Home / Aceh Besar / Pemerintah

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:03 WIB

Nilai IDSD 2025 Aceh Besar Naik Jadi 3,80, Lampaui Rata-Rata Nasional

mm Redaksi

Bupati Aceh Besar Syech Muharram menerima penghargaan peningkatan IDSD 2025 dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional di Jakarta, Selasa (24/2/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Syech Muharram menerima penghargaan peningkatan IDSD 2025 dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional di Jakarta, Selasa (24/2/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Jakarta — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berhasil meningkatkan nilai Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025 dari 3,67 pada tahun sebelumnya menjadi 3,80. Angka tersebut berada di atas rata-rata nasional yang tercatat sebesar 3,50.

Capaian tersebut terungkap dalam rilis nasional IDSD yang dilaksanakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta, 24 Februari 2026.

Deputi Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi BRIN, Boediastoeti Ontowirjo, menjelaskan bahwa rilis IDSD merupakan agenda tahunan sejak 2022 dan rilis tahun 2025 ini menjadi yang keempat kalinya.

Ia menyebutkan, IDSD terdiri atas empat komponen utama, yakni lingkungan pendukung, sumber daya manusia, pasar, dan ekosistem inovasi. Keempat komponen tersebut dijabarkan lagi ke dalam 12 pilar indikator penilaian.

Baca Juga :  Harga kelapa mencekik rakyat, Pemerintah Akan Kenakan Pungutan Ekspor

“Dengan demikian, IDSD bisa menjadi data dasar dalam perumusan berbagai kebijakan dan penajaman program pembangunan,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini IDSD telah dimanfaatkan sebagai indikator dalam dokumen perencanaan daerah, data dasar perumusan kebijakan, serta rujukan dalam penguatan ekosistem riset dan inovasi di daerah.

“IDSD berfungsi sebagai instrumen pengukuran sekaligus pengarah kebijakan daya saing dan inovasi daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BRIN, Prof. Arief Satria, menegaskan bahwa IDSD harus menjadi momentum memperkuat daya saing nasional, karena pada hakikatnya daya saing nasional sangat bergantung pada daya saing daerah.

Baca Juga :  Pj Ketua PKK Aceh Hadiri Wisuda Tahfizh Al-Qur’an 30 Juz

“Ukuran mana yang kita anggap masih lemah, di situlah menjadi titik prioritas kebijakan pembangunan bisa kita arahkan,” katanya.

Ia juga menyoroti tantangan perubahan teknologi yang berlangsung sangat cepat dan sering kali melampaui kecepatan perubahan kebijakan publik.

“Di seluruh dunia, teknologi selalu lebih cepat daripada kebijakan publik. Ini menjadi tantangan kita bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Besar Syech Muharram bersama Kepala Bappeda Aceh Besar Agus Husni menerima langsung penghargaan atas peningkatan nilai IDSD dari Kepala BRIN Prof. Arief Satria, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, serta Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy.

Baca Juga :  Pj Gubernur Aceh Hadiri Penyampaian Laporan LHP LKPP BPK RI Pemerintah Pusat di Jakarta

Pada acara itu, BRIN dan Kementerian Dalam Negeri juga mendorong pemerintah daerah untuk segera membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) atau Badan Perencanaan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPERINDA) guna memperkuat daya saing dan inovasi di tingkat daerah.

Peningkatan nilai IDSD tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk terus memperkuat ekosistem riset, inovasi, dan pembangunan berbasis data demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Aceh Besar

Sekda Aceh Besar Buka Musrenbang Pulo Aceh 2027, Dorong Penguatan Branding Wisata

Daerah

Pj Gubernur Aceh Berikan Arahan Khusus Jelang PON XXI Aceh-Sumut

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tekankan Komitmen ASN Melalui Penandatanganan Perjanjian Kinerja

Daerah

Masyarakat Minta Gubernur Aceh Tuntaskan Dugaan Mafia Tanah di Simeulue

Daerah

Kemenko Polkam Tegaskan Pemerataan Akses Digital di Aceh

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar dan Danlanud SIM Dukung Program Ketahanan Pangan

Pemerintah

Ramadhan Mempererat Ukhuwah dan Menguatkan Tekad Membangun Daerah