Home / Advetorial / Pemko Banda Aceh

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:40 WIB

Langkah Pemerintah Kota Banda Aceh Menekan Angka Pengangguran

mm Redaksi

Disnaker gelar Pelatihan Aplikasi Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sinaker) bagi aparatur gampong dan perusahaan di wilayah Kota Banda Aceh yang berlangsung di aula Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Disnaker gelar Pelatihan Aplikasi Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sinaker) bagi aparatur gampong dan perusahaan di wilayah Kota Banda Aceh yang berlangsung di aula Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka pengangguran melalui program pelatihan kerja, pengembangan usaha masyarakat, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sejumlah langkah strategis dilakukan guna membuka peluang kerja baru bagi masyarakat, khususnya kalangan usia produktif dan lulusan muda. Pemerintah kota menilai pengangguran menjadi salah satu tantangan yang harus ditangani secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui dinas terkait, Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar berbagai pelatihan keterampilan seperti pelatihan menjahit, teknologi informasi, tata boga, otomotif, hingga kewirausahaan. Program tersebut bertujuan membekali masyarakat dengan kemampuan yang sesuai kebutuhan dunia kerja dan usaha.

Baca Juga :  DPKA Aceh: Siap Membantu SKPD Menata dan Mengelola Arsip dengan Baik

“Berbagai pelatihan dan peningkatan skill bagi generasi Z sudah dana akan terus kita laksanakan, dan sudah jadi prioritas Pemerintah Kota Banda untuk menciptakan tenaga kerja yang berkualitas, ” Kata Fahmi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh, melalu saluran telpon, Selasa (19/5/2026).

Ditambahnya, Selain pelatihan kerja, pemerintah juga mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu sektor penyerap tenaga kerja. Dukungan diberikan melalui bantuan promosi, pendampingan usaha, hingga kemudahan akses pemasaran digital.

Baca Juga :  Aceh Vespa Festival Digeber 29 Oktober, Yuk Scooter Mania Kumpul

“Pemerintah kota juga memperkuat kerja sama dengan dunia usaha dan sektor industri untuk membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lokal. Langkah ini dilakukan melalui penyelenggaraan bursa kerja atau job fair yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, ” jelasnya.

Di bidang pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia dilakukan melalui penguatan pendidikan vokasi dan pelatihan berbasis kompetensi. Pemerintah berharap lulusan sekolah maupun perguruan tinggi memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

Baca Juga :  Bunda Literasi Dikukuhkan, Banda Aceh Semakin Serius Gaungkan Budaya Baca

Selain itu, perkembangan ekonomi kreatif dan digital juga mulai dimanfaatkan sebagai peluang baru dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Generasi muda didorong untuk mengembangkan usaha berbasis teknologi dan media digital.

Pemerintah Kota Banda Aceh menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mengurangi angka pengangguran secara bertahap.

“Dengan berbagai program yang dijalankan, pemerintah berharap tingkat pengangguran di Banda Aceh dapat terus ditekan sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” demikian pungkasnya. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

52 SKPD Banda Aceh Ikuti Workshop Pemanfaatan Portal Satu Data

Pemko Banda Aceh

Buka Puasa Bersama Forkopimda, Illiza Perkuat Soliditas dan Stabilitas Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Serahkan 5 Rumah Layak Huni, Bang Afdhal Tegaskan Amanah Muzakki Telah Tersalurkan

Advetorial

Komunitas Vespa Diharap Jadi Pilar untuk Promosikan Pariwisata dan Budaya Aceh

Pemko Banda Aceh

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemko Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah di Dua Kecamatan

Daerah

Diskominfotik Banda Aceh Pasang Internet Satelit Starlink di Tiga Titik Strategis Aceh Tamiang

Pemko Banda Aceh

Baitul Mal Banda Aceh dan UNICEF Latih Aparatur Gampong Perkuat Pengawasan Perwalian Anak Yatim

Advetorial

Menparekraf Umumkan 500 Besar Desa Wisata ADWI 2022, 14 di Antaranya dari Aceh