjabat Direktur Eksekusi dan Eksaminasi Kejaksaan Agung dan berlanjut sebagai Kejaksaan Tinggi Kejati Maluku Utara pada 2008 hingga 2009.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Sekda Aceh Besar Hadiri Closing Ceremony Roadshow Bus KPK & Road to Hakordia 2023 

Dia pernah menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat. Kemudian, pada 2011, dia dipercaya menjadi Jaksa Muda Pidana Umum Kejari.

Jabatan terakhirnya di internal kejaksaan sebelum pensiun pada 2014 adalah Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun). Saat menjabat Jamdatun, pada 2013, Burhanuddin juga ditunjuk sebagai Plt Jaksa Agung Pembinaan Kejari.

Baca Juga :  Dugaan tindak pidana korupsi tata niaga komoditas timah, Hasil audit BPKP Rp.300 triliun

“Saya udah 42 tahun di Kejaksaan, 42 tahun saya jadi penyidik, jadi penuntut umum,” ujar dia.

Selama perjalanan kariernya, Burhanuddin mengaku mengidolakan Bapak Kejaksaan Republik Indonesia, R. Soeprapto. Ia menjabat Jaksa Agung sejak Desember 1950 hingga 1959.

“Tentunya kami sudah punya Pak Prapto lah. Sebagai contoh bagi kami bahwa beliau adalah tokoh kejaksaan yang kita hormati,” ujar dia.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Guna Memperkuat Data dan Maksimalkan Pendapatan Daerah, Pj Bupati Aceh Besar Pelajari E-Office di Sumedang

Nasional

Inflasi YoY Mei 2024 Sebesar 2,84 Persen, Plt. Sekjen Kemendagri Tekankan soal Pemantauan Distribusi Komoditas Impor

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Gelar Zikir dan Doa Tolak Bala Rabu Abeh di Masjid Agung Baitul Makmur

Daerah

Kejari Aceh Singkil Terapkan Restorative Justice Pada Perkara Penadahan

Aceh Barat Daya

Wabup Zaman Akli Lantik 17 Pejabat Administrator dan Pengawas

Aceh Besar

Pj Bupati Pimpin Apel Perdana Tahun 2025

Nasional

Pelantikan Kepala Kejaksaan Tinggi dan Pejabat Eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung

Pemerintah

Pj Gubernur Aceh: Antisipasi Darurat Pangan, Kementan Percepat PAT dan LTT