Home / Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Ancaman Ispa Dari Dampak Karhutla Dan Debu Pembersihan Lahan, PMI Pidie Jaya Bagikan Masker Kepada Warga

Muhammad Rissan

Relawan PMI Pidie Jaya membagikan masker kepada warga pelintas, Simpang Jalan Layang. Meureudu (19/10/2026). Foto:Dok/Nasruddin

Relawan PMI Pidie Jaya membagikan masker kepada warga pelintas, Simpang Jalan Layang. Meureudu (19/10/2026). Foto:Dok/Nasruddin

Pidie Jaya – Pemerintah daerah Kabupaten Pidie Jaya telah menetapkan status siaga menghadapi kualitas udara yang memburuk akibat asap Karhutla yang terjadi di wilayah Sumatra dan Kalimantan.

Disamping itu juga kondisi udara dalam kabupaten Pidie Jaya terutama di wilayah yang sedang dalam proses penanganan pembersihan lumpur pascabencana berpotensi mengganggu pernapasan dan kesehatan pengguna jalan.

Baca Juga :  Aceh Rampungkan 6.500 Koperasi Desa Merah Putih

Menyikapi kondisi tersebut, sebagai langkah  untuk antisipasi ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pidie Jaya membagikan masker kepada warga pelintas. Senin 19 Oktober 2026.

Ketua PMI Pidie Jaya, Irwan Ibrahim, melalui Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Mulyadi mengatakan, pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat di tengah proses pembersihan lumpur yang masih berlangsung.

Baca Juga :  Asnawi Kumar Resmi Dilantik Sebagai Ketua FPRMI Aceh

“Pembagian masker ini kami lakukan karena aktivitas pembersihan lumpur masih berlangsung dan debu yang ditimbulkan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama pengguna jalan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kesehatan dan Donor Darah PMI Pidie Jaya, Zulfan, menambahkan bahwa penggunaan masker merupakan langkah sederhana untuk membantu mengurangi paparan debu saat beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga :  Ombudsman Dorong Pihak Terkait Selesaikan Kasus Ijazah Palsu di Simeulue

PMI Pidie Jaya berharap pembagian masker ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan selama proses pemulihan pascabencana, sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya perlindungan warga di kawasan terdampak. (R)

Share :

Baca Juga

Daerah

Peringati Hari Ikan Nasional, PT Pema Anjangsana ke SLB TNCC

Daerah

Bea Cukai Diminta Optimalkan Penindakan Rokok Ilegal di Aceh Singkil

Daerah

Agam Inong Banda Aceh 2024 Dinobatkan

Daerah

Kejati Aceh Lantik Tiga Kepala Kejaksaan Negeri Baru

Daerah

Pj Gubernur Aceh: Tugas Paskibraka bukan Seremonial tapi Mengajarkan Tauladan

Daerah

BPJS Kesehatan Maksimalkan Layanan JKN di Simeulue lewat Aplikasi SIPP

Daerah

Mendikdasmen RI Dijadwalkan Jadi Pembina Upacara Hari Pertama Sekolah di Aceh Tamiang

Daerah

Warga Laweung Juara Pertama Program KREASI