Pasuruan – Semangat juang tinggi diperlihatkan PSAP Sigli pada laga perdana Liga 4 Nasional. Sempat tertinggal lebih dulu, tim asal Aceh itu sukses mencuri satu poin usai menahan imbang tuan rumah Pasuruan United dengan skor 1-1 di Stadion R.Soedarsono Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (31/5/2026).
Gol penyeimbang dari Sigit dimenit akhir menjadi penyelamat sekaligus membuyarkan pesta kemenangan yang sudah di depan mata bagi Pasuruan United. Eksekusi tenang melalui titik putih membuat PSAP pulang dengan kepala tegak.
Sejak peluit kick off babak pertama dibunyikan, Pasuruan United langsung tampil agresif. Dukungan penuh publik tuan rumah membuat mereka berani menekan sejak menit awal. Gempuran demi gempuran diarahkan ke lini pertahanan PSAP yang dikawal Surya Anjas.
Tekanan intens akhirnya membuat Pasuruan United mampu unggul lebih dulu. Skuad tuan rumah terlihat percaya diri mengendalikan permainan dan beberapa kali memaksa lini belakang PSAP bekerja ekstra keras.
Namun, perlahan PSAP mulai menemukan ritme permainan. Meski sempat tampil lamban di awal laga, anak asuh Mukhlis Rasyid, Safrijani, dan Herman mampu bangkit dan mengubah tempo permainan. PSAP mulai berani keluar menyerang dan menciptakan peluang berbahaya.
Momentum kebangkitan akhirnya datang pada babak kedua ketika wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak penalti. Sigit yang dipercaya sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kerasnya tak mampu dibendung penjaga gawang Pasuruan United dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut membuyarkan ambisi Pasuruan United untuk mengamankan kemenangan di kandang sendiri. Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim gagal menambah gol dan harus puas berbagi angka.
Hasil imbang ini menjadi modal penting bagi PSAP Sigli untuk menghadapi pertandingan berikutnya di Liga 4 Nasional. Mental bertanding yang ditunjukkan Ridha Ummami dan kawan-kawan menjadi sinyal bahwa wakil Aceh itu tidak datang sekadar sebagai pelengkap kompetisi.
Untuk pertandingan berikutnya pada Rabu 3 Juni 2026 menghadapi Persigar Garut.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita














