Home / Parlementaria

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:12 WIB

DPRA Sampaikan Rekomendasi LKPJ Gubernur Aceh 2025 dalam Rapat Paripurna

mm Redaksi

Suasana Rapat Paripurna DPRA terkait penyampaian rekomendasi LKPJ Gubernur Aceh, penutupan Masa Persidangan I, dan pembukaan Masa Persidangan II Tahun 2026 di Banda Aceh, Rabu (20/5/2026). Foto: Dok. DPRA

Suasana Rapat Paripurna DPRA terkait penyampaian rekomendasi LKPJ Gubernur Aceh, penutupan Masa Persidangan I, dan pembukaan Masa Persidangan II Tahun 2026 di Banda Aceh, Rabu (20/5/2026). Foto: Dok. DPRA

Banda Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar Rapat Paripurna Tahun 2026 dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025, penutupan Masa Persidangan I, serta pembukaan Masa Persidangan II Tahun 2026.

Rapat berlangsung di Gedung Utama DPRA, Banda Aceh, Rabu (20/5/2026), dan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRA, Ali Basrah.

Sidang paripurna tersebut turut dihadiri Gubernur Aceh, Ketua DPRA, unsur Forkopimda Aceh, anggota DPRA, kepala SKPA, pimpinan instansi vertikal, akademisi, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Baca Juga :  Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS Tahun 2024 Resmi Ditandatangani DPRA dan Pemerintah Aceh

Dalam rapat itu, DPRA menyampaikan rekomendasi terhadap LKPJ Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025 yang sebelumnya telah dibahas melalui Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRA sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Wakil Ketua DPRA Ali Basrah mengatakan, rekomendasi yang disampaikan dewan merupakan bagian dari fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah serta menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Aceh dalam meningkatkan kinerja pembangunan.

“Rekomendasi yang disampaikan DPRA diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan dalam perencanaan, penganggaran, serta peningkatan kinerja Pemerintah Aceh pada tahun berjalan maupun tahun berikutnya,” ujar Ali Basrah.

Baca Juga :  Ketua Komisi I DPRA Tanggapi Soal Penambahan 4 Batalyon di Aceh : Antara Keamanan dan Ancaman terhadap Perdamaian

Selain agenda penyampaian rekomendasi LKPJ, rapat paripurna juga secara resmi menutup Masa Persidangan I Tahun 2026 dan membuka Masa Persidangan II Tahun 2026.

Pimpinan sidang menyampaikan, selama Masa Persidangan I Tahun 2026, DPRA telah melaksanakan sejumlah agenda strategis, di antaranya penetapan Rencana Kerja Tahunan (RKT) DPRA Tahun 2026, pembahasan rancangan peraturan DPRA, pelaksanaan reses pimpinan dan anggota dewan, penetapan Program Legislasi Aceh (Prolega) prioritas, hingga pembentukan Panitia Khusus LKPJ Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga :  Komite III DPD RI Minta Permasalahan PON XXI Aceh-Sumut Tidak Terulang Lagi

DPRA berharap seluruh agenda pada Masa Persidangan II Tahun 2026 dapat berjalan sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan guna memperkuat fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan demi kepentingan masyarakat Aceh.

Rapat paripurna kemudian ditutup dengan doa bersama serta ucapan terima kasih dari pimpinan DPRA kepada seluruh pihak yang telah mengikuti jalannya sidang.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Parlementaria

918 Kasus HIV/AIDS Tercatat di Banda Aceh, DPRK Dorong Pembentukan Komite Penanggulangan

Parlementaria

Wakil Ketua DPRA Tinjau Progres Pembangunan Rumah Duafa di Tiga Kecamatan

Parlementaria

Nasir Djamil Buka Diklat Paralegal YARA, Tekankan Keberpihakan pada Keadilan dan Masa Depan Aceh ‎ ‎

Parlementaria

Terima Surat Pengantar Geubernur Soal Qanun LKS, Banleg DPRA Mulai Lakukan Kajiannya

Nagan Raya

Protes Pencabutan Kewenangan Kabupaten/Kota di Aceh, Anggota DPRK Nagan Raya Zulkarnain Sambangi Ombudsman dan Kemendagri

Internasional

DPRA Mencari jalan keluar Penanganan Pengungsi Rohingya di Aceh

Nasional

Menko Polkam Apresiasi Langkah Tegas TNI AL Gagalkan Penyeludupan Narkoba di Batam

Parlementaria

Banggar DPRK Banda Aceh Beri Sejumlah Catatan untuk APBK 2027, Fokus Infrastruktur dan Pelayanan Dasar