Home / Internasional / News / Pemerintah / Peristiwa

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:56 WIB

Kemlu RI Fasilitasi Pemulangan 32 WNI dari Iran

mm Redaksi

Pemulangan WNI dari Iran tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/3/2026). (Foto : NOA.co.id/Kemlu RI).

Pemulangan WNI dari Iran tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/3/2026). (Foto : NOA.co.id/Kemlu RI).

Jakarta – Kementerian Luar Negeri membantu evakuasi bertahap 32 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. WNI yang mengikuti gelombang I terdiri atas: 10 WNI Pekerja, 1 Pengajar/Jurnalis, 14 Pelajar/Mahasiswa, 2 PMI, dan 5 Turis,(10/3/2026).

Dilansir dari laman Kemlu RI, Selasa, 10 Maret 2026, Kepulangan dibagi menjadi 2 kloter. Kloter pertama sebanyak 22 WNI yang telah tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada hari ini Selasa, 10 Maret 2026 pukul 18.00 WIB setelah menempuh perjalanan dari Baku, Azerbaijan. Sementara itu kloter kedua 10 WNI dari Iran diperkirakan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (11/3/2026).

Baca Juga :  Panglima TNI, KASAL, Wali Nanggroe Aceh dan Para Tokoh Saksikan Teater Jalasena Laksamana Malahayati di Jakarta

Setibanya di Tanah Air, para WNI tersebut disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri, Sugiono. “Kami mengucapkan selamat datang kembali ke Indonesia dan selamat berkumpul bersama keluarga” ujar Menlu Sugiono saat menyambut para WNI yang di evakuasi.

Menlu Sugiono juga menambahkan di tengah perkembangan situasi di Iran dan kawasan, prioritas Pemerintah Indonesia adalah memastikan keselamatan para WNI yang berada di kawasan tersebut. “Sejak konflik sedang berlangsung, Kementerian Luar Negeri bersama Perwakilan RI di Timur Tengah terus berkoordinasi secara erat untuk menyatukan situasi, melakukan pendataan WNI, serta membahas langkah-langkah kontinjensi,” ujar Menlu

Baca Juga :  Peserta Aceh Barat Raih Prestasi Gemilang dalam Seleksi MTQ Korpri Tingkat Provinsi Aceh 2023

Para WNI tersebut selanjutnya akan dibantu Pemerintah Daerah untuk melanjutkan perjalanan ke daerah asal masing-masing.

Evakuasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di luar negeri, dalam hal ini KBRI Tehran dan KBRI Baku dalam memastikan keselamatan dan pelindungan WNI di luar negeri, khususnya di wilayah yang terdampak konflik.

Baca Juga :  Kemlu : 10 Ribu WNI Terlibat Online Scam

Berdasarkan catatan KBRI Teheran, jumlah WNI yang tercatat berada di Iran adalah 329 orang, yang sebagian besar berstatus pelajar atau mahasiwa dengan konsentrasi utama di Kota Qom, dan sisanya adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan para ekspatriat.

Kementerian Luar Negeri melalui KBRI di Teheran terus melakukan komunikasi intensif untuk memastikan kondisi dan keberadaan WNI serta melakukan penilaian tentang bentuk bantuan yang saat ini dapat diberikan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Aceh Barat Peringati Syahidnya Teuku Umar ke-127 dengan Malam Renungan Suci

Pemerintah

Pj. Gubernur Aceh Segera Support Atlit PON Aceh yang Bertanding di Medan

Nasional

Empat Langkah Strategis Kemendagri Dukung Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

Daerah

Sinergi Pulihkan Akses Lhok Sanding, Progres Jembatan Gantung Capai 65 Persen

Aceh Besar

Kadis Pendidikan Dayah Aceh Besar Hadiri Kick Off Aksi Bergizi

News

Jemaah Calon Haji Aceh Kloter Pertama Berangkat, Gubernur Ingatkan Jemaah Ikhlas dan Sabar 

Internasional

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal Gaungkan “Charming Banda Aceh” di Maritime Silk Road Conference Wenzhou

Aceh Besar

Masalisasi VSAT Seantero Aceh Besar, Bukti Komitmen Pj Bupati Muhammad Iswanto Dukung Digitalisasi