Home / Banda Aceh / Pemko Banda Aceh

Rabu, 26 November 2025 - 23:27 WIB

Banda Aceh Siapkan Early Warning System Digital untuk Mitigasi Banjir Kota

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Tim Pusdatin BNPB meninjau rencana pemasangan Early Warning System banjir di Banda Aceh, Rabu (26/11/2025). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal bersama Tim Pusdatin BNPB meninjau rencana pemasangan Early Warning System banjir di Banda Aceh, Rabu (26/11/2025). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Kota Banda Aceh segera memiliki sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) berbasis digital untuk menghadapi potensi bencana banjir. Sistem ini diharapkan memperkuat upaya mitigasi bencana di ibu kota.

Perangkat yang akan dipasang terdiri dari alat pemantau tinggi muka air otomatis (automatic water level recorder)beserta lima sensor yang terletak di sepanjang bantaran Krueng Aceh dan Krueng Daroy. Sistem ini nantinya terhubung dengan dua unit sirene di pusat kota, yakni di Kantor Kecamatan Kuta Alam dan Masjid Baiturrahman.

Baca Juga :  Wali Kota Illiza Serahkan Rancangan Qanun APBK 2026 ke DPRK

Hal ini terungkap dalam pertemuan Tim Pusdatin BNPB dengan Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Rabu (26/11/2025). Sebelumnya, Wali Kota Illiza telah menyurat dan mengunjungi langsung kantor BNPB untuk mengusulkan bantuan sistem tersebut.

Ketua Tim Survei Pusdatin BNPB, Leonard, menjelaskan bahwa data dari sensor akan dikirim ke geodashboard yang dikelola oleh BPBD. “Jika titik pemasangan sensor dan sirene sudah disetujui pimpinan, kami bisa langsung memasang peralatan. Target penyelesaian EWS banjir Banda Aceh adalah minggu kedua Desember 2025, lengkap dengan garansi satu tahun dari vendor,” ujarnya, mencontohkan sistem serupa yang telah dipasang di Gunung Ibu, Maluku Utara.

Baca Juga :  Parade Idang Meulapeh dan Festival Kuah Beulangong Meriahkan Maulid Raya Pemko Banda Aceh 2025

Wali Kota Illiza menyampaikan apresiasi atas dukungan BNPB. “Terima kasih kepada tim survei BNPB yang telah membantu menghadapi tantangan besar berupa ancaman banjir yang sewaktu-waktu dapat melanda Banda Aceh,” katanya.

Menurut Illiza, EWS ini akan sangat bermanfaat untuk melindungi masyarakat. “Dengan sistem peringatan dini modern, kita bisa meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi banjir di masa mendatang. Kita sedia payung sebelum hujan, berkolaborasi dengan semua pihak, agar mitigasi bencana berdampak maksimal.”

Baca Juga :  Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Minta Anggaran Perbaikan Jalan dan Penanganan HIV/AIDS Ditingkatkan

Ia menambahkan, sistem ini akan memperkuat upaya yang sudah berjalan, mulai dari rumah pompa, tim quick response, hingga gerakan gotong-royong masyarakat. “Ini langkah penting membangun kota tangguh dan aman bagi warga dan siapa pun yang ada di dalamnya,” tegas Illiza.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Gawat, BAKI Segera Sidang Perkara Gugatan terhadap KONI Aceh

Banda Aceh

Komnas HAM Perwakilan Aceh Terima Kunjungan BHRC

Banda Aceh

Ketua Baitul Mal Banda Aceh Ajak Pengusaha Salurkan Zakat Lewat Lembaga Resmi

Banda Aceh

Wakil Ketua DPRK Simeulue Konsultasi ke DJKN Aceh, Bahas Audit dan Penilaian Aset PDKS

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gencarkan Sosialisasi Sanitasi Aman, Targetkan 33 Persen Akses Sanitasi Aman Tahun 2029

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gelar Konsultasi Publik RKPD 2027, IPM 2025 Capai 89,95 Tertinggi Nasional

Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Hadiri Peringatan 21 Tahun Tsunami Aceh dan Doa Bersama Korban Bencana

Pemko Banda Aceh

Dinkes Banda Aceh Ingatkan Ancaman Penyakit Pasca Banjir, Warga Diminta Perketat Kebersihan