Home / Internasional / Pemerintah

Kamis, 25 Desember 2025 - 12:17 WIB

Bukti Kepercayaan Negara Asia Pasifik, Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026

mm Redaksi

Menlu RI Sugiono di Dewan HAM PBB. (Foto: Kemlu RI)

Menlu RI Sugiono di Dewan HAM PBB. (Foto: Kemlu RI)

Jakarta – Indonesia resmi dipilih oleh negara-negara anggota Asia-Pacific Group (APG) sebagai kandidat Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (Dewan HAM PBB) untuk tahun 2026.

Penetapan ini diumumkan melalui siaran pers Kementerian Luar Negeri (Kemlu) pada Rabu (24/12/2025). Kemlu menyebut keputusan tersebut mencerminkan kepercayaan negara-negara Asia Pasifik terhadap peran aktif Indonesia dalam memajukan agenda hak asasi manusia di tingkat global.

Nominasi Presiden Dewan HAM PBB 2026 rencananya akan disahkan dalam Pertemuan Dewan HAM pada 8 Januari 2026. Jabatan tersebut akan diemban oleh Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB di Jenewa, Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro.

Baca Juga :  Bueng Sidom Gampong Terbaik se-Aceh 2024

Dalam kapasitasnya sebagai Presiden Dewan HAM PBB, Indonesia akan memimpin jalannya sidang dan proses kerja Dewan HAM sepanjang tahun 2026 secara objektif, inklusif, dan berimbang.

Kemlu menjelaskan, Indonesia saat ini merupakan anggota Dewan HAM PBB untuk periode 2024–2026. Berdasarkan mekanisme rotasi kawasan, Asia-Pacific Group memang mendapat giliran memegang Presidensi Dewan HAM pada tahun 2026. Karena itu, penetapan Indonesia dinilai sejalan dengan kesepakatan regional yang berlaku.

Baca Juga :  Kemlu RI : Kemungkinan izin konsuler akses telpon terhadap 7 Nelayan Aceh di Myanmar Senin

Kemlu menyebut dukungan luas negara-negara Asia Pasifik terhadap Indonesia tidak lepas dari rekam jejak diplomasi Indonesia yang dikenal sebagai jembatan dialog (bridge builder) dalam isu-isu HAM internasional.

Indonesia juga dinilai memiliki posisi independen sebagai negara berkembang yang tidak berpihak pada blok politik tertentu, sekaligus menunjukkan komitmen konsisten dalam memperjuangkan isu kemanusiaan di berbagai kawasan dunia.

“Terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB memperkuat profil diplomasi HAM Indonesia sekaligus menegaskan kepemimpinan Indonesia di tingkat internasional,” tulis Kemlu dalam keterangan resminya.

Baca Juga :  Dari Tanah Suci, Presiden Prabowo Instruksikan Tindakan Penyelamatan atas Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

Pemerintah Indonesia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh negara anggota Asia-Pacific Group atas dukungan yang diberikan.

“Indonesia berkomitmen menjalankan amanah tersebut secara profesional, transparan, dan berlandaskan semangat kerja sama multilateral demi pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia bagi semua,” tegas Kemlu.

Dengan terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB 2026, diplomasi Indonesia di bidang HAM dipastikan akan memainkan peran strategis dalam berbagai agenda global pada tahun mendatang.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Peringati HUT ke-78 TNI AU, Danlanud Edi Sasmoyo dan Penjabat Bupati Iswanto Gelar Bazar Pangan Murah

Advetorial

Menjelang Pilkada Bupati Reza Gelar Turnamen Bola Kaki Kalangan Pelajar 

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Dengan Kemendagri Secara Zoom Meeting

Internasional

Indonesia Kecam Serangan Israel Ke Qatar

Aceh Barat

Said Fadheil: UTU Bukan Hanya Institusi Pendidikan, Tapi Juga Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Aceh Barat

Listrik Sering Padam di Meulaboh, Wakil Ketua Komisi III DPRK Minta Audit Kinerja PLN

Internasional

FAO sambut Alue Dohong, Asisten Dirjen dan Perwakilan Regional untuk Asia dan Pasifik dari Indonesia

Aceh Besar

Plt Sekda Buka Musrenbang RKPD Kabupaten Aceh Besar 2026