Home / Pendidikan

Selasa, 14 Oktober 2025 - 11:25 WIB

Dwi Kusumo Wardhani Raih Gelar Doktor Hukum, Gagas Politik Hukum Bank Tanah Berkeadilan Sosial dan Berwawasan Lingkungan

mm Poppy Rakhmawaty

Dr. Dwi Kusumo Wardhani, SH, M.Kn, resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Borobudur Jakarta. Foto: ist.

Dr. Dwi Kusumo Wardhani, SH, M.Kn, resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Borobudur Jakarta. Foto: ist.

Jakarta – Pemikiran progresif dalam bidang hukum agraria dan tata kelola sumber daya alam kembali lahir dari dunia akademik Indonesia. Dr. Dwi Kusumo Wardhani, SH, M.Kn, resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Borobudur, Jakarta.
Gelar tersebut ia dapatkan setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun dan berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Politik Hukum Hak Menguasai Negara dalam Mewujudkan Konsep Bank Tanah yang Berkeadilan Sosial dan Berwawasan Lingkungan (Studi terhadap Lahan Bekas Tambang).”
Ia menjelaskan bahwa disertasi ini mengupas secara mendalam peran negara dalam mengelola tanah sebagai sumber daya publik yang harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Selain itu, dirinya menyoroti konsep Bank Tanah dapat dijadikan instrumen strategis dalam redistribusi lahan, sekaligus sebagai solusi untuk pemulihan dan pemanfaatan lahan bekas tambang yang terlantar.
“Kajian ini memadukan aspek keadilan sosial, lingkungan hidup, dan pembangunan berkelanjutan, dengan berlandaskan pada prinsip hak menguasai negara sebagaimana diatur dalam Pasal 33 UUD 1945,” kata Dwi Kusumo Wardhani, di Jakarta, Selasa (14/10/2025).
Menurutnya, kehadiran Bank Tanah harus berorientasi pada keseimbangan antara kepentingan ekonomi, keadilan sosial, dan perlindungan ekologi. Ia menegaskan bahwa politik hukum pengelolaan tanah ke depan perlu menempatkan negara bukan hanya sebagai penguasa, tetapi juga sebagai pengelola yang adil, transparan, dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.
Saat ini, Dwi Kusumo Wardhani
berprofesi sebagai akademisi dan dosen di Universitas Borobudur Jakarta, serta aktif sebagai Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang berpengalaman menangani berbagai perkara pertanahan berskala nasional.
Kombinasi antara keilmuan, pengalaman profesional, dan kepedulian terhadap isu lingkungan menjadikan dirinya sosok yang berpengaruh dalam pengembangan hukum agraria modern di Indonesia. Diluar itu ia rutin melakukan penelitian/kajian ilmiah, sebagai narsum, dan memberikan keterangan Ahli di persidangan untuk kasus-kasus perdata/agraria
Melalui pencapaian akademik ini, Dr. Dwi Kusumo Wardhani menegaskan dedikasinya untuk memperkuat sistem hukum agraria yang berkeadilan sosial, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan rakyat dan lingkungan.
Untuk itu, setelah melalui proses akademik yang berliku, ia hari ini menjalankan prosesi wisuda. Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur melepas lulusan pada acara prosesi wisuda di Jakarta International Convention Center (JICC), Selasa, 14 Oktober 2025.
Diketahui, sebanyak 109 lulusan di wisuda dalam acara hari ini. Para lulusan yang diwisuda terdiri dari banyak kalangan dan profesi dari seluruh Indonesia.
Baca Juga :  Menelaah Rekontruksi Pengaturan Pembuktian Scientific Crime Investigation dalam Tindak Pidana Pembunuhan yang Memberikan Kepastian Hukum

Editor: Poppy RakhmawatyReporter: Poppy Rakhmawaty

Share :

Baca Juga

Aceh Timur

MTSN 2 Aceh Timur Gelar Maulid Nabi Muhammad

Pendidikan

Khawatir Perbubahan Budaya, MAA Aceh Ingatkan Kembali Proses Adat Pernikahan Semestinya Diterapkan

Pemerintah

Disdik Aceh Salurkan Gaji P3K Tahap I Pengangkatan April 2024

Daerah

Dinas Pendidikan Aceh Umumkan Hasil Lulus Tes CAT Jalur Reguler PPDB Berasrama 2025

Aceh Jaya

Bupati Aceh Jaya Wisuda 177 Lansia, Tegaskan Pendidikan Tak Dibatasi Usia

Pendidikan

Mahasiswa Aceh Singkil Diajak Jadi Pelopor Toleransi Beragama

Pendidikan

Berstatus Kampus Unggul, Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Masih Terbaik PTS di Indonesia 2026

Aceh Besar

Mahasiswa Unaya laksankan PKM di Aceh Besar