Home / Daerah / Pemerintah

Jumat, 18 Juli 2025 - 19:30 WIB

Aceh Rampungkan 6.500 Koperasi Desa Merah Putih

mm Redaksi

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Aceh, Meurah Budiman (Tengah) saat menyelesaikan pengesahan badan hukum Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kelurahan Merah Putih di seluruh desa, Banda Aceh, Kamis (17/7/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Kanwil Kemenkum Aceh).

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Aceh, Meurah Budiman (Tengah) saat menyelesaikan pengesahan badan hukum Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kelurahan Merah Putih di seluruh desa, Banda Aceh, Kamis (17/7/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Kanwil Kemenkum Aceh).

Banda Aceh – Provinsi Aceh menyelesaikan pengesahan badan hukum Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di seluruh desa pada 17 Juli 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Aceh, Meurah Budiman, menyebut keberhasilan ini sebagai bentuk nyata sinergi antar instansi dan kemauan kolektif untuk menyelesaikan pekerjaan secara sistematis.

“Ini bukan sekadar capaian administratif. Kita ingin koperasi desa berdiri dengan dasar hukum yang kuat, agar mereka mampu menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang mandiri dan tahan uji,” kata Meurah di Banda Aceh, Jumat 18 Juli 2025.

Kabupaten Aceh Utara menjadi daerah terakhir yang menuntaskan proses tersebut dengan menyelesaikan legalisasi 852 koperasi desa.

Baca Juga :  Satu Unit Rumah Warga di Aceh Tengah Ludes Terbakar

Dengan capaian ini, Aceh menjadi salah satu provinsi yang memenuhi 100 persen target nasional pendirian 6.500 KDMP/KKMP, sebagaimana ditetapkan oleh pemerintah pusat. Proses percepatan ini dikawal langsung oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh bersama Pemerintah Provinsi Aceh melalui Satuan Tugas Merah Putih.

Upaya percepatan ini dilakukan melalui serangkaian strategi teknis dan koordinasi yang ketat. Salah satunya adalah pelaksanaan program Layanan Notaris Terdekat dan 1 Notaris 1 Akta, yang melibatkan seluruh notaris aktif di Aceh.

Selain itu, Kanwil Kemenkum Aceh juga menggunakan pendekatan pemantauan harian berbasis data Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU), serta mendorong peran aktif Majelis Pengawas Daerah (MPD) dalam pendampingan faktual di lapangan.

Baca Juga :  Bokom Kuliner Favorit Warga Aceh Singkil

Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Purwandani H. Pinilihan, menyatakan bahwa analisis progres harian berbasis data ini menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan yang adaptif.

“Kita tidak menunggu masalah muncul. Setiap data yang tidak sinkron langsung kita identifikasi. Ini memungkinkan kita menyusun rekomendasi cepat dan akurat,” jelas Purwandani.

Kemenkum Aceh juga menyatakan bahwa pendekatan kolaboratif yang mereka jalankan didasarkan pada semangat program Kemenkum Aceh Menyapa, PASTI BEREH, sebuah filosofi kerja yang menekankan pentingnya sinergi, kecepatan layanan, dan keberpihakan kepada masyarakat desa.

Kedepan, koperasi-koperasi desa yang telah sah secara hukum ini akan menjadi lokus pemberdayaan ekonomi lokal. Kemenkum Aceh menegaskan, penguatan kapasitas kelembagaan koperasi akan terus dikawal, termasuk melalui fasilitasi kekayaan intelektual dan pendaftaran merek kolektif produk unggulan desa.

Baca Juga :  ABK Pembawa Bawang Impor Ilegal Asal Thailand Jadi Tersangka

Sebagai tindak lanjut pasca pengesahan Badan Hukum, Kemenkum Aceh melalui DIvisi Pelayanan hukum akan menindak lanjuti dengan program edukasi dan asistensi kekayaan Intelektual bagi Koperasi desa yang sudah disahkan, melalui program TEUKU UMAR (Tim Edukasi Kekayaan Intelektual untuk Masyarakat Aceh).

“Program ini merupakan komitmen dalam memberikan dukungan pembangunan ekonomi kerakyatan dan mendorong kedaulatan ekonomi desa, dalam bentuk perlindungan kekayaan intelektual melalui pengakuan merek kolektif terhadap produk yang dihasilkan mesin penggerak usaha di masing-masing koperasi desa,” Kata Purwandani.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Terima 80 Sertifikat Elektronik dari BPN

Aceh Barat

Aceh Barat Siap Ikut PKA Ke-8 di Banda Aceh

Aceh Timur

Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW,SMA Negeri 1 Ranto Peureulak Gelar Beragam Perlombaan

Daerah

Diskominsa Aceh Bersama BIG Gelar Rapat dan Diskusi Teknik Terkait Impementasi Geoportal Simpul Jaringan di Aceh

Daerah

SPS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Hukrim

Penanganan 4 WNI Bermasalah di Kamboja yang Lakukan Tindak Pidana Tambahan

Aceh Besar

Kajari Aceh Besar Lantik Kasi Pidsus dan Dua Pejabat Baru, Tekankan Profesionalisme

Daerah

Sekda Aceh Kumpulkan NGO dan Relawan, Bahas Percepatan Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi