Aceh Besar – Ketua DPRK Aceh Besar, Abdul Muchti S.IKom, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Usia Dini U-8, U-10, dan U-12 yang diselenggarakan Faruq Football Academy. Pembukaan ditandai dengan tendangan pertama oleh Abdul Muchti di Lapangan Matador FC, Gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (23/1/2026).
Turnamen bertajuk Faruq Football Academy Championship 2026 tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Para orang tua peserta, pelatih, serta tokoh olahraga setempat turut memadati area lapangan untuk memberikan dukungan kepada para pemain muda.
Dalam sambutannya, Abdul Muchti menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan karakter, sportivitas, dan kebersamaan bagi anak-anak sejak usia dini.
“Melalui kegiatan olahraga seperti sepak bola, anak-anak belajar disiplin, kerja sama tim, serta menjaga kesehatan fisik dan mental. Kami berharap turnamen ini menjadi alternatif positif agar anak-anak tidak terlalu fokus pada penggunaan handphone di rumah,” ujar Abdul Muchti.
Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih aktif mendorong anak-anak berolahraga. Menurutnya, keterlibatan anak dalam aktivitas positif seperti sepak bola dapat mengurangi kebiasaan bermain handphone secara berlebihan.
“Dengan menyibukkan anak-anak dalam kegiatan olahraga, insya Allah jasmani dan rohani mereka akan lebih kuat. Jika terlalu sering bermain handphone, bukan hanya anak yang terdampak, tetapi orang tua juga akan kewalahan dalam mengontrol serta mengawasi konten yang mereka tonton,” tambahnya.
Turnamen sepak bola usia dini ini diikuti sebanyak 37 tim dari Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Januari 2026.
Melalui ajang tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang sehat, aktif, serta memiliki kecintaan terhadap olahraga sejak dini. Panitia juga berharap turnamen ini dapat menjadi agenda rutin dan berkelanjutan dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini di Aceh Besar.
Editor: Amiruddin. MK











