Home / Daerah

Minggu, 16 November 2025 - 11:51 WIB

Cuaca Ekstrem, Tangkapan Nelayan di Pidie Menurun

mm Amir Sagita

Kapal nelayan di Pidie parkir karena cuaca ekstrem banyak yang tidak melaut, (Foto.IST).

Kapal nelayan di Pidie parkir karena cuaca ekstrem banyak yang tidak melaut, (Foto.IST).

Sigli – Kondisi cuaca yang sangat ekstrem dalam beberapa bulan terakhir membuat hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Pidie menurun drastis. Bahkan, sebagian nelayan mengaku pulang tanpa membawa ikan, sehingga ada yang memilih tidak melaut.

Hal itu disampaikan Panglima Laot Kabupaten Pidie, Marfian, kepada NOA.co.id, Minggu (16/11/2025). Menurutnya, angin kencang disertai gelombang tinggi sangat menyulitkan nelayan, terutama nelayan tradisional yang menggunakan boat kecil.

Baca Juga :  Warga Desa Blang Pulo Lhokseumawe Tolak Hadirnya Alfamart

“Cuaca sangat berpengaruh pada tangkapan ikan. Angin kencang dan gelombang tinggi membuat nelayan sulit menangkap ikan. Akibatnya persediaan ikan berkurang dan harga di pasar menjadi mahal, ini sangat dirasakan dalam beberapa bulan ini,” jelas Marfian.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Turun Langsung ke Lokasi Demo: Semangati Personel hingga Makan Bersama

Ia mengingatkan para nelayan agar lebih berhati-hati dan tidak memaksakan diri melaut saat kondisi laut tidak bersahabat. Nelayan juga diimbau tidak melaut seorang diri. “Setidaknya dua orang dalam satu boat, supaya kalau terjadi sesuatu ada kawan yang bisa membantu dan memberi informasi kepada nelayan lain. Untuk saat ini tolong pahami situasi dan jangan melaut sembarangan,” pintanya.

Baca Juga :  Khadam Indonesia ; “Nuga-Nuga Melukis Sejarah Bangun Masa Depan”

Marfian menambahkan, tingginya harga ikan saat ini dipicu minimnya pasokan dari laut. Jika ditambah dengan turunnya hujan lebat, nelayan semakin kesulitan mencari ikan. “Saya minta para nelayan tetap berhati-hati saat mencari ikan dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

Share :

Baca Juga

Daerah

DPMG Aceh Terus Tingkatkan Pelayanan Informasi Publik

Daerah

Dengan Dana Rp. 2.900.000 Lima Desa Sukses Adakan Acara Sukuran Kemenangan Tagar

Daerah

Napak Tilas Danrem Lilawangsa ke Makam Cut Meutia, Ali Imran: Sangat Memprihatinkan

Aceh Timur

Aceh Timur Kembali Raih UHC Award 2024

Daerah

Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Tahap III APEKSI untuk Korban Banjir Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Langsa

Daerah

Sambut Ramadhan, Gampong Lheue Blang Adakan Berbagai Perlombaan

Daerah

Hanya Orang Gila yang Mau Kelola Bersama Empat Pulau Aceh Singkil

Daerah

Cabor Karate Lhokseumawe Sabet 3 Emas pada Popda Aceh XVII