Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:22 WIB

Wagub Aceh Bahas Kerja Sama Lingkungan dan Energi dengan Dubes UEA

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, beserta rombongan bersilaturahmi dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al-Dhaheri, di Kedutaan Besar Uni Emirat Arab, Jakarta, Senin, (25/5/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, beserta rombongan bersilaturahmi dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al-Dhaheri, di Kedutaan Besar Uni Emirat Arab, Jakarta, Senin, (25/5/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Jakarta — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah melakukan silaturahmi sekaligus pertemuan dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al-Dhaheri, di Kedutaan Besar UEA, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Uni Emirat Arab, khususnya di sektor lingkungan hidup, energi, hingga pengembangan pariwisata.

Dalam pertemuan itu, Fadhlullah menegaskan pentingnya kolaborasi internasional guna mendukung pembangunan berkelanjutan di Aceh.

Ia menyampaikan bahwa Aceh memiliki kekayaan sumber daya alam dan kawasan konservasi yang harus dijaga bersama, termasuk Kawasan Ekosistem Leuser yang dikenal sebagai salah satu paru-paru dunia.

Baca Juga :  Sekda Aceh Terima MER-C, Perkuat Kolaborasi Penanganan Dampak Bencana

“Pelestarian lingkungan menjadi perhatian serius Pemerintah Aceh. Kami berharap ada kolaborasi yang dapat mendukung perlindungan hutan dan pembangunan berkelanjutan di Aceh,” ujar Fadhlullah.

Selain membahas isu lingkungan, pertemuan tersebut juga menyinggung peluang kerja sama di sektor energi dan penguatan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Aceh berharap hubungan dengan UEA dapat membuka peluang investasi baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Sampaikan LKPJ 2025, Mualem Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Fadhlullah juga memaparkan potensi besar Aceh di sektor energi terbarukan yang dinilai dapat dikembangkan melalui kemitraan dengan investor internasional.

Tak hanya itu, sektor pariwisata juga menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut, khususnya pengembangan kawasan Sabang sebagai destinasi wisata unggulan di Aceh.

Pengembangan wisata bahari, ekowisata, hingga pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata disebut menjadi bagian dari peluang kerja sama yang dijajaki bersama pihak UEA.

Baca Juga :  Perkuat Koordinasi Pelayanan Samsat, Dirlantas Polda Aceh Kunjungi Kepala BPKA

Menurut Fadhlullah, Aceh memiliki potensi besar di berbagai sektor strategis yang dapat dikembangkan melalui sinergi dan kemitraan global.

“Kami berharap kerja sama ini dapat membuka peluang investasi dan program pembangunan yang memberi dampak langsung bagi masyarakat Aceh,” kata Fadhlullah.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan antara Pemerintah Aceh dan Uni Emirat Arab, khususnya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan ekonomi daerah.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Konsolidasi ASN Jadi Prioritas, Tarmizi Age Titip Harapan kepada Plt Sekda Taufik

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Safrizal Tinjau Verifikasi Pembangunan Rumah Layak Huni di Bireuen: Pastikan Tepat Sasaran

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Aceh Gelar Bimtek Mini Kompetisi e-Purchasing di Takengon

News

Pemerintah Aceh dan PT Flora Agung Bahas Potensi Investasi Agribisnis, Peternakan, dan Industri Hilir Sawit

Daerah

Ketua TP PKK Aceh Tinjau Korban Banjir Bandang Sawang Aceh Utara, 85 KK Mengungsi di Meunasah Paya Rubek

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan

Pemerintah Aceh

Pemprov Aceh Siapkan Relawan ASN Tahap II, Fokus Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

News

Draft Rancangan Perubahan UUPA Disetujui DPRA, Plt Sekda Ajak Semua Pihak Bersinergi Agar Disahkan DPR RI Tahun Ini